
Putri belajar mobil ditemani sama Ilham, walaupun Ilham belum mengijinkan Putri bawa mobil selama sekolah, tapi Ilham mengijinkan Putri bawa mobil selama diawasi langsung sama Ilham.
" Daddy, ke makam yuk" Ucap Putri yang rindu akan kedua orang tuanya
" Boleh sayang" Ucap Ilham yang tahu kerinduan Putri sama orang tuanya
" Asik" Lanjut Putri senyum bahagia
Ilham membawa mobil ke makam keluarganya Putri, Ilham enggak melarang Putri untuk ziarah kubur selama ditemani, mau bagaimana pun Putri masih butuh ditemani kemana pun Putri pergi
Dilain sisi, Amanda, Dela, Margaretha, dan Vivi. belajar motor di lapangan luas dan kebetulan kosong tentunya diawassi sama orang tuanya masing masing, tanpa Amanda sadari ada sepasang mata mengawasi kegiatan Amanda dan melihat bunda nya yang berdiri melihat Amanda yang lagi belajar motor.
__ADS_1
" Bagaimana cara nya supaya anak saya mau terima saya kembali?" Tanya bapak nya Amanda dengan lirih
" Akan lebih sulit mendapatkannya, mengingat kamu meninggalkan anak dan istri seenaknya disaat Amanda masih sekolah dasar, dan kamu datang disaat Amanda sudah bekerja di perusahaan besar. tentunya anak kamu enggak membutuhkan sosok kamu lagi untuk memenuhi kebutuhan Amanda." Ucap neneknya Amanda dengan lirih
" Apa lagi kondisi saya yang Sekarang Bu, tentunya mereka enggak akan mau menerima saya lagi. apa selamanya saya akan kehilangan keluar kecil saya." Lanjut bapak nya Amanda lirih
" Sudah pulang saja, biarkan anak kamu belajar motor dengan tenang. jangan ganggu konsentrasinya." Lanjut nenek nya Amanda sedih, sejujurnya sangat rindu sama cucunya selama sepuluh tahun enggak ketemu
" Jadi kita enggak akan beli bensin?" Tanya Amanda sambil menikmati batagor
" Iyah, seminggu sekali diisikan full sama pak Ilham, motor yang dibelikan motor hemat bensin nya jadi kalian jangan kwartir." Ucap ayah nya Margaretha.
__ADS_1
" Wah keren banget om, asiknya ditanggung sama om Ilham sampai kapan?' Tanya Dela penasaran dan bahagia, karena enggak akan kesulitan minta bensin
" Selama dua tahun, setelah lulus SMU bensin, ganti oli, dan bayar pajak motor. kalian tanggung sendiri dari gaji bulanan kalian harus bisa dibagi sesuai kebutuhan kalian" Ucap Ayah nya Vivi menjelaskan tanggung jawab anaknya dan temen temennya yang ingin memiliki motor sendiri.
" Insya Allah kita bisa bayar ayah, yang penting sekarang bisa lega dulu kan." Lanjut Vivi nyengir kuda melihat ayah nya yang melotot kearah anaknya
Dilain sisi, Putri mencurahkan semua kebahagiannya diatas pusaran kedua orangnya, Ilham yang melihatnya sungguh merasa kasihan sama Putri, tapi Ilham dulu pernah di posisinya Putri bahkan hampir meninggal dunia kalo enggak ada yang menolong Ilham yang frustasi kehilangan kedua orang tuanya.
" Bapak, Putri bahagia sekali, om Ilham sekarang menjadi ayah angkat Putri, Daddy sangat baik sama Putri, Putri akan terus menjadi anak yang penurut dan membanggakan untuk kalian dan untuk Daddy. Putri selalu rindu kebersamaan bareng kalian" Ucap Putri berusaha kuat
" Daddy akan berusaha untuk mendidik Putri menjadi orang sukses dan membahagiakan Putri selayaknya anak Daddy sendiri." Ucap Ilham senyum melihat Putri
__ADS_1
" Terimakasih banyak, Putri enggak akan mengecewakan Daddy" Lanjut Putri optimis, Putri melanjutkan ngaji dan mendoakan orang tua dan adiknya.