
David menemani Putri ke rumah sakit untuk cek up perkembangan pengobatannya Putri, David ngajak Putri dan Arini makan di restoran sebelum periksa kondisinya Putri.
" Bagaimana obatnya sering di minum Putri?" Tanya David sambil menikmati makan siangnya
" Sering om, supaya Putri cepet sembuh, tapi kenapa obat nya banyak sekali yah om, padahal sakit kaki saja? dan ada beberapa obat tidak ada namanya om?" Tanya Putri bingung, karena Arini selalu memberikan obat tanpa nama terus menerus
" Sudah jangan difikirkan Putri, yah sudah habiskan makanan kamu setelah itu kita lanjutkan perjalanan kita ke rumah sakit" Lanjut David yang sengaja tidak memberitahu Putri, kalo sekarang Putri amnesia atau kehilangan beberapa memori dalam hidupnya
Putri lagi lagi ngangguk setiap kali di tegur sama David maupun Arini, tanpa berani bertanya lebih jauh cuman bisa pasrah
David, Putri, dan Arini. melanjutkan perjalanan menuju ruangan dokter yang akan memeriksa kondisinya Putri.
" Bagaimana kondisinya sekarang Putri?' Tanya dokter yang membuka perban di kaki nya Putri
" Alhamdulillah sudah tidak pusing lagi dok, tapi kaki masih nyeri kalo saya paksa jalan dok." Ucap Putri terus terang
__ADS_1
" Itu hal biasa kok Put, kita akan melakukan ronsen untuk kepala dan kaki kamu yah." Lanjut Dokter yang langsung menyiapkan jarum suntik
" Ronsen kepala saya? untuk apa yah dokter?" Tanya Putri penasaran, karena tidak merasa sakit apapun di bagian kepalanya
" Bukan untuk apa apa kok, pak David haayo ikut saya ke bagian ronsen sekarang." Lanjut dokter langsung melihat David
" Baik dokter, Arini tolong bantu Putri duduk di kursi roda." Ucap David melihat dokter dan Arini bergantian
" Baik pak" Ucap Arini dan langsung membantu Putri untuk bangun dan pelan pelan duduk di kursi roda
Dokter langsung membawa Putri untuk pemeriksaan lebih lanjut kondisinya Putri, Putri semakin bingung dengan keadaannya saat ini tapi tidak berani tanya ke siapapun.
" Lagi tidak sehat, untuk beberapa waktu Putri tidak masuk sekolah dulu." Ucap Amanda terus terang, dan tidak berani bilang kondisinya Putri yang sebenarnya
" Memangnya kenapa tidak masuk sekolah?" Tanya Bagas penasaran, karena selama ini Putri tidak pernah absen sama sekali
__ADS_1
" Maaf yah Gas, kita diminta merahasiakan dimana Putri, tapi guru dan kepala sekolah tahu Putri kemana, jadi walaupun tidak masuk sekolah tidak akan menjadi masalah." Ucap Dela santai
" Apa ada yang kalian rahasiakan dari temen temen?" Tanya Bagas curiga dan penasaran
" Bukan hak kita untuk cerita, tapi yang jelas Putri untuk sementara waktu tidak bisa masuk sekolah. mau apa sih cariin Putri?" Tanya Margaretha kesel
" Mau Belaajar bareng saja sih, yah sudah kalo begitu saya mau gabung sama temen temen yang lain lagi permisi." Lanjut Bagas pasrah percuma tanya Putri tidak mendapatkan jawaban apapun.
" Untungnya Bagas tidak terlalu maksa yah temen temen" Ucap Vivi yang melihat Bagas semakin jauh dari meja kantin
" Iyah kalo terlalu kepo, kasihan Putri nya semakin bingung dengan obrolan bareng Bagas kan." Ucap Margaretha kwartir dan tidak tega
" Kita rahasiakan sampai Putri sembuh total, saya yakin om Ilham tidak akan membiarkan terlalu lama Putri sakitnya supaya secepatnya kembali.
promosi karya, yuk jangan lupa pada mampir guys sambil nunggu new episode. Dan jangan lupa tinggalin jejak like, komentar, vote, dan hadiahnya guys. hatur nuhun
__ADS_1