
Arini bantuin Putri menyiapkan acara sekolahnya Putri, nginep di villa selama tiga hari dua malam. Arini menyiapkan pakaian, obat obatan, cemilan, dan buku desainnya Putri. hubungan persahabatannya Amanda dan Putri semakin renggang Dela bener bener enggak memberi cela untuk Amanda memanfaat Putri seperti dulu lagi.
" Sudah kerasa kan Put sekarang, sudah beberapa hari enggak turutin keinginannya Amanda?" Tanya Dela menatap Putri
" Kamu bener, memang beda saya turuti Amanda ada dan tanpa kamu, Vivi, dan Margaretha. yang penting Amanda enggak minta yang berlebihan apa lagi Amanda enggak pernah teraktir saya sama sekali, bukan ungkit kebaikan yah tapi manusiawi kan sesama teman saling berbagi." Ucap Putri lirih, Putri dan Dela duduk santai di kolam renangnya Ilham
" Terlihat kan mana temen mana yang memang memanfaatkan kamu, sama seperti Vivi dan Margaretha. saya dan mereka berteman dari Sekolah dasar sampai sekarang enggak mudah, melihat keseharian mereka bagaimana. kalo mereka terlalu pelit yah saya tinggalin dari pada di manfaatkan sama mereka, tapi kalo mereka royal dan baik yah di pertahankan, bahkan orang tuanya pun sampai sekarang kompak sama orang tua saya." Lanjut Dela, Dela menatap Putri enggak tega
__ADS_1
" Orang tua yah, dulu orang tua saya sama sekali enggak Deket sama orang tuanya Amanda enggak kenal malahan Del. apa saya salah pilih temen?" Tanya Putri sedikit menyesal
" Salah besar, dari cara Amanda belajar pun sudah terlihat Put, sudah jangan terlalu meratapi masa lalu. yang penting sekarang kamu semakin tahu kalo Amanda memanfaatkan kamu demi kepentingan dia saja engga memikirkan perasaan kamu sama sekali kan. berteman boleh tapi jangan jadi sahabat, karena dia enggak anggap kamu sahabat Put, cuman di jadikan mesin ATM berjalan dan seperti perpustakaan disaat dia butuh tugas sekolah pasti mencari kamu. itu fakta Put. maaf kalo saya terlalu jujur." Lanjut Dela terus terang
Putri merenung semua ucapannya Dela benar adanya, Putri enggak pernah bener bener belajar bareng, Amanda selalu salin tugas sekolahnya, enggak pernah ajak ke kantin sekolah sebelum bel masuk sekolah, saat istirahat, bahkan saat pulang sekolah. Putri enggak pernah diajak ke rumahnya.
" Kalian mau menghancurkan persahabatan saya dan Putri hah?" Tanya dan bentak Amanda
__ADS_1
" Bukan menghancurkan tapi membuka matanya Putri, kalo kamu sahabat macam apa selama ini. Kita bertiga enggak tega Putri terlalu dimanfaatkan sama kamu, Kamu terlalu egois Manda, wajar kalo sekarang Putri jauhi kamu itu artinya Putri tahu selama ini kamu enggak anggap Putri sebagai sahabatnya tapi memanfaatkan Putri secara berlebihan sesuai keinginan kamu."Tegas Vivi geram melihat Amanda
" Saya enggak memanfaatkan Putri, kalian terlalu baper saja.saya berteman sama Putri tulus kok, jadi tolong jangan hancurkan persahabatan kita selama ini baik baik saja.' Mohon Amanda dengan kepalsuan
" Halah dusta, terlihat lah Amanda cara kamu minta sesuatu ke Putri,dan saat Putri enggak turuti ke inginan kamu. sudah drama kamu enggak mempan untuk kita." Ucap Margaretha senyum sinis
" Kalian perusak sekali, ini tujuan kalian ikut nginep di rumahnya om Ilham?" Tanya Amanda kesal
__ADS_1
" Iya bikin Putri sadar siapa sahabatnya Putri sebenernya, Putri kalo enggak dipaksa mana mau sadar sadar. kasihan Putri merasa bersalah menguras terlalu banyak ATM nya om Ilham. Makannya berteman dengan sewajarnya saja." Lanjut Vivi senyum sinis melihat Amanda, Amanda kesel sama ucapannya Vivi