
Ilham memberikan hasil desain proyek proyek yang sudah berhasil dikerjakan Ilham dan David selama ini ke Putri, untuk dipelajari dan Putri mampu membuat desain gedung gedung maupun rumah sesuai imajinasi Putri, Amanda, Dela, Vivi dan Margaretha.
" Kita seperti orang dewasa guys, punya ruangan sendiri seperti ini, enggak sabar deh kuliah sambil kerja di kantornya om Ilham" Ucap Dela bahagia
" Sama Del, selama ini saya belum pernah ke kantornya om Ilham, selalu almarhum bapak saya yang kesana antar dan jemput om Ilham." Ucap Putri mengenang pekerjaan bapak nya dulu
" Itu nganter saja pasti sudah bahagia, bisa melihat langsung kantor bos sendiri, apa lagi kerja bareng om Ilham langsung walaupun beda ruangan pasti lebih bangga lagi Put" Ucap Amanda
" Selain kerja bareng, kita bisa merasakan kunjungan kerja juga Put, dari hasil desain yang kita buat. Sendiri. Lebih puas dan membanggakan." Ucap Vivi, Vivi pernah nonton sinetron atau film film bangun rumah, Vivi melihat wajah tegang dan bahagia setiap ada pembangunan.
" Semoga saja kita bisa kuliah di desain interior, jurusan dan pekerjaan yang sama, sebentar lagi kita ulangan ke naikan kelas harus sama sama bisa lulus dengan hasil yang membanggakan." Lanjut Putri optimis
"Amin Put, yah sudah yuk mulai gaambaarnya." Ucap Margaretha, sudah enggak sabar ingin menggambar
Putri setuju sama Margaretha, membuat Dela, Vivi, dan Amanda. Langsung gambar desain yang mereka inginkan
Dilain sisi, Ilham memantau Putri dan temen temennya mulai membuat desain rumah dan gedung gedung, Ilham senyum puas melihat Putri semakin lama semakin tegar dan ikhlas melupakan kesedihannya kehilangan kedua orang tua dan adiknya dalam waktu bersamaan
" Didikan kamu keren Ham, lihat lah Putri enggak larut dalam kesedihannya dan bener bener menikmati hidup. Walaupun keinginan Putri membuat desain ini untuk mandiri, tapi Putri anak yang tahu diri juga." Puji David, Sebulan sudah kedua orang tua dan adiknya Putri meninggal dunia.
" Dasarnya anak penurut dibilangin sekali langsung dijalankan, jadi enak bicara sama Putri. Rumah ini terasa sepi enggak ada keluarganya Putri." Lanjut Ilham sedih
__ADS_1
" Nah itu dia, beruntungnya anak yang diasuh anak penurut jadi enggak pusing ngurus nya dan enggak bikin masalah apapun." Lanjut David, David enggak membayangkan Ilham ngurus anak seperti Amanda. Sudah dipastikan setiap hari sakit kepala dan marah marah terus sama sikapnya Amanda yang seenaknya dan selalu menuntut kehidupan yang lebih
Dilain sisi, Putri ingin sekali membuat rumah impian, Putri nyicil membuat desain rumah impiannya dan ingin sekali memiliki mobil sendiri.
" Perlahan lahan tapi pasti, enggak menyusahkan om Ilham lebih banyak lagi." Batin Putri optimis
" Guys, kalian sudah buat email?" Tanya Putri melihat temen temennya
" Belum sama sekali Put, yah sudah deh saya bikin sekarang email-nya." Ucap Dela, punya Email sendiri terbilang keren untuk anak sekolah apa lagi email sekalian buat kerja. Fikir Dela
" Pinjem laptopnya dong Put, Proyek selanjutnya beli laptop ah biar enggak selalu pinjam" Ucap Amanda, Amanda merasa bahagia sekali akhirnya mendapatkan kontrak kerja juga sama seperti temen temennya
" Boleh silahkan, gantian yah temen temen." Lanjut Putri,Putri pinjamin Laptopnya ke Dela, Amanda, Vivi, dan Margaretha. Untuk membuat email masing masing
" Minta langsung sama orangnya saja, yah sudah yuk ke kamar, pada mau tidur atau bergadang?" Tanya Putri ke Amanda, Dela, Vivi, dan Margaretha.
" Yah deh nanti minta langsung, tidur saja deh Put, capek juga badan." Lanjut Amanda, Amanda yang merasa enggak enak badan males untuk bergadang sambil menikmati cemilan yang selalu dibawa sama Arini
" Saya mau nonton film nih, mumpung WiFi gratis" Ucap Margaretha
" Sama deh, bergadang sambil ngemil, katanya ka Arini bikin kue untuk kita yang mau bergadang" Lanjut Putri
__ADS_1
" Wih mantapnya mau mau" Ucap Vivi tergoda sama makanan ditengah malam, Biasanya Arini juga membuatkan minuman segar
" Saya juga tidur deh, selamat bergadang buat Vivi dan Margaretha hoaamm" Ucap Dela, Dela nguap yang bener bener sudah enggak tahan nahan ngantuk ya
Amanda sebenarnya ingin sekali bergadang tapi ngantuk yang menyerang membuatnya malas untuk tetep melek.
*************************
Putri yang biasa bangun pagi, langsung turun ke bawah, Putri melihat Arini yang sibuk sama masakan langsung membantunya.
" Enggak usah repot-repot Put, sudah sana tidur lagi masih pagi juga" Ucap Arini, Arini mootong cabe
" Saya bosan ka di kamar, mending bantuin ka Arini saja lagian hari libur ini." Ucap Putri, Putri mencuci ayam yang sudah dipotong sama Arini.
Dilain sisi, Dela, Vivi, dan Margaretha. Membersihkan diri bergantian setelah itu bersiap siap menjalankan aktifitas pagi bareng
" Ke taman kota yuk, disana banyak penjual makanan dan minuman enak enak?" Tanya Vivi
" Boleh hayo, ajak Putri dan Om Ilham saja sekalian, kita ngobrol soal kerjaan" Ucap Dela, Dela ingin sekali punya banyak kesempatan ngobrol sama Ilham
" yah sudah kita ajak saja mereka, siapa tahu mau pergi kan" Ucap Margaretha.
__ADS_1
Margaretha, Vivi, dan Dela. akhirnya punya make up sendiri juga, hasil kerja yang membuat mereka perlahan bisa membeli kebutuhan mereka masing masing