
Waktu terus berjalan, Putri maksa Ilham datang ke Villa mendadak tanpa ada janjian sama sekali, awalnya Ilham nolak karena ada pekerjaan yang harus dikerjakan bareng David. David yang tahu rencana Putri pura pura pasrah dari pada anak asuhnya ngambek.
" Ah, ternyata punya anak perempuan enggak mudah yah." Ucap Ilham sedikit frustasi
" Ralat, calon istri bro, sabar lah anggap saja ujian mengimbangkan keinginan Putri, bagaimana nanti menikah kalo enggak bisa sabar hadapi keinginan Putri yang kadang manja Iyah kan." Ledek David terkekeh
' Istri kecil ku, huff, baik lah saya akan belajar lebih sabar hadapi keinginan Putri ke saya.". Lanjut Ilham yang semakin terobsesi sama Putri, Ilham merapihkan meja kerjanya dan siap siap ke Villa dan ikut nginep beberapa hari
Dilain sisi, Putri, Vivi dan Arini membuat kue ulang tahun untuk Ilham, sedangkan Amanda, Margaretha, dan Dela. mendekorasi ruang tamu. Putri dan temen temennya mengumpulkan kado ulang tahun untuk Ilham dan beberapa cemilan yang sudah disiapkan.
" Beres deh, tinggal nunggu Daddy datang." Ucap Putri, Putri menghias kue ulang tahun untuk Ilham.
Tiga jam kemudian, Ilham dan David tiba di villa, Ilham bingung pintu Villa enggak bisa dibuka sama sekali, sedangkan mobil Putri ada di depan Villa.
" Mereka pergi kemana? masa enggak pakai mobil yah?" Tanya Ilham penasaran
' Coba saja telefon Ham, mungkin mereka lagi jalan jalan." Ucap David bohong, David tahu kalo Ilham lagi dikirjain sama Putri
__ADS_1
Ilham langsung nelefon Putri, saat lagi nunggu tiba tiba pintu villa kebuka dan Putri keluar sambil pegang kue ulang tahun.
" Selamat ulang tahun Daddy" Ucap Putri senyum manis
" Hayo masuk kedalam kita rayakan ulang tahun om Ilham" Teriak Dela dari dalam
" Astaga, anak anak. terimakasih banyak" Ucap Ilham terharu, Ilham ikut masuk kedalam villa yang sudah didekorasi untuk rayain ulang tahunnya Ilham.
" Semoga Daddy semakin sukses pekerjaannya, dan mendapatkan pendamping hidup yang didambakan sama Daddy." Ucap Putri sambil peluk Ilham bahagia dan penuh harap
" Terimakasih nak doanya, semoga Daddy segera mendapatkan pendamping hidup." Ucap Ilham entah kenapa jadi kesel saat mendengar doanya Putri
Vivi, Margaretha, dan Dela. ikutan kasih kado yang sudah dibeli Minggu lalu, Arini membagikan makanan yang sudah dibikinnya. perayaan ulang tahun sederhana cukup terkesan untuk Ilham.
" Pantas minta Daddy kesini untuk rayain ulang tahun yah." Ucap Ilham melihat Putri yang lahap makan makanan yang sudah dibuat Arini
" Iyah Daddy, kalo kasih tahu mau bikin seperti ini kan enggak surprise nantinya" Ucap Putri santai sambil makan
__ADS_1
" Om, buka dong kadonya, mau tahu komentar om nih." Ucap Vivi penasaran
" Boleh juga Vi, yah sudah habis makan kita buka kado dari kalian yah" Lanjut Ilham yang melirik tumpukan kadoo
" Sekarang mainnya sama bocah bocah" Batin David enggak menyangka sekarang Deket sama anak sekolah
Ilham langsung ambil kado dari Putri kotak warna biru laut pilihannya Putri, Ilham merobeknya dan mengeluarkan isi kotaknya.
" Bagaimana apa Daddy suka?" Tanya Putri penasaran
" Jaket kulit warna biru, sangat suka terimakasih sayang. Daddy selalu pake jaket ini yah." Ucap Ilham bahagia mendapatkan jaket dari Putri
" Selanjutnya dari Dela, kira kira apa yah isinya.' Sambung Ilham yang melihat bungkusan kecil warna coklat.
" Hayo om lihat isinya" Teriak Dela penasaran
" Baik baik" Lanjut Ilham yang langsung melihatnya isinya, jam tangan sejujurnya Ilham jarang sekali pakai jam tangan.
__ADS_1
" Bagus jam nya, terimakasih Dela, om pasti pakai jam ini" Lanjut Ilham, Ilham enggak enak kalo nolak pemberian temennya Putri, Ilham melanjutkan buka kado dan games yang sudah disiapkan David dan Putri diam diam.