
Putri melihat Bagas jalan ke arah mobilnya berusaha bersikap biasa, dan mendengarkan ucapan Bagas seolah enggak pernah terjadi apapun.
" Duh maaf yah, liburan ini saya dan teman teman lagi sibuk sibuknya kita, lain waktu saja yah belajar barengnya." Ucap Putri yang berusaha bersikap biasa saja
" Yah sudah deh, memangnya kamu lagi sibuk apa? di waktu liburan?" Tanya Bagas sedikit kepo
" Saya ada kerjaan bareng temen temen, jadi maaf yaah Bagas lain waktu saja, maaf saya duluan ke kelas yah." Lanjut Putri mulai enggak nyaman dengan Bagas
Putri langsung jalan duluan meninggalkan Bagas di parkiran sekolah, Putri langsung cari kelasnya dan gabung sama Dela, Amanda, dan Vivi, Margaretha.
" Tumben sudah pada dikelas?" Tanya Putri berusaha santai
" Yah dong, oh yah beneran kita boleh datang ke peresmian Mall yang kamu bikin?' Tanya Dela antusias
__ADS_1
" Nama Mall nya apa?" Tanya Amanda penasaran
" Putri Mall, kata pemilik proyek ini, suka namanya bagus jadi setuju deh, oh yah pas proyek kalian juga pas peresmian juga diajak Daddy untuk peresmiannya kok, katanya anak muda berbakat wajib diajak ini kan proyek kita katanya." Lanjut Putri enggak menyangka punya Mega proyek juga, pembangunan Mall terbesar di Bali.
" Nama yang bagus, oh yah apa perlu kita beli baju resmi kita?" Tanya Vivi enggak sabar
" Cukup kemeja putih, rok selutut, dan sepatu pantofel katanya, sama makeup yang enggak berlebihan. soalnya kan kita masih sekolah" Lanjut Putri enggak sabar ingin memakai baju resmi khusus kerja
" Kita memang wanita karir Amanda, walaupun masih sekolah tapi kan sudah kontrak kerja dan beberapa gambar kita kan diterima" Protes Dela kesal, bisa bisanya Amanda bilang seperti wanita karir
" Kadang suka lupa sama istilah itu Del, tahunya gambar di terima dan dapet bonus saja hahahaha" Lanjut Amanda ketawa bangga, semenjak kerja Amanda bisa memenuhi kebutuhannya sendiri. tanpa merepotkan bunda nya
Didepan pintu masuk kelas, Bagas memperhatikan Putri yang lagi bercanda sama temen temennya, Bagas bener bener frustasi mendekati Putri.
__ADS_1
" Cewek itu sepertinya waspada sekarang, bodohnya dulu langsung hilaf ke barang barang mahal akh" Batin Bagas kesel, Bagas jalan ke kursinya.
Dilain sisi, Ilham memerintahkan Bodyguard untuk merapihkan rumah miliknya, yang ada di Bali, Ilham ingin sekali rumahnya terlihat bersih dan banyak makanan. karena Putri dan temen temennya hobi makan.
" Bro, kamu yakin enggak mau ikut saat peresmian Mall nanti?" Tanya Ilham melihat David yang senyum senyum sendiri sama handphone nya
" Yakin bro, soalnya sudah janjian sama cewek cewek saya bro, selama empat hari lebih bebas kan apa lagi enggak ada anak angkat kamu bisa bebas nginep di rumah kamu bro' Ucap David pura pura serius
" Gila, punya rumah mewah sendiri dan apatermen mewah sendiri, hobi sekali nebeng sama saya sih huh." Protes Ilham kesal, Ilham sejujurnya enggak suka sama hobinya David yang seenaknya nginep di rumah buat panjat pinang bebas.
" Ya habisnya lebih enak dirumah kamu bro, yah sudah selamat bersenang senang sama pujaan hati sekalian peresmian Mall. masih saja bertahan menunggu Putri bro" Ledek David heran sama Ilham
" Entahlah bro, saya juga bingung semakin lama semakin jatuh cinta sama Putri." Lanjut Ilham terus terang, Ilham rela jomblo lama lama demi mengejar cinta nya Putri
__ADS_1