Om CEO suami ku

Om CEO suami ku
welcome sister class


__ADS_3

Ilham temani Putri membeli seragam sekolah dan buku sekolahnya, Ilham ingin sekali semuanya serba baru. walaupun sepatu Putri masih bagus tapi terlihat kusam begitu juga dengan tasnya.


" Daddy banyak sekali semuanya baru Daddy" Ucap Putri merasa enggak enak


" Enggak masalah sayang, pertama kalinya Daddy belanja seperti ini. hayo kita belanja perlengkapan sekolah Putri, dan buku buku juga." Ucap Ilham antusias, status sebagai ayah angkat membuat Ilham harus bisa menyesuaikan kebiasaan barunya.


" Iyah Daddy, yah sudah kita beli buku tulis dan alat tulisnya juga." Lanjut Putri pasrah, Putri enggak mau terlalu banyak menolak pemberian Ilham, merasa enggak enak selalu nolak niat baik ayah angkatnya.


Dilain sisi, Amanda melihat laki laki paruh baya, duduk di kursi roda bawain perlengkapan sekolahnya Amanda. Amanda pergi begitu saja meninggalkan laki laki paruh baya dan bunda nya didepan rumah.

__ADS_1


" Mas lebih baik sekarang pergi, Amanda enggak akan mudah memaafkan mas." Ucap bunda nya Amanda menahan emosinya


" Tapi saya rindu kamu dan anak kita, saya ingin memperbaiki waktu sepuluh tahun saya sia sia kan kalian. tolong kasih saya kesempatan." Ucap ayah nya Amanda dengan lirih


" Enggak semudah itu mas, kamu pergi seenaknya tanpa memikirkan perasaan saya dan Amanda. kamu enggak tahu bagaimana sedih dan malunya Amanda setiap kali temen temennya ledekin Amanda ayah nya pergi enggak pulang pulang, sedih saat melihat keluarga orang lain lengkapnya ada ayah dan bunda nya sedangkan Amanda ayah nya pergi begitu saja. jangan harap anak kita akan menerima kamu mas." Tegas bunda nya Amanda nahan air mata. supaya enggak turun begitu saja.


" Ibu tahu nak, kesalahan suami kamu parah sekali, tapi enggak ada salahnya berikan kesempatan kedua untuk suami kamu memperbaiki kesalahannya selama ini. kami juga sangat merindukan cucu kami." Ucap neneknya Amanda


" Apa benar itu Bu? kok ibu enggak pernah cerita ibu ngusir anak saya?" Tanya ayah nya Amanda mulai kesel

__ADS_1


" Semua nya fitnah, masa seorang nenek ngusir cucunya sendiri, walaupun anak ibu yang salah. ibu enggak mau tahu bujuk anak kamu mau menerima kami sebagai keluarganya kembali." Tegas neneknya Amanda yang enggak mau dibantah


" Enak saja maksa, jangan harap yah, apa lagi sekarang Amanda sudah kerja semakin enggak butuh kalian, pergi sana dari rumah kami. kami sudah terbiasa hidup tanpa keluar dan suami selama sepuluh tahun." Tegas ibu nya Amanda langsung menutup pintu dan langsung meninggalkan rumah Amanda


" Sial, kita harus berhasil mendapatkan maaf dari Amanda, kehidupan kita akan lebih baik dari pekerjaan Amanda, jangan sampai gagal ada ditengah tengah keluarga kita." Teriak nenek nya Amanda frustasi karena menantu dan cucunya sama sekali enggak bisa dibujuk sama sekali.


Dilain sisi, Dela bahagia sekali karena bisa membeli perlengkapan sekolah sendirian, Dela langsung mencoba sepatu dan mengecek alat tulis barunya


" Duh yah anak ayah, ayah ikut bahagia Dela sedikit sedikit bisa beli apapun yang Dela inginkan." Puji ayah nya Dela bangga

__ADS_1


" Alhamdulillah ayah, Dela akan rajin bekerja supaya Dela semakin bisa beli apapun yang Dela inginkan.


" Harus semangat yah nak, supaya apapun yang Dela inginkan selalu tercapai dengan cara yang baik yah. ayah akan selalu dukung Dela selama itu baik untuk Dela." Lanjut Ayah nya Dela selalu memberikan kebebasan untuk Dela selama itu baik dan enggak merugikan orang lain.


__ADS_2