Om CEO suami ku

Om CEO suami ku
Pak Ilham kenapa tinggal disini?


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, Putri dibolehkan pulang dari rumah sakit, Arini membantu Putri merapihkan baju bajunya kedalam tas, Putri yang melihatnya merasa tidak enak.


" Sudah Putri, tunggu saja yah, biar ka Arini saja yang merapihkan barang barangnya Putri." Ucap Arini yang mengerti perasaan Putri


" Tapi ka, tidak enak lah, saya kan bukan siapa siapnya pak Ilham cuman anak ART dirumahnya saja, masa saya diperlakukan seperti keluarganya saja." Ucap Putri berusaha merebut bajunya


" Astaga, untungnya pak Ilham tidak ada, kalo mendengarnya pasti sedih sekali." Batin Arini merasa tidak tega mendengar ucapan Putri


" Putri kan masih lemes, sudah diam saja yah, ini juga sudah mau selesai." Lanjut Arini mempercepat melipat bajunya Putri


dilain sisi, Amanda, Vivi, Margaretha, dan Dela. siap siap untuk melakukan pemotretan perdana iklan perusahaannya Ilham.


" Tingkatan dalam pekerjaan kita guys, semakin keren kita yah." Ucap Amanda bahagia dan bangga


" Huh norak, biasa saja sih Man. jangan kampungan seperti itu sih" Ledek Margaretha senyum sinis kearah Amanda


" Biarin!" Lanjut Amanda kesal, Amanda langsung melanjutkan makeup nya dan mengabaikan teman temen nya yang selalu menyebalkan


Dilain sisi, Ilham sengaja menyibukkan diri selama perjalanan ke rumah dari rumah sakit, menghindari pertanyaan yang selalu ditanya sama Putri.


" Kamu kenapa melamun?" Tanya Arini melihat Putri yang diam saja selama didalam mobil


" Saya rindu keluarga saya ka, kenapa mereka ke Bali tidak ajak saya saja?" Tanya Putri sedih merasa diabaikan


" Astaga, Putri kasihan sekali kamu de." Batin Arini prihatin sama Putri, yang merasa dibohongi


" Kan Putri masih sekolah, sabar saja yah, tanya saja sama pak Ilham kenapa kamu tidak diajak?" Tanya Arini terpaksa, saking bingungnya menjawab pertanyaan Putri


' Saya tidak berani ka, saya nunggu waktu liburan sekolah saja semoga diijin kan untuk nyusul keluarga saya." Lanjut Putri pelan supaya Ilham tidak mendengar pembicarannya

__ADS_1


Ilham diam diam mendengarkan pembicaraan Putri dan Arini, Ilham sebenarnya tidak mendengarkan musik apapun untuk mendengar obrolan Arini dan Putri.


" Astaga, tidak enak ternyata dilupakan sama anak sendiri, dengan kondisinya selama sakit seperti ini." Batin Ilham sedih mendengar obrolan Putri dan Arini


Dilain sisi, David tersenyum puas melihat hasil pemotretan Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha. sesuai harapan David.


" Kerja bagus anak anak, kalian boleh pulang, besok kita lanjut lagi yah. oh yah Putri sudah jalan pulang apa kalian mau ke apartemen untuk ketemu Putri?" Tanya David merapihkan berkas berkas yang ada diatas meja


" Mau om, saya kangen sama Putri, rasanya ingin sekali cerita pengalaman seru hari ini sama Putri." Ucap Amanda lirih, tapi tidak tega membuat Putri merasa bingung dan sakit kepala


" Jangan gila Manda, kasihan lah Putri nya kalo kamu bilang begitu, biar lah kebahagiaan hari ini cukup kita yang tahu, walaupun saat sembuh Putri tetep sedih tapi kan masih bisa nyusul kan." Tolak Dela menatap sinis kearah Amanda


" Jangan mentang mentang yang diingat sama Putri, terus seenaknya cerita sama Putri tanpa memikirkan dampaknya yah, kita akan tegas sama kamu." Bentak Vivi kesal sama keinginan Amanda


" Apaan sih kalian, lebay sekali, saya juga tahu apa yang akan terjadi sama Putri huh." Bentak Amanda kesal diserang sama tiga orang


Dilain sisi, Putri merasa bingung saat Ilham mengajaknya ke apartemen bukan ke rumah Ilham ataupun ke rumahnya, Putri simpan barang barangnya disamping pintu masuk apartemen.


" Pak Ilham kenapa tinggal disini?" Tanya Putri bingung, karena baru pertama kalinya diajak ke apartemennya Ilham


" Selama orang tua kamu di Bali kamu akan tinggal disini, yah sudah kamu dan Arini istirahat disini yah, oh yah kalo kamu mau berangkat sekolah diantar sama supir saya, jangan lupa minum obat yah Putri supaya semakin cepat sembuh" Ucap Ilham berusaha tenang, tidak emosi saat menjelaskan Putri harus tinggal di apartemen


" Baik pak Ilham, nanti kalo Putri sudah mulai masuk sekolah dikasih tahu kalo berangkat ke sekolah bareng supir." Ucap Arini


" Terimakasih pak Ilham" Ucap Putri nunduk antara sedih dan bahagia dikasih perhatian sama bos orang tuanya sendiri


Dilain sisi, Amanda belanja buah buahan dan cemilan untuk Putri, ditemani sama Dela, Vivi, dan Margaretha.


" Kita nginep di apartemen ganti gantian yah katanya, padahal lebih seru kalo langsung semuanya yah, supaya semakin rame" Ucap Vivi males kalo datang untuk nginep bareng Amanda

__ADS_1


" Yah sudah, kalian berangkat bertiga buat nginep, sedangkan saya sendirian juga tidak masalah kok buat nginep" Ucap Amanda bahagia, bagaimana tidak nginep sendirian tentu dengan mudah mengajak Putri jalan jalan sendirian.


" Enak saja, Dela sama Amanda sedangkan saya bareng Vivi selama nginep dan Putri selama amnesia." Ucap Margaretha tegas, males ada debat tidak terlalu penting sama Amanda


" Duh kok begitu sih, tidak masalah loh kalo saya sendirian nginep di sana. kalian kan satu geng, sudah jangan fikirkan saya ditemani sama siapa yah." Lanjut Amanda pura pura tidak enakan sama Margaretha


" Saya setuju sama Margaretha, saya sama Amanda beberapa hari nginep nanti gantian supaya Putri tidak curiga setiap hari kita nginep di apartemen." Ucap Dela yang setuju sama Margaretha, Amanda tidak boleh sendirian nginep di apartemen kwartir Putri kembali di manfaatkan sama Amanda


" Kalian bener bener ngatur yah, saya semakin kesal berteman sama kalian, selalu ngatur saya terus menerus." Bentak Amanda kesal, Amanda bener bener merasa diawasi sekarang setiap kali Deket sama Putri tidak seperti dulu bebas tanpa ada pengganggu sama sekali


" Biarin, yah sudah deh Margaretha, saya setuju sama ide kamu, yah sudah yuk ke apartemen biar bisa ketemu sama Putri dan belajar bareng, supaya Putri tidak terlalu jauh ketinggalan pelajaran sekolah." Lanjut Dela pasrah, dari pada Putri dimanfaatin lagi seperti dulu


Amanda yang kesal sama ucapan Dela langsung pergi begitu saja, Amanda semakin kesal walaupun tidak tahu tujuan Dela, Vivi, dan Margaretha. tiba tiba mau berteman sama Putri sampai hari ini.


Dilain sisi, Putri senyum bahagia saat melihat temen deketnya main ke apartemen, bareng David, Vivi, Margaretha, dan Dela.


" Arini, kita ngobrol sebentar yuk, biar anak anak belajar disini." Ucap David yang ingin menanyakan banyak hal sama Arini


" Boleh pak David, yah sudah kita ke depan saja kalo begitu." Ucap Arini yang langsung taro makanan yang dibawa David ke atas meja


" Yah sudah temen temen, kita belajar di kamar saya saja yuk." Ucap Putri yang melihat David dan Arini keluar dari unit apartemen


" Iyah Putri, kita bawa beberapa cemilan dan minuman ke kamar, buat ngobrol sambil makan yah." Ucap Amanda yang fokus melihat Putri seolah mengabaikan Dela, Vivi, dan Margaretha. yang juga ada diruang tamu


promosi karya, yuk jangan lupa pada mampir guys sambil nunggu new episode. Dan jangan lupa tinggalin jejak like, komentar, vote, dan hadiahnya guys. hatur nuhun



__ADS_1


__ADS_2