Om CEO suami ku

Om CEO suami ku
Motor bonus dari bos kalian


__ADS_3

ke Empat motor pesanan David sudah sampai dirumahnya Dela, orang tuanya Vivi, Margaretha, dan Amanda. sengaja kumpul dirumahnya Dela. membahas pekerjaan anak anaknya dan memberikan ucapan selamat dan memotivasi anak anaknya secara bersamaan


" Mereka pasti bahagia sekali, akhirnya punya motor juga selama ini mereka kan ingin sekali punya motor." Ucap bapak nya Dela, bapak nya Dela masih ragu memberikan motor anaknya, tapi mengingat anaknya sudah bekerja pasti membutuhkan kendaraan pribadi.


" Pasti dong, mereka enggak ngeluh lagi naik angkutan umum, apa lagi bensin masih di tanggung selama dua tahun mereka masih SMU. kita kan jadi hemat pengeluaran juga buat bensin, oli, dan perawatan motor lainnya." Ucap ayah nya Vivi merasa lega karena motor enggak menjadi beban pengeluarannya.


beberapa jam kemudian, Dela, Vivi, Amanda, dan Margaretha. pulang sekolah langsung ke rumah Dela baawa makanan yang tadi dibagikan sama Ilham.


" Ini motor baru siapa pak?" Tanya Dela penasaran, didepan rumah ada empat motor baru yang dibungkus.


" Kalian buka penutupnya dan lihat punya siapa saja, sesuai nama yang ada di jok motor." Perintah bapak nya Dela dengan sengaja memberikan tebak tebakan

__ADS_1


" Ih om, ditanya kok jawabannya begitu" Protes Vivi kesel sekaligus penasaran


Vivi ikutan Dela, Amanda, dan Margaretha membuka penutup jok motor. dan membaca tulisan nama yang sudah ditulis.


" Ini untuk kita?" Tanya Margaretha enggak menyangka mendapatkan motor sesuai keinginannya.


" Motor bonus dari bos kalian, tadi pagi pak David kesini kasih tahu kalo kalian mendapatkan bonus motor ini, sebagai bonus kalian berprestasi dan kalian bisa mengimbangkan antara sekolah dan pekerjaan kalian." Ucap bapak nya Dela bangga sama anak nya


" Wah Alhamdulillah, akhirnya mendapatkan motor dari om Ilham. pantes kata om bonus kita ada di rumah" Ucap Amanda sangat bahagia, jerih payahnya membuahkan hasil yang membanggakan


" Selalu ingat yah anak anak, pertahankan prestasi kalian, selama SMU dan saat kuliah nanti harus bisa berprestasi walaupun semakin sibuk pekerjaan kalian." Ucap Ayah nya Margaretha.

__ADS_1


" Insya Allah om, kita enggak akan meninggalkan tanggung jawab kita. karena om Ilham enggak akan membiarkan kita semua prestasinya menurun om" Ucap Dela memberikan keyakinan ke orang tuanya supaya enggak kwartir.


Dilain sisi, Putri bingung saat Ilham bertanya Putri ingin minta apa, karena Putri sudah memiliki semuanya tapi Putri bingung masa enggak mendapatkan bonus seperti temen temennya


" Putri minta mobil Daddy, boleh enggak? buat jalan jalan sama temen temen? biar enggak pakai mobil Daddy terus." Ucap putri malu, Putri ingat sekali almarhum bapak nya masih punya motor yang masih layak pakai.


" Mobil yah, hayo ke showroom mobil sekarang nak." Ucap Ilham semangat, Ilham gandeng tangannga Putri


" Enggak ganti baju dulu?" Tanya Putri bingung sama ayah angkatnya


" Oh yah, sudah sana ganti baju kalo begitu, Daddy tunggu depan yah." Lanjut Ilham terpaksa lepas gandengan tangannya.

__ADS_1


Entah kenapa Putri tersipu malu saat Ilham menggandeng tangannya tadi, perasaan aneh langsung dihempaskan sama Putri dan merasa konyol merasakan seperti itu sama ayah sendiri.


__ADS_2