Om CEO suami ku

Om CEO suami ku
Boleh kan ajak Putri jalan


__ADS_3

Putri bersiap siap untuk berangkat sekolah, Arini membantu Putri memeriksa buku pelajaran Putri dan bekel Putri. Putri dan Arini jalan santai ke dapur dan senyum ramah melihat Ilham sudah duduk di kursi meja makan.


" Selamat pagi Daddy, maaf lama yah." Ucap Putri ramah.


" Pagi juga nak, Iyah enggak masalah kok. hayo makan, pagi ini Daddy anterin Putri ke sekolah yah biar supir datang ke sekolah buat jemput Putri saja." Ucap Ilham sambil menikmati sarapannya


" Asik dianterin Daddy, terimakasih yah Daddy." Lanjut Putri bahagia, mendapatkan perhatian dari ayah angkatnya. Walaupun dulu bapak nya jarang nganterin ke sekolah tapi terkadang menyempatkan waktu untuk anterin Putri sekolah


Dilain sisi, Amanda melihat alat tulis sekolah didepan rumah, membuat Amanda kesal dan langsung membuangnya ke tempat sampah.


" Sampai kapan pun, enggak akan diterima, enak saja selama sepuluh tahun pergi begitu saja tanpa memperdulikan Amanda, sekarang disaat ditinggal sama istri dan lumpuh baru kembali. memangnya tempat penampungan apa huh" Ucap Amanda kesel, Amanda sakit hati sama ayah nya karena disaat pergi enggak mempedulikan tangisan Amanda bahkan sampai seminggu nangis dan jatuh sakit, ayah nya enggak pernah kembali dan sadar akan kesalahannya.


Amanda jalan santai ke motornya, memeriksa bensin dan siap siap berangkat sekolah. walaupun perasaan kesel tapi Amanda berusaha santai dan fokus untuk belajar dan mood nya harus happy.

__ADS_1


Dilain sisi, Ilham sejujurnya enggak suka Putri diajak jalan sama temen sekelasnya, tapi sebagai orang tua angkat tentu Ilham harus bisa memberikan kebebasan ke Putri.


" Boleh kan ajak Putri jalan om, janji sebelum magrib kita sudah pulang." Ucap Bagas menatap Ilham yang berdiri disampingnya Putri


" Boleh saja, tapi harus ganti baju dulu yah jangan main sambil pakai seragam sekolah." Ucap Ilham memperingatkan Bagas untuk melepas atribut sekolah


" Tenang saja om, saya bawa baju salin kok, berarti boleh?" Tanya Bagas memastikan ucapan Ilham


" Kamu mau pergi sama Bagas?' Tanya Ilham ke Putri


" Sebelum bel pulang sekolah, supir akan mengantarkan baju ganti kamu. yah sudah Daddy berangkat kerja dulu yah." Lanjut Ilham


" Terimakasih Daddy" Lanjut Putri bahagia, Putri sebenarnya enggak terlalu Deket sama Bagas tapi merima ajakan jalan bareng Bagas menghargai niat baik temen sendiri.

__ADS_1


' Terimakasih om sudah memberikan ijin.' Lanjut Bagas bahagia, Bagas enggak sabar melancarkan aksinya memanfaatkan Putri


Putri dan Bagas Salim ke Ilham dan Ilham jalan muter untuk masuk kedalam mobil, dan perlahan meninggalkan sekolahnya Putri.


Dilain sisi, Amanda sudah terbiasa gabung sama Dela, Vivi, dan Margaretha. walaupun suka berantem satu sama lain.


" Kerjaan kalian sudah selesai?" Tanya Dela memperlihatkan hasil desain bikin mall nya.


" Sudah dong Del, sudah dikirim ke email om Ilham kemarin." Ucap Vivi bangga


" Sama dong, semoga diterima sih, sudah susah susah bikin kan yah. harga jual dan bentuk bangunan sudah diteliti sebelum dikirim ke Om Ilham" Ucap Margaretha penuh harap


" Pembahasan kita keren yah, seperti orang dewasa sekarang bahas pekerjaan disela sela waktu santai." Lanjut Amanda, Amanda pernah melihat orang dewasa yang lagi makan sambil ngobrolin pekerjaannya.

__ADS_1


" Ya dong, kita kan memang anak keren yang berprestasi tentunya" Lanjut Dela bangga, Dela ingin lebih baik dalam pekerjaan maupun pelajaran sekolahnya


__ADS_2