Om CEO suami ku

Om CEO suami ku
Akhirnya desainnya jadi juga


__ADS_3

Margaretha ngajak Putri, Dela, dan Vivi membuat desain bagian terakhir yaitu halaman belakang rumah, Margaretha, Vivi, Dela, dan Putri mempunyai keinginan sendiri sendiri terlihat berbeda dari yang lainnya


" Hayo guys, sedikit lagi jadi karya pertama kita, dan kita harus optimis hasil kita diterima sama om Ilham" Ucap Margaretha semangat


" Iyah nih, hayo semangat temen temen" Ucap Putri melihat temen temennya.


" Apa bener yah ucapan mereka, gambar seperti anak kecil itu bisa dapet bonus besar dari om Ilham yah." Batin Amanda nyesel dan penasaran


Amanda melihat temen temennya mengerjakan gambarnya sampai selesai, Putri membuka laptopnya sedangkan Dela foto hasil desain satu satu dari temen temennya dan mengirim ke Putri, membuat Putri ngirim langsung ke email-nya Ilham.


" Yes selesai, sekarang waktunya telefon om Ilham, dan kita kasih lihat ke om Ilham, seperti presentasi." Ucap Putri bahagia, akhirnya perjuangannya selesai juga.


" Boleh boleh, mumpung kita engga ada acara sama bu guru dan teman teman kita." Ucap Vivi enggak sabar


Putri mengambil handphone nya dan mulai telefon Ilham, Putri mulai menjelaskan kelebihan dan detail rumah yang dibuatnya. begitu juga dengan Dela, Vivi,dan Margaretha.


" Nanti om kabarin yah, desain siapa saja yang terbaik dari yang baik." Ucap Ilham lewat Vidio call


" Enggak sabar om, tapi kasih tahu juga kekurangan nya juga yah, supaya semakin bagus gambarnya." Ucap Putri deg degan


" Sudah pasti nak, tenang saja hasil kalian akan om teliti dulu detail kekurangan dan kelebihannya." Ucap Ilham, Ilham merasa sedih manggil Putri dengan sebutan nak dan sebutan om ke dirinya sendiri


" Oke om, kita tunggu hasilnya." Ucap Vivi dan Margaretha bersama


Putri matiin telefoonnya, dan merapihkan meja setelah bikin desain interior, Amanda langsung pergi dari tempat Putri dan yang lain sebelum merasa iri


Dilain sisi, Ilham ngecek email yang dikasih Putri dibantu sama David memeriksa detail desain yang dikirimnya. Ilham pertama meneliti buatannya Putri.

__ADS_1


" Memang anak cerdas, hasilnya bagus sekali detailnya dan harga yang dikasih juga terjangkau." Puji Ilham bangga sama Hasilnya Putri


" Dela juga bagus nih, detailnya oke sekali, harganya juga murah lagi boleh juga jadi referensi kita. gambar Margaretha masih ada kekurangannya mungkin di perbaiki sampai kita bener bener bilang mau pulang sama Vivi harganya terlalu mahal, sekarang WhatsApp mereka Ham." Penjelasan David


" Oke Vid" Lanjut Ilham, Ilham langsung mengirimkan WhatsApp ke Putri sesuai analisa bareng David dan kasih tahu perkiraan bonus yang akan mereka dapatkan nanti


Dilain sisi, Putri membantu wali kelas menyiapkan makanan untuk temen temennya, Putri melihat handphone nya,membaca WhatsApp dari Ilham.


" Alhamdulillah, desain saya diterima sama om Ilham Bu" Ucap Putri bahagia


" Selamat yah Put, perjuangan berhari hari memberikan hasil yang membanggakan. terus om Ilham pulangnya kapan?" Tanya wali kelas bohong, wali kelas tahu kalo Ilham sudah ada di rumahnya.


" Engga tahu Bu, saya enggak enak tanya tanya bu, takutnya lagi sibuk mantau proyek bu." Lanjut Putri, Putri menata makanan di meja makan


" Oh begitu, yah sudah sana panggil temen temen untuk makan malam bareng disini."Lanjut wali kelas


Putri ngasih tahu, Dela, Margaretha, dan Vivi. WhatsApp dari Ilham tadi dan penjelasan dari Ilham.


" Jangan sedih Margaretha, kita kan sama sama masih belajar kan. kalo mau sukses harus ada perbaikan dan ke gagalan, tetep semangat yah" Ucap Putri merasa engga tega


" Iyah Put, namanya dalam pekerjaan ada yang seperti itu, saya juga akan terus belajar supaya bisa dapat gambar yang bagus" Ucap Margaretha lirih


" Saya salah cari referensi harga, nanti saya ganti lagi, keren juga yah om Ilham dan om David bisa lihat kekurangan dari gambar kita." Ucap Vivi semangat


" Yah memang itu pekerjaan mereka, jadi wajar kalo bisa melihat kekurangan dan kelebihan. Alhamdulillah gambar saya di terima, engga sabar nunggu om Ilham pulang dan kasih bonus ke orang tua saya, pasti mereka bangga sama saya." Ucap Dela bahagia dan enggak menyangka, pengorbanan tenaga, waktu, dan fikiran membuahkan hasil.


" Sekarang kita. ke dalam yuk, Bu guru sudah menunggu kita untuk makan bareng." Lanjut Putri, Putri langsung masuk duluan kedalam villa di susul sama Dela, Amanda, Vivi, dan Margaretha.

__ADS_1


Dilain sisi, Ilham dan David mulai mengirimkan desain milik Dela dan Putri ke clietnt yang kebetulan butuh desain untuk bikin rumah baru.


" Beres tinggal nunggu jawaban dari clietnt" Ucap Ilham optimis, Ilham melihat potensi Putri membuat desain sangat besar.


" Setelah ini berarti kita kontrak mereka?" Tanya David bangga sama Putri anak asuhan Ilham mampu membuat desain rumah sebagus itu


" Yah dong, supaya mereka berempat semakin semangat belajar dan semakin semangat bekerja juga. kita bakal kasih arahan sama mereka. supaya engga melupakan belajarnya juga." Lanjut Ilham, Ilham enggak ingin mengambil resiko Putri dan temen temennya melepas tanggung jawabnya


" Oke kita bikin yah?" Tanya David meyakinkan


" Iyah, karena mereka masih sekolah kasih dua juta saja dulu, setelah lulus SMU bonusnya kita naikan sesuai, kalo mereka mau kuliah di jurusan pekerjaan mereka, kita bantu dari bonus bonus mereka sendiri. supaya jadi motifasi untuk mereka." Lanjut Ilham kasih tahu rencananya.


"Oke bos, kita bikin kontrak kerja untuk mereka." Lanjut David, David menyalakan laptopnya dan membuat kontrak kerja untuk Putri, Dela, Margaretha, dan Vivi.


Dilain sisi, Wali kelas ngajak Putri dan temen temennya untuk bikin api unggun, Putri dan temen temen perempuan membuat cemilan dan minuman segar untuk acara api unggun.


" Putri, saya pengen belajar bikin desain seperti kamu." Ucap Amanda lirih


" Beneran kamu mau? Boleh Amanda dengan senang hati saya bantu kamu, akhirnya kamu mau sukses bareng." Tanya Putri bahagia akhirnya Amanda luluh juga, dan mau bareng bareng punya profesi yang sama dan bonus yang sama


" Pasti tergiur sama bonusnya kan? Makannya jadi orang jangan terlalu sombong Amanda, disaat tahu hasilnya jadi mau kan?" Tanya dan ledek Dela, sejujurnya Dela merasa bangga dan berharap Amanda enggak membebani hidupnya Putri lagi.


" Suka suka kamu saja Del, Yaang pasti saya mau belajar bikin desain." Lanjut Amanda dengan sombong


" Yah sudah, besok saja yah kita belajarnya, sekarang kan mau bikin api unggun sama temen temen." Lanjut Putri, sejujurnya Putri juga enggak sabar mau ajarin Amanda bikin desain rumah.


Putri, Amanda, dan Dela. jalan ke depan villa, sambil bawa jus dan cemilan yang sudah dibuat temen temennya tadi.

__ADS_1


__ADS_2