Om CEO suami ku

Om CEO suami ku
Ngapain marah, heh ngaca


__ADS_3

Putri merasa enggak tega sama Amanda, Putri faham apa yang dilakukan Amanda ingin merasakan hidup enak juga, apa lagi selama tingga Minggu, Putri berusaha membujuk Amanda yang lagi merapihkan barang barangnya. Dela yang melihat drama enggak penting jadi malas lihat sebenernya


" Ngapain marah Amanda?, Heh ngaca Amanda, kita enggak asal bicara kalo kamu engga keterlaluan sama temen sendiri" Bentak Dela kesel, bisa bisanya Amanda marah dan mau pulang sebenernya Amanda sama sekali enggak merasa salah memanfaatkan Putri dengan berlebihan


" Saya enggak marah, cuman kecewa saja sama alasan Putri, alasan yang merendahkan saya sekali, saya cuman menjalankan apa yang om Ilham bilang, Putri memanfaatkan masa remajanya dengan jalan jalan dan enggak stres karena hidup sendirian. saya cuman mau membantu saja" Ucap Amanda, air mata buaya, untungnya Amanda kelilipan dan membuat matanya merah dan berair.


" Itu bukan sebuah alasan Amanda, bahagia enggak selalu belanja berlebihan kok Man, masih banyak cara tahu asalkan mau melakukannya dan enggak memaksa keinginan kamu." Protes Dela kesel


" Sudah Del, dan Amanda tolong jangan pulang yah, maafkan saya alasan saya kalo dianggap salah, saya cuman pengen memanjakan sahabat saya selama tinggal disini, dan saya enggak ingin merepotkan Ka Ilham memakai ATM nya terus menerus, enggak tega juga. jadi jangan marah lagi yah Amanda." Bujuk Putri, Putri enggak ingin persahabatannya harus pupus begitu saja


" Tolong jangan lanjut bikin desain itu yah, kamu enggak mau kan melihat saya sedih dan merasa malu. apa lagi sampai Om Ilham menerima hasil ini, semua orang akan tahu kamu bikin desain ini karena kasihan sama saya. saya malu Put." Lanjut Amanda senyum kemenangan


" Heh, kamu enggak punya hak melarang Putri sama sekali, dia punya bakat biarkan dia kembangkan dan soal alasan Putri biar jadi rahasianya Putri, lagian saya juga mau bisa, makannya saya mau belajar bareng Putri, jangan egois Amanda." Tegas Dela, Dela enggak suka Amanda terlalu ngatur Putri


" Terserah Putri saja, mau milih ucapan sahabatnya atau ucapan orang sok asik seperti kami. Cih." Protes Amanda dengan kesal, Amanda semakin enggak nyaman adanya Dela dirumahnya Ilham


" Norak huh" Ledek Dela puas


" Sudah dong, kalian kenapa enggak bisa akur sih, kita bertiga kan mau belajar bareng, mumpung ka Ilham pergi, dan kalo bosan kita bisa belanja bareng, dan soal bikin desain maaf Amanda saya tetep melanjutkan proyek ini. terserah kamu suka atau enggaknya. saya tetep mau memiliki pemasukan sendiri Darii usaha sendiri.mau dibuat apapun penghasilan saya jadi urusan pribadi saya, sekali lagi maaf yah Amanda. dan saya harap kita bisa kembali ceria bertiga selama enggak ada ka Ilham oke." Tegas Putri, Putri enggak mau ngalah demi Amanda, Putri sadar Amanda enggak bisa dilarang dan Putri merasa kasihan sama Amanda mau barang mewah harus dengan tega memanfaatkan sahabatnya sendiri.


" Keputusan yang bagus Putri, abaikan benalu ini, toh sudah cair juga dia bakal nadah juga, sekarang bisa dengan sombongnya nolak tapi saat kamu ada hasilnya saya yakin dia akan memanfaatkan kamu dengan tipu muslihat dia" Lanjut Dela terus terang


" Sial, Dela bener bener menghancurkan segalanya." Batin Amanda kesel

__ADS_1


" Terserah kamu saja Putri, tapi tolong jangan mengatas namakan saya untuk bikin itu, jangan bikin saya malu Put.". Tegas Amanda menatap Putri


" Iyah Iyah Amanda, terimakasih yah enggak marah lagi, berarti lanjut nginep dong?" Tanya Putri bahagia


" Iyah lanjut Put, yah sudah belajar dulu yuk besok kan ulangan kita." Ajak Amanda, Amanda merasa puas membuat Putri luluh sama dirinya, berbeda sama Dela merasa benci sama Amanda yang semakin enggak tahu malu.


Dilain sisi, Ilham menikmati cemilan yang dibawa sama David, Ilham melihat cctv, walaupun cuman suara saja, Ilham sudah bisa menebak drama yang didengarnya.


" Dela kasih bonus, dia selain menjalankan tugas dengan baik, dia mau membuat Desain interior barengan Putri, anak itu bener bener cerdas." Puji Ilham, Ilham enggak salah pilih orang


" Sepertinya Dela juga enggak suka sama sikap Amanda yang terlalu seenaknya sama Putri, dan punya dendam pribadi. makannya dengan lancar menjalankan tugas dari kamum" Ucap David, David memperhatikan Cara Dela bicara sama Amanda.


" Bisa jadi, tapi yah saya juga bangga sama Putri, enggak mau sepenuhnya nuruti keinginan Amanda, dan saya enggak menyangka alasan Putri mau belajar bikin rumah karena Amanda memanjakan sahabatnya sendiri.alasan yang mengecewakan sih sebenernya." Lanjut Ilham


" Sudah telefon mereka? suruh bersiap siap ditempat mereka?" Tanya Ilham, Ilham merapihkan bekas makan nya.


" Sudah, mereka selalu siap setiap kita butuhkan, bawa pengaman kamu Ham, jangan bikin kebodohan." Tegas David, David ingin bebas tanpa ada ikatan sama siapapun


" Tahu lah, kamu juga bawa, yah sudah hayo. kunjungan kerja yang menyenangkan." Lanjut Ilham bahagia, selama dinas diluar kota Ilham enggak akan memikirkan pandangan dari Putri, Walaupun Ilham punya hak, tapi Ilham enggak ingin membuat Putri takut sama kebiasaan buruknya.


Dilain sisi, Arini senyum lega, melihat Putri, Amanda, dan Dela. fokus belajar sama buku masing masing sudah enggak ada drama sama sekali, Arini merasa kasihan sama Putri harus menghadapi Amanda yang egois, dan menghadapi Dela yang selalu berkata jujur. yang akhirnya pemicu keributan.


" Dasarnya mereka anak anak rajin, saat belajar mereka bisa fokus dan melupakan masalah yang enggak penting." Batin Arini, Arini merapihkan kamarnya Putri

__ADS_1


Arini enggak mau mengganggu konsentrasi Putri dan temen temennya, Arini memilih ke dapur membuatkan jus mangga dan menyiapkan cemilan Putri, Amanda, dan Dela. pasti lapar karena belajar cukup banyak.


Dilain sisi, Putri melihat jam sudah menunjukan jam sepuluh pagi, Putri merapihkan buku bukunya begitu juga sama Amanda dan Dela.


" Ke taman kota yuk, beli makanan di sana?" Ajak Putri.melihat kedua temennya


" Enggak ah panas, mending ke mall, kita belanja dan ke salon." Ucap Amanda, Amanda berharap Putri mau turutin keinginannya.


" Jangan dengerin Put, hayo ke taman kota, kita beli makanan yang enak." Ucap Dela cuek, Dela siap siap untuk pergi


" Heh, kok ngatur sih, Putri kan belum jawab Dela." Lanjut Amanda kesel melihat Dela


" Tadi dengar kan Amanda, Putri ngajak kita ke taman kota, beli jajanan disana, jadi suka suka Putri lah, dan saya juga mau kesana. kalo mau ke mall bayar sendiri." Lanjut Dela senyum sinis melihat Amanda


" Put" Lanjut Amanda penuh harap


" Maaf Man, memang saya mau beli cemilan di taman kota, tapi setelah itu kita ke mall yah bertiga bagaimana, panas Panasan dulu baru perawatan wajah." Lanjut Putri pasrah, Putri enggak mau Amanda dan Dela keinginannya enggak diturutin


" Ide yang bagus, hayo Put" Lanjut Amanda bahagia


" Dasar dasar, kapan sadar dirinya si Amanda" Batin Dela kesel


Putri merasa lega keinginannya ke taman kota kesampaian, walaupun harus ke mall yang pasti kartu hitam Ilham akan terkuras banyak lagi, Lagi lagi Putri merasa malu terlalu boros.

__ADS_1


__ADS_2