
Putri dan Amanda melanjutkan jalan jalannya, sedangkan Ilham dan David kembali ke kantor. Putri menikmati belanjaannya sama Amanda, setelah puas muter muter dan beli banyak barang Putri mengantarkan Amanda untuk pulang ke rumahnya.
" Terimakasih yah buat hari ini, saya bahagia sekali akhirnya bisa beli sepatu ini." Ucap Amanda bahagia, Amanda memanfaatkan fasilitas yang diberikan Ilham untuk Putri.
" Sama sama Amanda, saya ikut seneng kalo kamu seneng sama belanjaan hari ini." Ucap Putri berusaha memahami keinginan sahabatnya.
" Besok kita pakai sepatu baru dan jam barunya yah, biar terlihat lebih keren." Lanjut Amanda sengaja, Amanda ingin pamer ke temennya yang tadi merendahkan Putri.
" Insya Allah yah Man, maaf yah enggak bisa mampir." Lanjut Putri, Putri merasa dirinya dimanfaatkan sama Amanda, terlihat belanjaan yang dibelinya. sejujurnya Putri merasa enggak enak sama Ilham memakai uangnya secara berlebihan demi ikutin keinginan Amanda yang berlebihan
" Enggak masalah Put, hati hati dijalan yah." Lanjut Amanda girang, Amanda langsung turun dari mobil dan jalan masuk kedalam rumah.
" Pak jalan" Lanjut Putri melihat supirnya
" Baik non" Ucap Supirnya Putri, Mobil perlahan meninggalkan rumahnya Amanda
Putri selama perjalanan pulang diam saja dan memperhatikan belanjaannya, Supitnya Putri melihat Majikannya terlihat bingung memberanikan diri untuk bertanya.
" Kenapa non? Ada yang ketinggalan?" Tanya supir penasaran
" Enggak kok pak, cuman saya enggak enak sama ka Ilham." Ucap Putri lirih
__ADS_1
" Apa kerena belanja terlalu banyak?' Tanya Supir sembarangan menebak
" Iyah pak, saya enggak menyangka Amanda bisa memanfaatkan saya seperti ini pak, karena saya pegang kartu ka Ilham belanja banyak. saya bingung melarangnya pak dan saya takut bakal dimanfaatkan terus menerus pak, enggak enak sama ka Ilham." Lanjut Putri sedih
" Berarti non sudah dimanfaatkan sama Amanda, akan seperti itu terus non dia enggak akan puas. maaf non tapi memang seperti itu non sekali dimanfaatkan akan terus menerus dimanfaatkan seolah enggak ada puasnya. mending bilang sama tuan Ilham bagaimana baiknya saja, tanpa non harus dibully lagi, saya jadi enggak tega sama non Putri. temennya berubah seperti itu atau bisa jadi itu sifat aslinya non, akan memanfaatkan kebaikan orang lain." Penjelasan Supir, supirnya Putri melihat Putri dari kaca spion
Putri memikirkan apa yang disampaikan sama supirnya, memang selama ini Amanda selalu minta bantuannya tanpa henti, apa lagi tugas sekolah setiap hari selalu minta Putri yang mengerjakannya, tanpa mengajak Putri makan di kantin selalu makan didalam kelas. Putri baru sadar selama ini dimanfaatkan sama temen baiknya sendiri, dan sekarang Amanda berlebihan memanfaatkan Putri untuk belanja cukup banyak.
" Pak, bapak bener Amanda bukan temen baik ternyata." Ucap Putri sedih, Saat keluarganya dimakamin Amanda engga datang dengan alasan enggak enak badan.
" Lebih baik konsultasikan sama tuan, enaknya bagaimana harus bersikap, sekarang saja belanjanya cukup banyak non." Ucap Supir enggak tega sama Putri, punya temen ternyata enggak tulus bertemen sama Putri selama ini memanfaatkan kecerdasan Putri
Dilain sisi, Amanda mencoba sepatu, jam tangan, dan baju barunya. Amanda bener bener memanfaatkan momentum untuk beli barang barang yang diinginkan nya selama ini. bundanya Amanda masuk ke kamarnya Amanda.
" Uang dari mana kamu bisa beli barang barang itu?" Tanya bunda nya Amanda
" Eh bunda, dari Putri bunda, setelah orang tuanya meninggal dunia Putri ditampung hidupnya sama majikannya Bunda, dan dikasih uang banyak, langsung saja Amanda ajak belanja bunda. bagaimana bunda baju, jam, dan sepatu yang Manda pakai. Bagus bagus kan ini semua mahal loh bunda." Pamer Amanda bangga
" Astagfirullah Manda, kok kamu tega sih sayang memanfaatkan temen sendiri, walaupun Putri diasuh sama majikannya bukan berarti Putri bisa seenaknya memakai uang majikannya secara berlebihan sayang. kasihan kan Putri kalo dimarahin sama majikannya." Protes bunda nya Amanda
" Peduli amat sih Bun, yang penting Amanda bisa mendapatkan apa yang Manda inginkan selama ini. dan Amanda akan terus memanfaatkan Putri untuk terus dan terus belanja Bun, orang kata majikannya Putri disuruh belanja yah sudah Manda ajak deh." Lanjut Amanda dengan santai
__ADS_1
" Maafkan bunda sayang, karena ekonomi keluarga kamu seperti ini nak. memanfaatkan kelebihan orang lain dan kebaikan orang lain secara berlebihan. maafkan bunda yang kurang membahagiakan kamu" Lanjut bunda dengan sedih
" Nah itu bunda tahu, makannya Amanda akan terus memanfaatkan Putri untuk membeli apapun yang Amanda inginkan." Lanjut Amanda santai, Amanda senyum sinis melihat bunda nya. Amanda anak broken home, kedua orang tuanya bercerai saat Amanda kelas tiga SD, ayah nya entah kemana tanpa ada kabar dan tanpa memberikan nafkah sama sekali, membuat bunda nya bekerja dengan gaji minim yang mampu membiayai pendidikan dan makan saja, Amanda enggak pernah menikmati belanja seperti anak seusianya dan kurang kasih sayang.
Dilain sisi, Ilham melihat cctv didalam mobilnya Putri, Ilham enggak menyangka orang yang selalu ada didekat Putri memanfaatkan nya secara berlebihan membuat Ilham kesel mendengarnya.
" Kamu diam diam pasang cctv di kelasnya Putri dan kantin di sekolahnya, kalo ketahuan satpam jelaskan saja tujuannya supaya tahu kegiatan Putri selama di sekolah" Perintah Ilham sambil melihat David
" Dulu cuek dan enggak peduli, semakin kesini semakin peduli sama Putri." Ledek David terkekeh
" Tanggung jawab bro, kalo temen temennya semakin menyakitkan Putri dan semakin seenaknya lebih baik saya pindahkan saja, kasihan kan masa sekolah harusnya bahagia justru sedih terus karena pembullyan dan dimanfaatkan." Lanjut Ilham
" Cari tahu tentang Amanda kenapa anak sekecil itu bisa jahat memanfaatkan temennya sendiri" Sambung Ilham dengan serius
" Siap bos, saya akan suruh bodyguard untuk mengawasi Amanda." lanjut David
" Memang benar tanggung jawab selain membiayai pendidikan dan tanggung jawab untuk kebahagian Putri. saya setuju Putri dipindahkan kalo semakin parah temen temennya." Sambung David ikutan kesel
" Bener sekali" Lanjut Ilham singkat
Ilham memperhatikan Cctv lagi, Putri perjalanan ke rumah dengan wajah sedih dan membuat Ilham kesal melihatnya.tapi Ilham enggak ingin menunjukan amarahnya berlebihan.'
__ADS_1