Om CEO suami ku

Om CEO suami ku
Putri amnesia


__ADS_3

Ilham yang lagi sibuk mengerjakan pekerjaan kantor di laptopnya, langsung nyusul Putri, Dela, dan Amanda. Ilham panik saat Amanda meneleponnya kalo Putri jatuh dari kuda dan enggak sadar kan diri.


" Pak, buruan telefon ambulan." Teriak Ilham panik, Ilham langsung keluar dari villa


" Kelamaan pak, lebih baik kita saja yang ke rumah sakit, nanti tukang kebun yang bantu buka jalan supaya enggak kena macet pak." Ucap supirnya Ilham ikutan panik, anak angkat majikannya kecelakaan


Ilham langsung nyusul Putri, Amanda, dan Dela. pakai mobil sedangkan bodyguard nyusul pakai motor untuk membantu kelancaran Ilham sampai di rumah sakit. Ilham langsung lari mencari keberadaan Putri, Dela, dan Amanda.


" Kenapa Putri bisa jatoh?" Tanya Ilham kwatir, Ilham langsung gendong badannya Putri dan masukin Putri kedalam mobil


" Kuda yang dinaikin Putri tiba tiba ngamuk om" Ucap Amanda sedih, enggak bisa langsung nolongin Putri


" Sekarang ikut saya ke rumah sakit." Ucap Ilham langsung masuk kedalam mobil, disusul sama Amanda dan Dela duduk dibelakang menemani Putri


" Kamu aman kan, yang biasa ngurus kuda disini, berani sekali membiarkan Putri bawa kuda tanpa pengawasan sama sekali." Ucap kepala bagian bodyguard dengan tegas


" Baik pak, akan kita cari." Ucap bodyguard dengan patuh


Dilain sisi, Amanda terus nangis sambil pegang kepalanya Putri yang terus memejamkan matanya.


" Kalian jangan nangis, banyak banyak doa saja untuk Putri secepatnya membuka matanya." Ucap Ilham berusaha tenang


" Iyah om, kita menyesal sembarangan naik kuda tanpa pengawasan siapapun." Ucap Amanda dengan terisak


" Memangnya yang biasa urus kuda kemana? teledor sekali membiarkan kalian begitu saja?" Tanya Ilham penasaran


" Enggak tahu om, pas kita ke kandang kuda, enggak ada yang jaga sama sekali. yah sudah kita coba naik deh kuda nya, kita panggil panggil enggak ada yang jawab om." Ucap Dela terus terang

__ADS_1


" Astaga, ditinggal begitu saja, yah sudah kita bawa Putri besok baru kita pecat karyawan baru disana ceroboh sekali." Lanjut Ilham nahan kesalnya, enggak menyangka mendapatkan karyawan baru yang bener bener ceroboh


Dilain sisi, Vivi dan Margaretha yang baru bangun tidur, langsung panik dan siap siap untuk nyusul Ilham, Dela, dan Amanda. ke rumah sakit


" Tadi kita lebih milih tidur dari pada ikut main kuda dihalaman belakang ka" Ucap Vivi menyesal


" Sudah jangan menyesal, namanya musibah siapa yang mau kan, kita ke rumah sakit bareng pak David sudah dijalan mau kesini.' Ucap Arini, Arini merapihkan baju baju Putri


" Apa kalian sudah siap jalan?' Tanya David tiba tiba muncul diambang pintu


" Sudah siap pak, baju nya Putri sudah saya masukan kedalam tas." Ucap Arini langsung pegang tasnya Putri


David langsung jalan duluan disusul sama Arini, Vivi, dan Margaretha. dari belakangnya David, David merasa menyesal enggak ikut mengawasi Putri dan temen temennya.


Dilain sisi, Ilham memijit pelipisnya saat dokter, memberitahu kalo Putri mengalami amnesia akibat benturan keras saat Putri jatuh ke tanah.


" Astaga, amnesia dan kelumpuhan dokter, baik kalo begitu tolong berikan pengobatan terbaik untuk Putri, anak saya di rawat disini sampai kapan dok?' Tanya Ilham kaget karena dari musibah barusan Putri harus sakit dua kali.


" Selama seminggu, setelah itu baru boleh pulang, Putri bisa menjalankan terapi jalan di rumah sakit di Jakarta saja. enggak perlu bulak balik ke sini, ingat pak jangan memaksa kondisi pasien biarkan pasien menjalankan hari harinya selama sakit." Tegas Dokter yang kwatir kondisi Putri akan memburuk


Dilain sisi, Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha. nangis disampingnya Putri yang masih memejamkan matanya. Dela melihat Ilham datang langsung jalan menghampiri Ilham dan memberikan banyak pertanyaan untuk Ilham.


" Putri amnesia anak anak, dan mengalami kelumpuhan sementara dikedua kakinya." Ucap Ilham berusaha tegar


" Astaga, amnesia dan lumpuh om?" Tanya Dela enggak percaya sama ucapan Ilham barusan


" Iyah benar, kalian jangan paksa Putri mengingat masa lalunya, selama Putri sakit dia akan tinggal di apartemen saya, di temani sama Arini, supaya Putri enggak banyak tanya tentang keluarganya, saya kwatir Putri akan sakit kepala karena berusaha mengingat semuanya." Lanjut Ilham mengingatkan dan berinisiatif selama sakit Putri tinggal di apartemen nya

__ADS_1


" Iyah pak, saya akan jaga Putri sebaik mungkin, saya setuju Putri tinggal di sana kalo di rumah anda, Putri akan memaksakan diri untuk mengingat keluarganya pasti akan semakin sakit." ucap Arini merasa enggak tega dan enggak membayangkan selama sakit Putri akan hancur perasaannya


" Kalian, tolong selalu temani Putri yah, jangan paksa Putri mengingat masa lalu selama sakit. biarkan Putri sembuh tanpa merasa sakit sama sekali." Lanjut Ilham melihat temen temennya Putri satu persatu


" Iyah om, tenang saja. bagaimana sama pekerjaan Putri om selama sakit?" Tanya Margaretha penasaran


" Sementara Putri fakum dulu selama sakit, om enggak tega memaksa Putri, oh yah kalian kalo ada proyek dari om jangan dikerjakan didepan Putri atau membahasnya yah, biar Putri sembuh tanpa banyak berfikir, biar Putri tahunya belajar, pergi ke sekolah, jalan jalan dan pulang ke apartemen saja." Lanjut Ilham memaklumi kondisinya Putri


" Oke om, kita akan lebih banyak bahas pelajaran dan kegiatan ringan yang lain saja." Ucap Vivi yang enggak tega membayangkan betapa sakitnya Putri


" Yah sudah, kalian boleh pulang, duluan ke Villa, diantar David dan Arini, biar saya yang nunggu Putri selama koma." Lanjut Ilham menatap Putri penuh penyesalan, melepaskan Putri begitu saja tanpa didampingi selama main kuda tadi.


" Yah Ham, yaah sudah yuk anak anak kita pulang, besok kita kembali ke Jakarta bareng Arini juga. kalian kan harus sekolah." Ucap David yang enggak ingin temen temennya Putri bolos sekolah


" Tapi om, kita mau disini sampai Putri sadar, Putri seperti ini juga karena kita juga." Lanjut Dela menyesal


" Jangan menyalahkan diri sendiri terus, sekarang pulang ke Villa karena besok kalian pulang ke Jakarta, kalo sudah sadar om pasti kabarin kalian kok." Lanjut Ilham sejujurnya enggak ingin temen temennya Putri pulang


" Vid, tolong kabarin pihak sekolah, kalo Putri kecelakaan dan koma. biar enggak dianggap bolos sekolah, kalo kepala sekolah dan gurunya Putri mau jenguk tolong diantar saja kesini yah." Sambung Ilham melihat David


" Iyah Ham, yah sudah saya pulang dulu bareng anak anak" Lanjut David yang langsung jalan duluan disusul sama Arini dan temen temennya Putri.


promosi karya, yuk jangan lupa pada mampir guys sambil nunggu new episode. Dan jangan lupa tinggalin jejak like, komentar, vote, dan hadiahnya guys. hatur nuhun



__ADS_1


__ADS_2