Om CEO suami ku

Om CEO suami ku
Lomba berenang bareng Daddy


__ADS_3

Arini dan Putri berenang bareng di kolam renangnya Ilham, Ilham melihat anak angkatnya berenang langsung siap siap ikut berenang bareng.


" Eh Daddy, mau berenang juga?" Tanya Putri saat melihat Ilham dipinggir kolam renang


" Iyah dong, sebelum mandi nak, oh yah bagaimana kalo lomba berenang bareng Daddy?" Tanya Ilham, Ilham senang Putri sudah membiasakan manggil Ilham sebutan Daddy


" Siapa takut, ka Arini mau ikut lomba juga atau jadi wasit?" Tanya Putri melihat Arini yang memainkan kakinya didalam air


" Enggak dua dua Put, mau menikmati berenang sendiri saja." Ucap Arini cuek, Arini lagi malas berenang untuk lomba.


" Oke, hayo Daddy, buruan turun ke air" Lanjut Putri, Putri naik ke permukaan.

__ADS_1


Putri dan Ilham mulai untuk lompat kedalam air, karena Ilham jago berenang dan lebih tinggi dari Putri tentunya membuat Ilham lebih cepat sampai ujung kolam renang.


" Yeh Daddy menang" Teriak Ilham bangga, bangga dengan kelebihannya dengan mudah menang dari Putri


" Selamat yah Daddy, oh yah nanti temani Putri belajar yah Daddy" Ucap Putri manja, Putri berusaha manja dan menikmati punya orang tua baru.


" Boleh nak, hayo kita bersih bersih dan kamu keruang kerja kamu yah, kita akan belajar di sana oke." Lanjut Ilham, Ilham naik kepermukaan dan membantu Putri naik. sedangkan Arini masih betah berendam


Dilain sisi, Amanda mematung saat melihat orang yang dirindukannya berdiri loyo didepan rumahnya,.Bertahun tahun Amanda dan ibu nya ditinggal pergi sama bapak nya yang memilih pergi untuk menikah lagi sama janda kaya


" Bunda mana sayang? bapak rindu sama kalian?" Tanya bapak nya Amanda, istri ke 2 nya meninggal dunia dan semua harta istrinya dikuasi sama keluarganya membuat bapak nya Amanda ditendang dari rumah, apa lagi bapak nya Amanda lumpuh setelah kecelakaan.

__ADS_1


" Bunda lagi di rumah bude, maaf pak, Amanda enggak mau melihat wajah bapak lagi. selama sepuluh tahun pergi begitu saja meninggalkan Amanda dan bunda dengan entengnya bilang rindu" Lanjut Amanda lirih, Amanda enggak mau memaafkan kesalahannya begitu saja. selama ini Amanda kekurangan kasih sayang dan kehidupannya semakin susah sebelum Putri ngajak dirinya untuk bekerja.


" Astaga nak, enggak baik enggak memaafkan orang tua nak, mumpung masih ada bapak dan bunda kita bisa memulai semuanya dari awal lagi." Bujuk bapak nya Amanda


" Hahahaha, mudah sekali bapak bicara seperti itu, sudah pak jangan mimpi Amanda dan bunda mau menerima bapak lagi, enak saja lagi sehat dan jaya jayanya dengan mudah meninggalkan kita, dan sekarang sudah sakit dan enggak punya apa apa mau kembali dengan mudah. Amanda enggak butuh bapak" Lanjut Amanda penuh amarah, Amanda masuk kedalam rumah meninggal kan bapak nya yang berusaha membujuknya, Amanda sama sekali enggak mau mendengar bujukan bapak nya yang enggak diinginkan selamanya.


Dilain sisi, Keluarga Dela, lagi kumpul kumpul sambil melihat hasil kerjaannya Dela. membuat keluarga besarnya bangga sama prestasi Dela diluar sekolah.


" Dela sudah dikontrak kerja, keren sekali nak. kita saja waktu SMU masih main dan buang buang uang dengan mudah, ini kamu sudah mendapatkan uang sendiri yang hasilnya enggak sedikit lagi" Ucap bude nya Dela bangga


" Alhamdulillah bude, Dela mau beli apapun yang Dela ingin kan dengan uang sendiri, mumpung ada kesempatan kenapa harus ditolak." Ucap Dela santai

__ADS_1


" Kesempatan yang enggak semua orang bisa dapat, apa lagi masih sekolah loh, dipertahankan karir kamu sampai dewasa yah nak. supaya saat dewasa hidup kamu jauh lebih baik lagi." Lanjut bude penuh harap


" Amin bude, itu sih pasti bude, kesempatan yang enggak semua orang bisa dapatkan harus di sia siakan begitu saja." Lanjut Dela penuh harap, bisa bekerja profesional, mengimbangkan pendidikan dan karir


__ADS_2