Om CEO suami ku

Om CEO suami ku
Ujian harian


__ADS_3

Guru Matematika memberikan selembaran soal ulangan dadakan, guru yang dikenal selalu memberikan soal ujian tanpa memberitahu murid muridnya, membuat temen temennya Putri kesel dan pusing apa lagi belum ada persiapan belajar, Putri yang selalu diingat kan belajar sama Arini begitu juga Dela yang surut nurut sama perintahnya Arini, beda sama Amanda yang lebih sering leha leha dan memilih nonton Drakor.


" Bu, ibu kebiasaan deh selalu begini,kita belum ada persiapan Bu?"Protes temennya Putri


" Kalo kamu belajar sebelumnya minimal semalam kamu pasti bisa mengerjakannya, kamu selalu protes seperti ini. makannya rajin belajar." Tegas guru matematika yang terkenal galak


" Iyah Bu" Lanjut temennya Putri nunduk karena Malu dan takut


" Semuanya, kerjakan tanpa ada protes" Bentak guru matematika kesel


" Alhamdulillah semalam belajar, ka Arini harus dikasih hadiah nih. enggak pernah bosan mengingat belajar apa lagi selama ada mereka dirumah." Batin Putri merasa lega


" Yes, ini kan yang semalam dibaca bareng Putri asik, si Amanda pasti pusing dia, semalam bandel disuruh belajar justru nonton.nanti isengin ah." Batin Dela, Dela merasa bersyukur selama tinggal dirumahnya Ilham, lebih rajin belajar, belajar disuguhkan cemilan dan minuman segar sama Arini.


" Astaga, soal macam apa ini, si Dela pasti sengaja jauhi Putri dari samping saya. sial bener." Batin Amanda kesel, Amanda pasrah mengerjakan soal ujian karena semalam enggak belajar sama sekali.

__ADS_1


Semua temen temennya Putri enggak ada yang berani protes, langsung mengerjakan soal sebisa mungkin.


Dilain sisi, Ilham melihat monitor cctv kelas tersambung sama handphonenya, Ilham melihat Putri yang fokus mengerjakan soal soal ulangan dadakanya.


" Semalam kata Arini, mereka bertiga ribut sebelum belajar, akhirnya Dela dan Putri milih belajar sedangkan Amanda nonton Drakor." Ucap David, David mendapatkan laporan dari Arini


" Saya tahu, tadi sudah lihat aktifitas mereka, sepertinya Dela Bener bener berusaha keras supaya Putri enggak dimanfaatkan dalam hal belajar, terlihat kan tempat duduk yang jauh bikin Amanda pusing sendiri." Ucap Ilham, Ilham memantau kegiatannya Putri dua puluh empat jam, apa lagi selama dirinya enggak ada dirumah.


" Benci sekali Dela sama Amanda, kita lihat saja hasil dari rencana nya Dela. Amanda semoga bisa sadar dan enggak terlalu egois sama Putri terus." Lanjut David penuh harap


" Kasihan di Putri nya juga kan, yah sudah yuk lihat proyek kita. sudah cukup live show Putri dan kawan kawannya." Ajak Ilham, Ilham merapihkan laptopnya


Dilain sisi, Margaretha dan Vivi jalan ke bangkunya Putri dan Dela. mereka sahabatnya Dela dan enggak mempermasalahkan Dela lebih dekat sama Putri bagi mereka berteman sama siapapun itu wajar


" Kalian lancar ngerjain soalnya?" Tanya Margaretha

__ADS_1


" Alhamdulillah lancar, semalam belajar juga." Ucap Putri merasa lega


" Memang beda yah belajar disuruh orang tua dan orang lain, kalo orang tua banyak alasan tapi sama orang lain langsung nurut. dan hasilnya ulangan hari ini." Ucap Dela lega dan merasa bangga


" Lebay amat, Putri makan yuk." Ucap Amanda, Amanda narik tangannya Putri


" Putri mau makan bareng kita, makan dipinggir jalan. apa kamu mau ikut?" Sindir Dela dengan sengaja


Amanda enggak menjawab ocehan Dela dan langsung narik tangannya Putri begitu saja, Putri yang enggak mau ada keributan akhirnya nurut sama keinginan Amanda


" Bukannya kamu dan Amanda nginep di rumahnya Putri, bagaimana hari hari kalian selama nginep?" Tanya Vivi penasaran


" Sama Putri sebenarnya seru dan asik juga anaknya, cuman Amanda gayanya melebihi Putri yang tinggal dirumah itu, banyak mau nya dan banyak nuntun harus dituruti keinginannya heran. semakin kesini semakin banyak gaya" Protes Dela kesel


" Tinggal bareng kan jadi tahu sifat asli temen sekolah bagaimana kan, tapi Putri masih saja turutin keinginan Amanda heran." Lanjut Margathe

__ADS_1


" Nah itu dia, entah apa yang difikirkan sama Putri, masih bertahan sama temen seperti Amanda" Lanjut Dela frustasi


" Jangan dipikirin, hayo ke kantin lapaer nih, jam istirahat sebentar lagi selesai." Lanjut Vivi, Vivi dari awal juga males berteman sama Amanda yang banyak tingkah.


__ADS_2