Om CEO suami ku

Om CEO suami ku
Putri mau belajar hidup mandiri


__ADS_3

Jet pribadinya Ilham tiba di Bali, Ilham turun duluan dan membantu Putri turun dari Jet disusul sama Amanda, Dela, Vivi, dan Margaretha.


" Bus kalian sudah datang, selamat istirahat yah anak anak, kalo mau jalan jalan Vidio call saja nanti kita nyusul." Ucap Ilham yang masukin koper kedalam mobil


" Putri bareng mereka ya Daddy, masa liburan tapi tidak bareng sih, nanti bus nya ke rumah kita kan?" Tanya Putri sengaja


" Yah sudah boleh sayang, kalo mau langsung jalan jalan juga boleh kok, nanti supir jemput Putri lagi di rumah siapa nya yah oke." Lanjut Ilham berusaha santai


" Arini bareng Putri saja yah, kwatir Putri butuh apa apa kan." Ucap David


" Boleh saja, yah sudah yuk masuk bus semua barang barang sudah didalam bus dan orang tua kalian sudah nunggu lama" Ucap Arini yang naik duluan kedalam bus


" Putri duluan yah Daddy" Lanjut Putri langsung jalan, ada rasa kecewa yang sulit Putri hilangkan


" Apa perasaan saya saja atau apa yah bro, Putri seperti nya menghindari kamu yah." Lanjut David saat melihat bus yang ditumpangi Putri sudah pergi


" Entah lah David, sejauh ini sih biasa saja yah, mungkin memang Putri bener bener ingin lebih banyak menghabiskan waktu sama temen temennya." Lanjut Ilham yang sejujurnya merasakan hal yang sama


" Bisa jadi, yah sudah kita duluan saja ke rumah kamu." Lanjut David yang langsung masuk kedalam mobil


Dilain sisi, Putri ikut ke rumah barunya Amanda, Putri melihat lihat isi rumah barunya Amanda sekaligus hasil karyanya Amanda.


" Rumahnya bagus Man" Ucap Putri kagum sama rumah barunya Amanda.


" Iyah Put, saya sengaja membuat rumah mewah seperti ini, supaya bisa disewa Put. lumayan kan uangnya dan kalo mau liburan sama keluarga besar bunda kesini kan muat semuanya nginep disini." Ucap Amanda bangga, karena mampu beli rumah sendiri beserta isinya.


" Sama sih Man, oh yah kita ke kamar kamu yuk. sekalian kita istirahat di sana sebelum kita jalan jalan." Lanjut Putri merasa lelah

__ADS_1


Amanda ngangguk dan langsung jalan ke kamarnya bareng Putri, Amanda memasang cctv disetiap sudut rumah, Bunda nya Amanda membeli mobil untuk disewakan sebagai fasilitas rumah yang ingin Amanda sewakan.


" Semenjak Bapak nya meninggal Amanda jadi anak yang lebih baik yah Bu" Ucap Arini sambil bantuin bunda nya Amanda masak


" Iyah bener, jadi lebih perhatian ke saya dan tidak seenaknya seperti dulu." Ucap bunda nya Amanda terus terang


" Pantas saya lihat Amanda juga jadi lebih banyak diam, dan ngalah sama temen temennya. tidak seperti awal awal saya melihat Amanda." Lanjut Arini bangga sama keinginan Amanda jadi lebih baik


" Bener Arini, apa lagi sekarang bener bener tidak minta uang jajan sama sekali, dan bisa nabung. saya jadi bangga sama perubahan Amanda seperti sekarang." Lanjut Bunda nya Amanda menyusun meja makan, Arini tersenyum mendengar curhatan bunda nya Amanda.


Dilain sisi, Ilham dan David mengadakan rapat online sama staf di kantor, David bener bener lupa hari ini rapat laporan keuangan bulanan dari setiap devisi.


" Lusa David akan kembali ke Jakarta, dia yang akan mewakili saya untuk rapat bareng rekan rekan nanti." Ucap Ilham melotot melihat David bisa bisanya lupa rapat sama karyawan di kantor, terpaksa Vidio call


" Baik pak Ilham, kami akan tunggu ke datangan pak David ke kantor." Ucap bendahara diseberang telefon


" Yah sudah handphone nya dimatikan yah, selamat pagi semuanya." Lanjut Ilham langsung mematikan Whatshapp nya


" Maaf bro, yang diurus kan banyak salah satunya ngurus urusan pribadi kamu dan anak angkat kamu. lagian kamu juga tidak ingat rapat bulanan kan, jadi tidak sepenuhnya salah saya dong." Ucap David tidak terima disalahkan.


" Dasar yah, saya juga lupa sih, yah sudah kita susul Putri di rumahnya Amanda yang baru, katanya semua temen temennya Putri lagi ada di sana sekarang." Lanjut Ilham, sebenarnya Ilham rindu sama Putri


" Halah, bilang saja kangen sama Putri, yah sudah hayo kesana." Ledek David yang faham keinginan Ilham


Dilain sisi, Putri memikirkan harus bagaimana bersikap didepan Ilham, Putri ingin sekali menjauh dari Ilham beberapa waktu.


" Putri mau belajar hidup mandiri, apa boleh yah." Batin Putri merasa tinggal sendiri, jauh lebih baik dari pada setiap hari tinggal di rumahnya Ilham

__ADS_1


" Kamu ngelamun? Memikirkan apa?" Tanya Dela duduk disampingnya Putri


" Saya ingin tinggal mandiri, ngekos didekat kampus. sepertinya seru Del. semuanya dikerjakan sendiri, dan merasakan susah dan senangnya tinggal sendiri selama kuliah." Ucap Putri terpaksa


" Kenapa mau merasakan hidup mandiri Putri? Semua kemewahan sudah didepan mata? lagian om Ilham sering ke luar kota kan, saran saya sih lebih baik jangan Putri." Lanjut Dela tidak habis pikir sama keinginan Putri


" Tapi kan seru tahu, bangun seenaknya dan berangkat kuliah bisa kesiangan begitu tahu. dan banyak kebebasan juga lagi." Lanjut Putri sedikit memaksa Dela


" Sudah jangan macam macam, kamu tidak ingat apa betapa kagetnya om Ilham saat tahu kamu kecelakaan dari kuda. sudah jangan aneh aneh yah." Protes Dela tidak setuju sama keinginan Putri


Putri cuman bisa senyum sambil menikmati pemandangan indah dihalaman rumahnya Amanda.


Dilain sisi, Vivi, Margaretha, dan Amanda. menikmati cemilan buatan bunda nya Amanda dan Arini, sambil nonton Drakor di ruang keluarga.


" Dela dan Putri kemana?" Tanya Arini menikmati cemilan bikinan sendiri


" Dihalaman belakang ka, mereka lagi malas nonton katanya." Ucap Amanda yang matanya fokus ke layar laptop sedangkan tangannya ngambil kue dan langsung dimakan.


" Oh di sana yah, yah sudah ka Arini susul mereka yah sekarang." Lanjut Arini kwafir, setelah kecelakaan tahun lalu ke Putri, Arini jadi takut sendiri sama Putri kwatir terjadi apapun selama tidak bareng


Dilain sisi, Ilham senyum melihat Putri sedang asik siram tanaman sedangkan Putri yang tahu di tatap berbeda sama Ilham langsung balik badan pura pura ngambil serokan sampah.


" Arini memangnya kemana Putri? kok kamu sendirian?" Tanya Ilham kwatir Putri kecelakaan lagi


" Ada didalam Daddy, Putri memang suka sekali siram tanaman Daddy, yah sudah masuk kedalam yuk gabung sama yang lain Daddy." Ucap Putri tidak berani menatap matanya Ilham dan langsung jalan duluan


" Fix, Putri berubah bro, tapi kenapa yah?" Tanya David penasaran sama perubahan sikapnya Putri

__ADS_1


" Saya tidak tahu bro, saya tidak pernah galak atau pun berkata kasar sama Putri sama sekali." Lanjut Ilham ikut ikutan penasaran, karena selama ini Ilham selalu bererusaha menjadi orang tua yang baik dan selalu berusaha memanjakan Putri


promosi karya, yuk jangan lupa pada mampir guys sambil nunggu new episode. Dan jangan lupa tinggalin jejak like, komentar, vote, dan hadiahnya guys. hatur nuhun


__ADS_2