Om CEO suami ku

Om CEO suami ku
Wow bener ganteng dan masih muda


__ADS_3

Bagas melihat jam didinding kamarnya, langsung siap siap mandi karena bakal ketemu sama Putri dan ikut kunjungan kerja di proyek buatan Putri dan teman temannya.


" Bahagia sekali pagi ini Bagas, memangnya mau kemana sudah rapih?" Tanya Paman nya Bagas melihat keponakannya senyum senyum sendiri


" Mau ketemu pujaan hatiku Paman, dia lagi ada proyek di sini, dan sekalian mau tahu kunjungan kerja tuh seperti apa saja sih, pas Bagas magang kan bakal seperti temen temen Bagas." Lanjut Bagas, Bagas sangat suka membuat desain rumah, dan ingin sekali menjalankan profesi sebagai desain interior terkenal


" Oh yang bikin kamu ke Solo yah nak, yah sudah have fun saja buat kamu yah, sarapan dulu sama Paman soalnya bibi kamu masih tidur" Lanjut pamannya Bagas


" Iyah Paman" Lanjut Bagas tidak enak kalo tidak sarapan bareng pamannya, Bagas terpaksa makan banyak padahal niatnya nanti mau sarapan sama Putri dan yang lain. pupus sudah karena sudah terlanjur kenyang di rumah.


Dilain sisi, Arini menyiapkan sarapan untuk Putri, Vivi, Dela, dan Margaretha. dibantu sama ART di rumahnya Putri.


" Masakannya enak sekali nona, anda pandai masak yah." Ucap Bibik Lala memuji masakannya Arini


" Terimakasih pujiannya Bik, jangan panggil nona Bik Lala tapi panggil nama saja." Ucap Arini tidak enak dipanggil nona, karena dirinya juga karyawannya Ilham


" Baik Arini, masakannya saya saja yang melanjutkannya, kamu bisa panggil nona Putri dan temen temennya kesini." Lanjut Bik Lala


Arini langsung cuci tangan dan jalan keluar dari dapur, dan berniat manggil Putri dan temen temennya untuk sarapan


Dilain sisi, David mulai mencari Ruko yang setrategis dan luas, David dengan senang hati membantu rencana Ilham buka usaha dan mencari nama usaha yang cocok untuk Ilham.


" Walaupun bikin repot seperti ini, masih mending lah dari pada melihat Ilham frustasi dan galau terus memikirkan perasaannya ke Putri terus menerus." Ucap David utak Atik laptopnya.


Dilain sisi, Putri, Amanda, Dela, Vivi, dan Margaretha. sarapan masakan Arini, Arini gabung makan bareng Putri dan temen temennya.


" Kontraktornya apa sudah ditelefon? apa sudah ada di lokasi?" Tanya Amanda yang ditugaskan ngatur pertemuan pertama sama kontraktor


" Sudah Putri, katanya mereka sudah dijalan, oh yah kontraktornya masih muda dan ganteng loh temen temen." Ucap Amanda yang berhasil mendapatkan status kontraktornya, masih jomblo dan usianya cuman beda tiga tahun.


" Serius? wah bisa caper caper nih sama kontraktor nanti." Ucap Margaretha yang mau cari pacar

__ADS_1


" Kita semua bisa dapat kesempatan PDKT sama kontraktornya, siapa tahu diantara kita bisa jadi pacarnya." Ucap Vivi semangat mencari pacar


" Tapi jangan bapaer dan curang yah guys, namanya juga usaha bareng bareng, karena ini pekerjaan bareng bareng jadi yah harus berjuang bareng bareng pendekatan walaupun bakal salah satu yang bakal dipilih kalo memang jodohnya." Ucap Dela, Dela melihat Putri diam saja, tidak ada respon apapun.


" Putri, kamu tidak mau ikutan cari perhatian kontraktor juga?" Tanya Dela penasaran


" Bingung Del, mau ikutan tapi sadar ayah angkat saya mencintai saya. tidak tega membuat Daddy cemburu." Batin Putri bingung, ikut cari kesempatan atau tidak


" Masih belum kepikiran cari pacar sih, kalian saja yang cari perhatian dengan cara yang santai dan baik baik saja.siapapun yang berjodoh jangan pada cemburu dan iri hati yang berlebih." Ucap Putri yang tidak mau temen temennya berantem karena kalah saing


" Tenang saja kalo itu" Lanjut Amanda percaya diri


Dilain sisi, Ilham bingung mau buka usaha apa, tapi rencananya bareng David tidak ada salahnya dijalankan selama niatnya baik, dan demi bisa move on dari Putri.


" Tuhan kalo memang rencana ini bisa membuat saya melupakan Putri, lancarkan tuhan dan jika saya tidak bisa melupakan Putri juga saya akan melamar Putri, saya tidak peduli anggapan orang." Ucap Wawan sambil melihat fotonya Putri


Dilain sisi, Bagas, Putri, Amanda, Vivi, Margaretha, dan Dela. turun dari delman dan melihat sekeliling proyek karyanya Putri kolaborasi sama temen temennya


" Hayo lah, jadi semangat kerja jadinya guys." Ucap Vivi merapihkan rambut


" Memangnya kenapa sama kontraktornya?" Tanya Bagas tidak ngerti sama sekali maksud Amanda dan yang lainnya.


" Nanti juga tahu sendiri, hayo kita kedalam biar pekerjaan kita cepat selesai dan belanja." Ucap Putri cuek, sama sekali tidak tertarik


Bagas yang tidak ngerti sama sekali, cuman bisa pasrah ikutin temen temennya saja. Saat didalam proyek, kontraktornya lagi ngobrol santai samaa tukang tukang.


" Wow bener ganteng dan masih muda lagi" Bisik Amanda saat melihat kontraktornya


" Iyah bener, rela deh bulak balik Jakarta ke Solo cuman ketemu sama kontraktor seganteng dia." Bisik Margaretha yang kagum sama ketampanan kontraktor.


" Kalian bicara apa sih, hayo ke dalam temen temen, ingat yah apa yang kita pelajari jangan sampai salah" Ucap Putri heran melihat temen temennya senyum senyum sendiri melihat kontraktor.

__ADS_1


" Mereka cinta pada pandangan pertama, astaga dasar cewek ada ada saja." Batin Bagas heran, Bagas melihat Putri tidak antusias merasa lega karena Putri tidak kecantikan seperti temen temennya.


Putri, Amanda, Dela, Vivi, Margaretha, dan Bagas. jalan menghampiri kontraktor dan tukang tukang bangunan.Putri yang awalnya susah melakukan Vidio call tidak merasa canggung.


" Apa kalian sudah sarapan?" Tanya Supri menatap Putri dan temen temennya.


" Belum sarapan ka, bagaimana kalo kita sarapan sambil ngobrol tentang proyek ini." Ucap Amanda senyum melihat Supri, Amanda bohong bilang belum sarapan, supaya modus punya waktu sarapan bareng.


" Astaga, Amanda bisa bisanya bilang belum makan dasar." Batin Dela melihat Amanda mulai kecentilan.


" Yah sudah hayo, didekat sini ada rumah makan Padang, yang sudah buka dari subuh." Ucap Supri berdiri dan memasuki berkas berkas kedalam tasnya.


" Hayo Ka Supri, kita sarapan rame rame." Ucap Margaretha yang tidak mau kalah sama Amanda.


Putri dan Bagas geleng geleng kepala melihat tingkah temen temennya, ada saja tingkahnya melihat cowok ganteng, Putri dan Bagas jalan duluan dari pada gabung sama temen temennya yang kecentilan sama Supri.


Dilain sisi, David sengaja ajak Nunu ketemu langsung sama Ilham, ngebahas pekerjaan yang akan ditawarkan sama Ilham yang sejujurnya buat bantuin move on dari Putri.


" Rencana saya akan buka toko aksesoris wanita, dan makeup nya, rencana buka bulan depan. apa kamu bisa meninggalkan pekerjaan lama kamu?" Tanya Ilham yang tidak tega menyebut pekerjaan liarnya


" Tidak masalah pak, soalnya jaman sekarang cari pekerjaan sulit sekali pak, saya tamatan sekolah dasar pak, terimakasih sudah menawarkan saya pekerjaan pak." Ucap Nunu bahagia akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan halal.


" Yah sudah, kalo toko nya sudah siap nanti David akan telefon kamu untuk bekerja, dan saya harapkan kamu tidak melanjutkan pekerjaan lama kamu, selama nunggu renovasi toko, biaya hidup kamu ditanggung sama David dan saya." Lanjut Ilham senyum ramah melihat Nunu yang cantik walaupun seorang janda, tapi Nunu tidak terlalu matre dan ganjen walaupun pekerjaannya sebagai perempuan liar.


promosi karya, yuk jangan lupa pada mampir guys sambil nunggu new episode. Dan jangan lupa tinggalin jejak like, komentar, vote, dan hadiahnya guys. hatur nuhun




__ADS_1


__ADS_2