
Rombongan Putri akhirnya sampai juga di kota Solo, ART yang kerja di rumah barunya Putri menyambut kedatangan Putri dan rombongan.
" Terimakasih bik, tidak usah repot repot bawa koper saya." Ucap Putri merasa tidak enak sudah disambut dan sekarang kopernya mau dibawain.
" Tidak masalah nona, silahkan masuk nona dan temen temennya. saya sudah menyiapkan cemilan untuk kalian, karena kata tuan kalian bawa makan dari Jakarta." Ucap ART di rumah nya Putri
" Iyah bik, saya yang masak, saya akan menghangatkannya kembali, tolong bantuin saya menyiapkannya yah." Ucap Arini ramah
" Baik ka Arini" Lanjut ART melihat Arini
" Wish, Rumah kamu mewah sekali Putri, rumah saya saja kalah besar dari ini." Ucap Amanda kagum melihat rumah barunya Putri
" Biasa saja Amanda, haayo temen temen masuk kedalam, kalian boleh pilih kamar yang kalian mau, disini kamarnya banyak." Lanjut Putri langsung masuk ke ruang tamu
" Oke Putri, wih rumahnya bener bener keren." Ucap Dela melihat isi dalam rumahnya Putri
Putri langsung ajak Amanda dan yang lain pilih kamar masing masing, ada dua kamar utama, kamar paling luas kamarnya Putri dan kamarnya Ilham. Putri sengaja membuat kamar utama dua, kwartir Ilham nginep dan bisa diberikan kamar yang lebih bagus.
" Gila kamarnya banyak amat Putri, apa memang sengaja?" Tanya Vivi saat melihat ada tiga kamar dilantai satu dan belum lagi kamar di lantai dua
" Iyah memang sengaja, takutnya kesini bareng Daddy, om David, atau kalian kan masa kamarnya sedikit tidak enak juga, satu kamar harus barengan." Lanjut Putri terus terang
" Oh pantesan bikin banyak kamar, bagus juga sih kalo liburan kesini kan, sudah ada kamar masing masing." Ucap Margaretha yang kagum sama hiasan dinding di rumah nya Putri
" Apa ada fasilitas lain?" Tanya Amanda penasaran
" Tentu ada dong, kolam renang, kebun kecil yang sengaja saya buat, dan delman. yang nanti akan kita pakai jalan jalan keliling kota Solo" Lanjut Putri, masuk kedalam kamarnya diikuti sama Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha.
__ADS_1
" Ka Arini juga dibuatkan kamar khusus?' Tanya Vivi penasaran
" tidak kok, kamar khusus cuman untuk saya dan Daddy saja. kamarnya ka Arini sama seperti kamar yang lain" Lanjut Putri merapihkan baju baju nya.
" Oh seperti itu toh, yah sudah kita ke kamar dulu yah, lumayan buat istirahat dua jam." Lanjut Dela yang sudah merasa ngantuk
Putri membiarkan temen temennya pilih kamarnya masing masing, dirumahnya Putri disediakan ART ada lima orang, membuat Amanda dan yang lain tidak kesulitan memilih kamarnya sendiri.
Dilain sisi, David melihat Ilham melamun langsung menghampiri Ilham, David yakin Ilham sedang memikirkan nasip perasaannya ke Putri.
" Bagas temennya Putri, besok bakal nyusul ke Solo" Ucap Ilham merasa cemburu, karena sudah ada temennya Putri minta ijin untuk pendekatan ke Putri.
" Pasti cemburu yah? cinta yang tidak bisa memiliki kan?, sudah lupakan Putri dan belajar move on cari yang seusia sama kamu, biar kan Putri bahagia sama laki laki lain. saat Putri nikah kamu yang akan jadi wali nikahnya Putri saat ijab kabul?" Tanya David prihatin melihat sahabatnya galau merana seperti ini.
" Entah lah Vid, saya juga tidak bisa membayangkan perasaannya Putri, saat tahu kalo saya sebenarnya mencintainya pasti perasaannya bakal hancur sekali." Lanjut Ilham frustasi
" Yah sudah lupakan dan biarkan anak angkat kamu, Deket sama siapapun untuk jadi jodoh dan pendamping hidupnya." Tegas David yang tidak mau sahabatnya larut dalam kegalauannya.
David yang mendengar ucapan Ilham rasanya ingin sekali getok kepalanya Ilham, supaya amnesia dan melupakan perasaannya ke Putri.
Dilain sisi, Putri ngajak temen temennya rapat membahas kegiatan besok, memantau proyek pembangunan tempat wisata, proyek bikinan Putri kolaborasi sama temen temennya.
" Kalian ingat kan, apa saja yang akan ditanya disana, Daddy sebenarnya sudah kasih catatan tanya dan jawab selama kunjungan kerja proyek seperti ini, harus mencari bahasa yang enak didengar." Ucap Putri melihat temen temennya.
" Iyah ingat Putri, tenang saja kita akan hati hati dalam bertanya, deg degan sih kerja tanpa diawasi seperti ini, apa lagi bodyguard sama sekali tidak ikut cuman supir saja." Ucap Amanda merasa bersyukur dikasih kebebasan
" Bener, kalo ada bodyguard kan diawasi selama kita kerja, dan bisa dilaporkan apapun yang kita lakukan. kalo supir kan bisa nunggu dimobil." Ucap Dela yang ingin merasakan jalan jalan tanpa diawasi
__ADS_1
" Tidak seperti itu juga sih, oh yah besok kita kesana pagi yah, saya sudah buat janji sama kontraktornya, siangnya kita baru jalan jalan di kota ini sampai malam, lusa siang baru kita pulang ke Jakarta bareng bareng." Penjelasan Putri kasih tahu jadwal selama di kota Solo
" Boleh boleh, oh yah jalan jalan yuk, sambil cari makan bagaimana?" Tanya Vivi ingin sekali kuliner di kota Solo
" Boleh juga, mumpung ka Arini belum masak buat makan malam sih." Lanjut Putri sambil merapihkan kertas diatas meja
" Yah sudah jalan yuk, supaya lebih lama dijalaninya." Ucap Margaretha bahagia akhirnya bisa jalan jalan juga
Putri dan temen temennya merapihkan meja kerjanya, dan siap siap untuk jalan jalan sambil cari makan diluar.
Dilain sisi, Arini yang mendapatkan whatshapp dari Putri, langsung ke kamarnya Putri, untungnya belum memulai masak jadi Arini bisa ikut temani Putri dan temen temennya makan diluar.
" Kita jalan pakai mobil atau delman?" Tanya Arini melihat Putri lagi siap siap
" Enaknya delman saja ka, lebih jelas melihat pemandangannya, dan tidak ribet juga." Ucap Putri yang sibuk makeup
" Yah sudah ka Arini bilangin, supaya delman nya disiapkan untuk kita jalan jalan yah." Lanjut Arini yang mendapatkan anggukan dari Putri
Dilain sisi, Ilham menatap geram David, bisa bisanya bawa dua perempuan ke rumahnya, Ilham memang setuju untuk move on dari cinta nya ke Putri, bukan berarti harus memulai dengan panjat pinang dengan kebebasan.
" Bawa mereka keluar, gila kamu yah Vid, saya tidak mau panjat pinang dengan bebas demi move on, perempuan baik baik diluar sana masih banyak." Bentak Ilham kesal, selama ini Ilham tidak peduli sama kebiasaan buruknya David, tapi dirinya dipaksa tentu langsung tidak terima.
" Yah sorry bro, sambil nunggu dapat yang tepat apa salahnya bro, yah sudah saya suruh mereka pulang sekarang." Ucap David menyesal, diotaknya David panjat pinang adalah solusi terbaik untuk move on.
promosi karya, yuk jangan lupa pada mampir guys sambil nunggu new episode. Dan jangan lupa tinggalin jejak like, komentar, vote, dan hadiahnya guys. hatur nuhun
__ADS_1