
Arini menyiapkan buku dan persiapan sekolahannya Putri, Arini melihat Putri belajar enggak tega mengganggu sama sekali supaya fokus mengerjakan tugas sekolah
" Put, kamu setelah ini lanjut belajar bikin denah gedung?" Tanya Arini melihat Putri yang fokus belajar
" Sebentar lagi ka, tanggung soalnya." Ucap Putri, Putri kembali fokus mengerjakan soal
" Oh yah sudah kalo mau bikin denah gedung, bukunya ada di meja yah." Lanjut Arini, Arini memainkan handphone nya sambil nunggu Putri selesai belajar
Dilain sisi, Ilham berdengus melihat dua perempuan yang duduk didekatnya berusaha untuk merayunya. Ilham berusaha menghindar karena Ilham enggak suka sama sekali sama kebebasan seperti David lakukan.
" Bro, dianggurin saja dua perempuan montok disamping kamu?" Tanya David setengah sadar
" Males ah, mereka barang bekas saya enggak mau barang bekas." Ucap Ilham males melihatnya
" Belum pernah mencicipinya dan belum tahu menyenangkannya sama barang bekas, kalo mau barang bagus yah jadi istri lah bro, ini kan buat mainan saja." Lanjut David, tangannya David m3r3m45 p4h4 kedua perempuan di samping kanan dan kirinya.
" Nah itu dia, saya lebih baik sabar nunggu barang bagus dari pada bebas sama barang bekas, mana enaknya bro, cepat lah selesai biar saya cepat pulang, mau istirahat saja" Tegas Ilham semakin kesel
" Ya ya deh bro, sebentar Ham, saya bersenang senang dulu" Lanjut David, David langsung ngajak kedua perempuan disampingnya David langsung meninggalkan Ilham yang protes
Dilain sisi, Dela senyum bahagia melihat hasil desainnya hampir selesai, Dela merapihkan kertas kerjanya dan memasukannya kedalam tas
" Besok hari terakhir sekolah, nginep ah di rumahnya om Ilham, sekalian bikin desain bareng Putri, Margaretha,dan Vivi juga." Ucap Dela bahagia, Dela merapihkan buku sekolah buat besok
Dilain sisi, Putri menemani Arini nonton Drakor sebelum tidur, Putri makan cemilan yang selalu dibeli sama Arini sebelum Putri pulang dari sekolahnya.
__ADS_1
" Bagaimana rasanya sudah kerja Pu?' Tanya Arini penasaran
" Bangga dan bahagia ka, karena enggak terlalu merepotkan ka Ilham untuk kebutuhan sehari hari Putri, ka Ilham cukup bayar pendidikan saja ka. Putri enggak mau semakin banyak merepotkan ka Ilham, kasihan kan cape cape kerja tapi harus membiayai hidup Putri." Ucap Putri terus terang
" Oh seperti itu Put, ka Arini bangga sih sama kamu, yang mau belajar mandiri walaupun didepan mata kemewahan sudah dijamin sepenuhnya sama Pak Ilham." Puji Arini, Arini bangga Putri enggak lupa diri
" Terimakasih loh ka, yah sudah yuk ka kita istirahat." Lanjut Putri, Putri siap siap untuk tidur
" Yah sudah sana cuci kaki, tangan, dan gosok gigi. biar ka Putri yang merapihkan meja ini." Lanjut Arini melihat Putri yang ganti baju tidur
" Yah sudah ka permisi" Lanjut Putri jalan ke kamar mandi
****************************************
Amanda berangkat ke sekolah lebih pagi, karena ingin ke rumahnya Ilham supaya bisa berangkat sekolah bareng Putri.
" Mau numpang sarapan bunda, sekalian bahas desain yang Amanda buat bunda, jadi mau cepat kesana." Ucap Amanda, Amanda merapihkan baju sekolahnya
" Astaga Amanda, jangan bikin malu bunda nak, masa numpang sarapan gratis di rumah temen sih." Lanjut Bunda dengan lirih
" Masih pagi bunda, Amanda enggak mau berantem sama Bunda, sudah yah mau berangkat." Lanjut Amanda cuek, Amanda Salim ke bunda nya
Bunda nya Amanda sedih melihat anaknya masih saja memanfaatkan temennya sendiri, berharap setelah Amanda diterima kerja sama Ilham mau berubah.
Dilain sisi,Ilham sambil nunggu Putri mandi, Ilham melihat hasil desain gedung perkantoran yang dibuat Putri didepan kamarnya Putri.
__ADS_1
" Desainnya bagus juga, luas dan ada hiasan hiasan pemanisnya keren. enggak sabar mau nunggu selesai dibuatnya." Ucap Ilham kagum
" Putri saat membuat desain itu, dia melihat kantor anda pak, jadi Putri bisa bikin yang seperti ini." Ucap Arini, Arini melihat referensi desain yang dilihat sama Putri.
" Alhamdulillah jadikan mitigasinya Putri, yah sudah kalo Putri selesai mandi, langsung nyusul ke meja makan." Lanjut Ilham, Ilham bawa kertas punya Putri.
Dilain sisi, Putri siap siap berangkat sekolah, Putri melihat kembali buku sekolah dan kertas kerjanya yang enggak ada didalam tasnya.
" Pasti lagi nyari kertas semalam yah?" Tanya Arini yang baru masuk kedalam kamarnya Putri
" Iyah ka, kertasnya perasaan ada didalam tas semalam. tapi kemana yah sekarang?" Tanya Putri panik
" Tadi pak Ilham tanya kerjaan kamu, terus minta kertasnya dan sekarang lagi dipegang sama pak Ilham" Ucap Arini santai, Arini ngambil air minerakl didalam kulkas
" Oh di ka Ilham, dikirain hilang syukur lah ka. yah sudah sarapan yuk ka." Lanjut Putri, Putri merapihkan lagi buku buku sekolahnya
" Hayo, pak Ilham sudah nunggu kita." Lanjut Arini
Arini dan Putri jalan ke dapur, Putri melihat Amanda yang sudah duduk manis di meja makan bareng Ilham bahas desain yang dibuatnya sedikit bangga dan bahagia akhirnya sahabatnya bener bener mau berubah lebih baik.
" Eh Putri, desain kamu bagus sekali Putri" Ucap Amanda kagum
" Masih belajar Amanda, insya Allah kamu juga bisa bikin kok." Ucap Putri, Putri ngambil nasi dan lauk ke kedalam piringnya.
" Bener Putri, asal ada kemauan dan kerja keras pasti akan ada hasilnya kok. jadi kalian semangat kerja tapi jangan dijadikan beban supaya lebih enjoy bikin desainya. kalo merasa cape atau ngantuk jangan paksakan diri untuk tetap gambar supaya hasilnya bagus." Ucap Ilham, Ilham enggak mau membebani hidup Putri dan temen temennya.
__ADS_1
" Beres ka Ilham" Lanjut Putri, Putri enggak mau memaksakan keadaan untuk tetap gambar supaya hasilnya maksimal