
Vivi dan Margaretha merasa bahagia sekali akhirnya denah rumah yang dibuatnya berakhir dengan sempurna, Vivi, Margaretha, Dela, dan Putri. enggak sabar sampai rumah karena Ilham sudah sampai di rumah.
" Rencana liburan yuk guys, menikmati bonus pertama kita, tapi jangan dihabiskan." Ucap Putri bahagia
" Boleh boleh Put, mau kemana?" Tanya Vivi antusias
" Untuk awal di Jogja saja yuk, biar lebih hemat kita, semakin banyak yang kita kerjakan baru semakin jauh liburannya." Ide Putri, dari dulu Putri memang mau liburan di kota Jogja
" Bagus juga, oke Minggu depan yuk dari Jum'at sampai Minggu bagaimana? pas weekend kita di sana." Ide Tanya Margaretha antusias
" Bagus bagus, ide yang bagus setuju deh, nanti kita atur semuanya." Lanjut Putri bahagia
Dilain sisi, Ilham menyiapkan empat amplop untuk Putri, Dela, Vivi, dan Margaretha. sekaligus kertas kontrak pekerjaan yang sudah ditanda tangani.
" Akhirnya bisa diberikan juga sama mereka, hebat juga Vivi dan Margaretha dengan cepat menyelesaikan kekurangan mereka masing masing." Ucap Ilham bangga
" Bener, begitu besar keinginan mereka, makannya dengan cepat membuatnya." Ucap David, David merasa enggak sia sia rencana Ilham
" enggak sabar melihat wajah kebahagian mereka, setelah dari sekolah." Lanjut Ilham
Ilham dan David melanjutkan pekerjaan mereka, sambil nunggu kedatangan Putri dan temen temennya.
Dilain sisi, Putri dan temen temennya sampai dengan selamat di sekolahnya, banyaknya orang tua teman temennya Putri menjemput anak anaknya, kerena Dela, Vivi, Amanda, dan Margaretha. nginep di rumahnya Ilham mereka dijemput sama supirnya Ilham
" Dirumah sudah ada om Ilham?" Tanya Putri penasaran
" Ada Putri, bahkan sama om David juga, mereka sudah siapkan bonus untuk kalian dan makanan untuk syukuran kecil kecilan bentuk rasa syukur keberhasilan kalian di proyek pertama kalian." Ucap supir, supirnya Ilham perlahan meninggalkan sekolah dengan kecepatan sedang
__ADS_1
" Wah mantap sekali tuh, pulang di sambut amplop coklat dan makanan pula. kebetulan lapar juga saya." Ucap Vivi cuek dan bahagia
" Dasar noraknya, seperti enggak pernah makan enak saja." Protes Amanda kesel
" Biarin, enggak tahu sih perjuangan bikin denah rumah sederail itu," Lanjut Vivi cuek
" Kita sudah kontrak dia baru mulai, kasihan hahahaha, awal sombong nolak dan ledekin kita. eh sekarang iri sama keberhasilan kita akhirnya mau ikutan juga." Ledek Margaretha dengan sombong
" Jangan begitu Margaretha, kita bisa jadi partner yang saling membantu. jadi jangan ada lagi saling ledek, tapi saling mendukung seharusnya." Protes Putri enggak suka Amanda selalu dibully
" Kalo kita berempat sih iyes, tapi kalo nambah Amanda no sekali." Protes Dela
Amanda yang terus terusan di ledek, lebih memilih mendengar lagu dari handphone nya dari pada jadi emosi mendengarnya.
Mobil yang bawa Putri dan temen temennya akhirnya sampai di rumah juga, Putri membiarkan barang barangnya masih ada didalam mobil, begitu juga dengan temen temennya. enggak sabar mau ketemu sama Ilham dan David.
" Om Ilham" Teriak Putri, Amanda, Dela, Vivi, dan Margaretha bersamaan
" Kalian mau makan dulu atau mau bahas kontrak?" Tanya Ilham
" Bahas kontrak om" Lanjut Putri, Amanda, Dela, Vivi, dan Margaretha bersamaan, mereka langsung duduk di sofa berjajar
" Astaga, kompaknya kalian, yah sudah om David yang menjelaskan yah, om mendengarnya sambil makan, suruh siapa ditawarin makan nolak" Ledek Ilham melihat Putri dan temen temennya kesel.
David menjelaskan isi kontrak yang sudah disiapkan, beberapa poin didalam kontrak dijelaskan semuanya tanpa terkecuali.
" Jadi, kalian selama sekolah pemberian bonusnya enggak langsung banyak, bertahap saja yah, saat lulus SMU dan mau melanjutkan kuliah kalian sudah siap biaya kuliah yang kalian inginkan. dan selama dua tahun setengah ini akan ada beberapa proyek yang akan kita kasih, jadi kalian belajar saja dulu sampai bisa bikin taman kota, gedung, apartment, rumah sakit, klinik, dan sekolahan. karena selalu banyak pesanan seperti itu. semakin sulit pembuatan gedung semakin banyak bonus yang akan kalian terima." Penjelasan David panjang kali lebar
__ADS_1
" Wow keren om, semakin semangat bikin semuanya om, kalo ada proyek bagi bagi kita yah." Ucap Putri antusias
" Itu sudah pasti, tapi ingat walaupun kalian belajar bikin denah tapi kewajiban belajar jangan ketinggalan, kalo sampai om menddengar prestasi kalian menurun otomatis proyek kalian akan om kurangin." Tegas Ilham, Ilham enggak ingin disalahkan orang tuanya Amanda, Dela, Vivi,dan Margaretha. tahu anaknya males belajar justru fokus bekerja sampingan.
" Beres om, enggak mau di kurangin proyeknya om" Ucap Dela enggak mau kesempatan bisa hidup lebih baik hilang begitu saja karena males belajar
" Om, saya boleh ikut bikin desain?" Tanya Amanda takut dan malu
" Tentu boleh Amanda, siapapun yang mau silahkan saja, tetep desainnya haru saya dan David yang koreksi kekurangan, kelebihan, dan sesuai targetnya." Lanjut Ilham, Ilham merasa lega akhirnya Amanda mau ikut mencari tambahan uang saku, itu artinya enggak akan memanfaatkan Putri terus menerus
" Nah silahkan tanda tangani kontrak kerja ini, mulai hari ini kalian karyawan kita yah, dan nanti tolong kasih lihat ke orang tua kalian supaya tahu prestasi dan kebanggan untuk kalian." Ucap David, David membagikan kontrak kerja ke Putri, Dela, Vivi, dan Margaretha. membuat mereka langsung memberikan tanda tangan di atas materai.
" Nah ini bonus pertama kalian, pergunakan dengan bijaksana sesuai kebutuhan, supaya nanti kalian terbiasa ngatur keuangan kalian." Lanjut Ilham bangga
" Emak dan bapak, Putri bahagia sekali akhirnya dapat pekerjaan dari tuan Ilham, Putri enggak ingin menjadi beban hidupnya om Ilham." Batin Putri bahagia dan haru, akhirnya rencana nya berhasil.
" Terimakasih om Ilham dan om David, kalo begitu kita pamit dulu yah mau pulang dan kasih tahu hasil kerja keras kita." Ucap Margaretha bahagia, bahagia akhirnya kekurangan dalam membuat desain akhirnya selesai juga.
" Ah yah silahkan, kalo ada proyek nanti om kabarin lagi sama kalian, terimakasih sudah mau menemani Putri selama om kerja di luar kota." Lanjut Ilham, Lega Putri enggak merasa kesepian
" Sama sama om, itu sih Pasti ditunggu tunggu, nginep disini juga menyenangkan om. kalo dinas keluar kota lagi jangan sungkan sungkan minta sama kita om. apa lagi kita kerja bareng pasti bisa saling kasih masukan secara langsung." Ucap Vivi bahagia, berteman sama Putri memberikan manfaat untuk kehidupannya.
Putri mengantarkan temen temennya jalan ke depan rumah, Putri merasa sedih temen temennya pulang tapi Putri enggak bisa egois karena Putri saja numpang di rumahnya Ilham.
" Sampai jumpa di sekolah temen temen dan hati hati dijalan" Ucap Putri melihat temen temen nya masuk kedalam mobil
" Beres Putri, terimakasih untuk semuanya" Ucap Dela bahagia
__ADS_1
" Sama sama. Del" Lanjut Putri
Dela,Vivi, Amanda, dan Margaretha. perlahan meninggikan. rumahnya Ilham, Dela merasa ketiban rezeki nomplok selama kenal sama Putri beda dari biasanya, berusaha membuat Amanda engga terlalu memanfaatkan Putri