Om CEO suami ku

Om CEO suami ku
Persiapan Ospek


__ADS_3

Putri, Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha. mengikuti pengarahan online dari senior dari kampusnya, untuk persiapan Ospek apa saja yang harus disiapkan.


" Kaka, harap temen temen semuanya menyiapkan barang barang yang harus disiapkan buat ospek, di kampus kita semua tidak ada ospek yang main main, tapi cuman pengarahan dan pengenalan saja di aula. setelah itu tiga harinya lagi kalian mulai masuk kuliah." Ucap Ketua BEM mengadakan pertemuan online sama calon calon mahasiswa baru


" Baik ka" Ucap peserta rapat serentak


Putri langsung mematikan laptopnya dan ngajak temen temennya untuk berenang di kolam renangnya Amanda. Amanda iri melihat rumahnya Ilham yang punya kolam renang jadi termotivasi.


" Di rumah kalian juga ada kan kolam renang?" Tanya Putri siap siap berenang


" Ada dong Putri, pemandangan halaman belakangnya tapi beda sih, Om Ilham bener bener memberikan ijin pembangunan rumah sesuai keinginan kita." Ucap Dela bahagia, akhirnya punya rumah impian dari usia remaja


" Andaikan kalian tahu, kebaikan Daddy ada niat ke saya." Batin Putri sedih, ingat ucapan David yang menanyakan niat Ilham untuk menikahi Putri


" Loh kok kamu sedih Putri? kenapa sedih memangnya apa yang kamu pikirkan?" Tanya Vivi yang melihat Putri nunduk


" Tidak ada kok Vi, ya sudah berenang yuk." Lanjut Putri yang langsung masuk kedalam kolam renang


" Apa Putri tiba tiba rindu keluarganya yah?" Tanya Margaretha sambil melihat Dela, Amanda, dan Vivi


" Bisa jadi, yah sudah yuk, nyusul Putri saja jangan bikin Putri semakin sedih." Ucap Amanda yang nyusul Putri masuk ke kolam renang


Dilain sisi, David maksa Ilham untuk pergi ke cafe malam malam, David bener bener berusaha untuk Ilham perlahan melupakan cinta nya sama Putri yang selama ini dirasakan nya.


" Kamu saja yang bersenang senang didalam, saya tunggu didalam mobil sambil kerja yah." Ucap Ilham males masuk kedalam cafe


" Hayo lah, cuman makan dan minum saja. saya yang senang senang didalam yah." Ucap David maksa Ilham, menikmati suasana dewasa didalam Cafe.

__ADS_1


" Ogah, sudah sana buruan kedalam cafe, supaya kita tidak kemalaman disini. kasihan Putri dan Arini terlalu kelamaan di rumahnya Amanda.


" Halah, kasihan alasan kamu, bilang saja rindu kan sama Putri." Ledek David yang terpaksa masuk kedalam cafe sendirian, rencananya gagal karena Ilham menolak masuk kedalam cafe.


Dilain sisi, Putri dan Amanda melanjutkan membuat desain ruko yang diminta sama cline. yang mengirimkan langsung ke email nya Putri.


" Put, berarti ini murni kamu yang mendapatkannya yah, bukan dari om David atau om Ilham?" Tanya Amanda penasaran


" Iyah Man, kata Daddy bonusnya akan ditambah katanya, setiap kita mendapatkan email permintaan membuat desain seperti ini. beda kalo dikasih sama Daddy dan om David." Ucap Putri, bersyukur sudah beberapa kali mendapatkan proyek sendiri


" Wah enak yah Put, jadi harus semangat promosi nih, supaya cline minta langsung ke kita bukan dari email perusahaan." Lanjut Amanda semakin antusias


" Iyah bener, makannya lebih menguntungkan kalo kita mendapatkan. proyek dari usaha kita sendiri, dari pada dikasih begitu saja." Lanjut Putri, Putri semakin yakin untuk hidup mandiri, walaupun Ilham ayah angkat tapi Putri mau jaga jarak sama Ilham


Dilain lain, Dela menikmati ruang karaokean di rumahnya bareng orang tuanya, sambil makan cemilan yang sengaja Dela bawa dari Jakarta.


" Bapak jangan bilang begitu, kita punya rumah bagus bukan untuk dipamerkan tapi dinikmati, insya Allah kita bisa punya rumah seperti ini juga." Protes bunda nya Dela kesal sama suaminya


" Doain saja yah, Bapak dan Bunda supaya Dela mampu punya rumah seperti ini lagi. Dela akan nabung lagi supaya hidup kita semakin enak dan punya barang barang yang kita ingin kan." Ucap Dela optimis ingin sekali memanjakan kedua orang tuanya.


" Amin Del, tapi jangan terlalu memaksakan diri yah Del, harus seimbang pekerjaan dan kuliah Dela. jangan karena ingin punya rumah mewah tapi Dela jadi males kuliah." Lanjut bapak nya Dela, yang tidak ingin membebani Dela dan membuat Dela mengabaikan pendidikannya.


" Bapak tenang saja, Dela tidak akan mengabaikan pendidikan kok." Lanjut Dela yang ingin terus membuat kedua orang tuanya bangga sama prestasinya.


**********&&&&&&**********&&&&&&**********


Dela, Amanda, Vivi, dan Margaretha. siap siap ke rumahnya Ilham untuk belajar mobil, Amanda ingin sekali selama kuliah bisa punya mobil sendiri, untuk berangkat kuliah maupun kegiatan lainnya.

__ADS_1


" Orang tua saya, untungnya setuju saya ikut belajar mobil, rencana nya bonus dari pekerjaan saya buat beli mobil di bulan ini." Ucap Vivi optimis bisa membelikan kendaraan untuk orang tuanya.


" Sama Vi, biar kalo mau pergi pergi tidak usah naik angkutan umum dan taxi online. kalo pergi bertiga, sekalian kan keren masih mahasiswa baru sudah punya mobil sendiri dari hasil kerja keras sendiri." Ucap Amanda sombong, Amanda ingin sekali selama kuliah kehidupan Amanda jauh lebih baik punya barang barang impian selama ini yang tidak bisa dimiliki


" Berjuang bersama guys, yah sudah yuk ke rumahnya Om Ilham." Ucap Dela tidak sabar ingin secepatnya belajarnya mobil.


Dilain sisi, Arini melihat Putri semakin jarang ngobrol sama Ilham, ada saja alasan putri menghindari Ilham.


" Putri, maaf yah, kalo ka Arini kepo dan salah, sepertinya beberapa hari ini Putri jaga jarak sama Daddy? kenapa Putri tidak seperti biasanya loh?" Tanya Arini penasaran sama perusahan sikapnya Putri


" Tidak kok ka, cuman perasaan ka Arini saja kok, sudah yuk ke depan sebentar lagi kan temen temen Putri mau kesini buat belajar mobil.' Ucap Putri yang tidak ingin menjawab pertanyaan Arini


" Yah sudah, kalo tidak mau terbuka, ka Arini tidak memaksa Putri. yah sudah kita kedepan" Lanjut Arini pasrah, dan tidak ingin membuat Putri tidak nyaman didekat Arini nantinya.


Dilain sisi, David dan Ilham memeriksa kondisi mobil, yang akan dipakai sama Amanda, Dela, Vivi, dan Margaretha. belajar mobil, Putri sengaja tidak ingin ikut belajar mobil untuk menghindari Ilham


" Anak kesayangan kamu, tidak ikut belajar mobil?' Ledek David sambil memeriksa kap mobil


" Tidak mau katanya, soalnya mau pakai supir saja, malas belajar mobil katanya." Ucap Ilham


" Manja juga yah, tapi bagus juga sih, jangan biarkan Putri belajar motor dan mobil sendirian, rawan bawa sendiri, lebih baik ada yang menemani Putri kan." Lanjut David setuju sama alasan Putri yang sebenernya dibuat buat.


promosi karya, yuk jangan lupa pada mampir guys sambil nunggu new episode. Dan jangan lupa tinggalin jejak like, komentar, vote, dan hadiahnya guys. hatur nuhun



__ADS_1


__ADS_2