
Putri, Amanda, Dela, dan Margaretha. siap siap pulang kerja akhirnya dihari pertama selesai juga walaupun badan terasa sakit karena pegel pegel.
" Semangat untuk kuliah temen temen, walaupun cape tapi kita harus bisa fokus kuliah." Ucap Putri jalan santai ke ruangannya Ilham
" Yah Put, berarti kalo ada tugas kuliah kita kerjainnya selama di jalan?" Tanya Amanda baru sadar bagaimana bagi waktu ngerjain tugas
" Disela sela jam istirahat kerja saja, jangan ngeluh yah temen temen, kita seperti ini selama tiga tahun setengah." Ucap Dela semangat dan berusaha menerima konsekuensi kerja sambil kuliah
" Nah bener, kita kan ngerjain tugas juga barengan, jadi tidak akan terasa berat." Lanjut Putri meluk Amanda memberikan semangat buat sahabatnya
" Iyah deh" Lanjut Amanda senyum lega
Dilain sisi, Ilham merapihkan ruangan kerjanya, Ilham sudah kembali happy setelah tadi memantau proyek sama Putri dan Margaretha.
" Sudah siap berangkat kuliah anak anak?" Tanya Ilham saat melihat Putri, Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha. masuk kedalam ruangannya.
" Sudah om, kita kuliah dulu yah om." Ucap Vivi sengaja gandeng tangannya Putri
" Kalian jangan macem macem, ajak Putri naik motor yah, Motor kalian biar karyawan om yang bawa pulang ke rumah masing masing yah, kalian om antar langsung ke kampus dan pulangnya diantar lagi yah." Tegas Ilham tidak tega melihat Putri panas Panasan dan kena debu kendaraan.
' Yah deh om, kita nurut saja." Ucap Margaretha memaklumi kekuatiran Ilham ke Putri
" Yah sudah berangkat yuk" Ucap Putri males komentar, karena. apapun komentarnya Ilham tetep maksa naik mobil.
Putri, Vivi, Amanda, Dela, Putri, dan Ilham. jalan keluar dari ruangannya Ilham dan jalan ke parkiran mobil. David yang melihatnya langsung menghampiri Ilham
" Mau antar mereka ke kampus?" Tanya David melihat Putri dan temen temennya.
" Iyah Vid, biar besok baru sama supir.mau ikut?" Tanya Ilham melotot mengisyaratkan jangan nolak
" Tidak bro, saya ada urusan lain, yah sudah saya duluan yah." Lanjut David terkekeh, David tahu kalo Ilham males nunggu lama sendirian
__ADS_1
" Huh dasar" Protes Ilham kesal dan langsung masuk kedalam mobil.
Ilham perlahan meninggalkan kantor dan jalan menuju kampusnya Putri, Selama didalam Mobil Ilham menjawab setiap pertanyaan yang diberikan Putri dan temen temennya.
" Walaupun kalian sudah bekerja sebagai desain interior, ingat jangan sombong yah anak anak, karena kesombongan tidak akan membuat kalian sukses." Ucap Ilham melihat spion tengah
" Iyah om, tenang saja kita kan anak baik baik dan anti sombong." Ucap Vivi percaya diri
" Selain itu, kalian hati hati yah selama di kampus, jangan sembarangan pilih teman yah, kalian harus bisa jaga diri baik baik, terutama sama temen laki laki yah. kalian kalo di ajak nongkrong setelah pulang kuliah jangan mau, om akan suruh supir temani kalian kuliah supaya lebih aman bagaimana?" Tanya Ilham waspada, karena Ilham tahu pergaulan anak kuliah dan SMU jauh lebih bebas pergaulan anak kuliah
" Berarti kemana pun dianterin supir dong? yah tidak bebas dong om?" Protes Amanda kurang setuju
' Putri setuju Daddy, Putri juga takut pulang malam sendirian." Ucap Puteri merasa bahagia karena Ilham bener bener memperhatikan keselamatannya.
' Jangan begitu Amanda, keselamatan kalian dan kenyamanan kalian lebih utama. sudah sana kalian kuliah dengan benar yah, yang fokus mendengar penjelasan dosen." Lanjut Ilham sambil memarkirkan mobilnya.
" Siap komandan." Ucap Dela
" Masih ada uang tunai Daddy, yah sudah kita semua kedalam kampus dulu yah." Ucap Putri Salim ke Ilham, di susul sama Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha.
Putri dan temen temennya turun dari mobil, Putri melihat Bagas turun dari motornya langsung sapa Bagas bareng temen temennya.
" Kalian barengan berangkatnya?" Tanya Bagas melihat Putri, Amanda, Vivi, Margaretha, dan Dela.
" Iyah, kita dari kantor langsung kesini barengan, dianterin sama Daddy saya." Ucap Putri sambil nunjuk mobilnya Ilham
" Wow, kalian pasti capek kerja, langsung kuliah, keren juga sih." Puji Bagas salut sama Putri dan temen temennya.
" Yah konsekuensi sih, mau mandiri sambil kuliah yah harus seperti ini deh. dinikmati sama sih." Ucap Margaretha santai
" Yaah harus dinikmati, kalo dibawa stres atau ngeluh, bisa bisa tidak fokus dan semuanya bisa kacau pekerjaan dan kuliahnya juga. yah sudah ke kelas yuk barengan." Lanjut Bagas senyum melihat Putri
__ADS_1
Putri, Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha. nangguk setuju, jalan bareng masuk kedalam kelas. diam diam Ilham memperhatikan Putri dan temen temennya ngobrol sama Bagas, Ilham langsung masuk kedalam mobil.
" Semoga Bagas temen yang baik untuk Putri dan yang lain, lebih baik Putri dan yang lain ditungguin saja deh dari jam segini sampai mereka pulang kuliah, tidak tenang apa lagi mereka pulang malam lagi." Ucap Ilham memperhatikan Putri dan temen temennya masuk kedalam kampus.
Dilain sisi, Putri mendengarkan penjelasan dosen, yang menjelaskan materi mata kuliah, Putri menahan rasa ngantuk dan berusaha fokus.
" Astaga, ngantuk sekali rasanya, harus bisa fokus jangan sampai mengecewakan almarhum dan almarhumah yang punya harapan Putri bisa kuliah, apa lagi mengecewakan Daddy yang sepenuhnya membiayai kuliah." Batin Putri berusaha tetep fokus
Beda sama Amanda yang ngantuk berat, sengaja duduk di kursi paling belakang dan pakai kacamata hitam untuk tidak ketahuan tidur.
" Saya yakin, si Amanda lagi tidur tuh." Bisik Vivi yang tidak sengaja melihat Amanda
" Sepertinya sih, orang belajar dia pakai kacamaga hitam, kalo tidak dekat saja sudah saya usilin dia." Bisik Margaretha yang sejujurnya iri sama Amanda.
" Sudah jangan perhatikan Amanda terus, bisa bisa kita yang ditegur sama dosen." Bisik Vivi yang langsung memperhatikan dosen.
Dilain sisi, Ilham jalan santai ke kantin kampusnya Putri, untuk minum kopi dan makan cemilan sambil nunggu Putri istirahat
" Loh itu kan Bowo, pantas dia kalo di kantor bawa tas besar, ternyata kuliah juga diusia yang tidak muda lagi." Ucap Ilham memperhatikan karyawan dikantornya yang ternyata kuliah di kampus yang sama Putri.
Bowo yang melihat Ilham duduk santai sambil makan, langsung menghampiri Ilham dan duduk didepan Ilham
" Oh bapak disini, buat temani anak angkat bapak yang baru kuliah disini." Ucap Bowo ramah
" Betul sekali, saya kwartir sama Putri dan temen temennya, soalnya mereka kan pulang malam, dan mau bagaimana pun keselamatan Putri tanggu jawab saya." Ucap Ilham yang sudah tidak canggung lagi, mengakui kalo sudah punya anak angkat.
" Orang tua yang hebat pak, mempedulikan sama anaknya, walaupun bukan kandung tapi perhatian bapak melebihi orang tua kandung, yang kadang malas temani anaknya dan kadang anaknya juga risih sih pak." Lanjut Bowo terus terus, apa lagi untuk anak perempuan yang kuliah ditemani tentu merasa malu dan merasa tidak bebas sama sekali.
promosi karya, yuk jangan lupa pada mampir guys sambil nunggu new episode. Dan jangan lupa tinggalin jejak like, komentar, vote, dan hadiahnya guys. hatur nuhun
__ADS_1