Om CEO suami ku

Om CEO suami ku
Rasanya ingin sekali Putri langsung jadi wakil CEO


__ADS_3

Ilham melihat Putri jalan santai ke dapur untuk sarapan, Membuat Ilham memperhatikan fashion barunya Putri terlihat semakin cantik.


" Selamat pagi nak, hari pertama kerja dan kuliah yah." Ucap Ilham ramah melihat Putri duduk di kursi


" Pagi juga Daddy, Iyah nih, deg degan hari pertama jadi karyawan dan mahasiswa baru sorenya." Ucap Putri menghindar melihat matanya Ilham


" jangan gugup yah, biaar fokus bekerjanya, supaya sesuai target, apa lagi sorenya kuliah oh yah kalo pas kerja Putri ngantuk boleh kok tidur di ruang kerja Daddy." Lanjut Ilham menikmati sarapannya


" Tidak usah Daddy, masa lagi kerja tidur sih apa kata karyawan yang lain melihat Putri seenaknya." Lanjut Putri jujur, dan sadar kalo Putri cuman anak angkat yang tidak boleh seenaknya


" Yah sudah terserah Putri saja, buruan dihabiskan biar kita ke kantor bareng yah." Lanjut Ilham melihat Putri tidak lagi memperhatikan Ilham setiap lagi ngobrol.


Dilain sisi, Amanda bingung memilih baju untuk berangkat kerja, Amanda jalan ke dapur untuk tanya bunda nya kemeja yang cocok dipakai hari pertama kerja.


" Warna biru saja sayang, biru yang cerah supaya Amanda semangat pergi kerja dan sorenya kuliah." Ucap bunda nya Amanda, yang pegang kemeja yang dibawa sama Amanda.


" Yah sudah bunda, Amanda pakai kemeja pilihan bunda yah. oh yah bunda apa kita pakai ART buat bantuin bunda merapihkan rumah ini?" Tanya Amanda yang tidak tega bunda nya cape ngurus rumah sendirian.


" Tidak usah Manda, kalo ada yang bantuin Bunda, nanti bunda tidak melakukan apapun jadi bosan dirumah tanpa melakukan apapun." Lanjut bunda nya Amanda, sejujurnya kasihan kalo Amanda semakin banyak pengeluaran.


" Yah sudah, kalo bunda memang tidak mau ada ART, ya sudah bunda kalo begitu Amanda lanjut siap siap." Lanjut Amanda merasa kasihan kalo bunda nya ngurus rumah sendirian.


Dilain sisi, Dela setrika baju kerjanya, setelah selesai melanjutkan siap siap berangkat kerja. memperhatikan penampilan perdana dihari pertama kerja dan kuliah.


" Oke deh, rambut rapih, makeup oke, dan baju juga oke. tinggal berangkat kerja deh welcome Dela wanita karir." Ucap Dela sambil ngaca melihat penampilan perdananya.

__ADS_1


Dilain sisi, David kagum dan sama sekali tidak berkedip saat melihat penampilan perdananya Putri memakai kemeja dan blezer, Ilham yang melihat David cuman diam saja langsung injek kakinya David.


" Biasa saja melihatnya, seperti tidak pernah melihat perempuan cantik saja." Protes Ilham kesal


" Cewek incaran kamu bener bener cantik bro, pantes setia sekali mencintai Putri, calon wanita dewasa yang sempurna." Puji David mengagumi penampilan perdananya Putri berangkat kerja.


" Iyah dong, tidak salah pilih, cepatan masuk mobil atau saya bekukan gaji kamu bulan ini? karena terlalu lama mengagumi Putri?' Tanya dan ancam Ilham bercanda


" Cie cemburuan, cuman karena kagum saja dibekukan gaji saya. hahahaha" Ledek dan ketawa David puas godain Ilham


Ilham mukul bahunya David saking kesalnya, dan langsung masuk mobil, David yang melihat Ilham marah cuman terkekeh melihat tingkah Ilham. Putri yang baru keluar dari rumah langsung jalan menghampiri David.


" Om, Daddy manaa?" Tanya Putri yang merasa aneh, perasaan tadi ada Ilham didepan David


" Masuk mobil duluan, yah sudah yuk kita berangkat kerja." Ucap David dengan sengaja membuka pintu untuk Putri, Ilham yang melihat tingkah David nahan emosinya.


" Kalian curang sudah sampai duluan." Protes Putri kesal


" Kita tidak sengaja bareng kok Put, lagian berangkat kerja ternyata lebih cepat naik motor cepat sampai, tidak terjebak macet sama sekali." Ucap Vivi lega, karena bisa punya motor sebelum kuliah dan kerja.


" Jangan bilang begitu, nanti Putri juga ingin memiliki motor, om tidak mengijinkan Putri bawa motor." Tegas Ilham kwartir dengan Putri


" Yah, dilarang sama om bos." Ucap Vivi cemberut.


" Tapi kita bonceng boleh kan om? kalo lagi mau main?" Tanya Dela berharap diijinkan.

__ADS_1


" Iyah boleh, yah sudah kalian ke ruangan kalian, kita juga ke ruangan kita." Lanjut Ilham pasrah, Ilham tidak mau terlalu mengekang Putri


Putri malas komentar apapun, Putri jalan duluan menuju ruangannya, diikuti sama temen temennya.


" Cewek kamu, kenapa jadi semakin banyak diam yah?" Ledek dan tanya David penasaran


" Entah lah, Putri memang tertutup sih, jangan kan ke saya, ke Arini yang sehari hari bareng saja tidak diajak ngobrol sama sekali." Ucap Ilham merasa kan hal yang sama, perubahan sikapnya Putri.


Dilain sisi, Putri, Amanda, Vivi, Margaretha, dan Dela. mendengarkan penjelasan manajer pemasaran, tentang job yang akan mereka jalan kan.


" Saya harapkan kalian bisa profesional dalam bekerja, dan pandai pandai membagi waktu kalian. walaupun ini hari pertama kalian kerja, tapi saya sudah tahu pekerjaan kalian dan hasil kalian cukup membanggakan, jadi ingat yah adik adik harus bisa profesional." Tegas Manajer pemasaran


" Baik Bu, kita akan profesional dan bekerja keras demi kemajuan perusahaan ini." Ucap Putri dengan percaya diri.


" Yah sudah kalo begitu, selamat bekerja yah kalian semua." Lanjut manajer pemasaran, dan langsung jalan ke mejanya.


Dilain sisi, Ilham diam diam memasang cctv diruangannya Putri, dan memberikan kulkas beserta isinya di ruangan Putri.


" Rasanya ingin sekali Putri langsung jadi wakil CEO, tapi usia yang belum bisa minta Putri Huff." Ucap Ilham kesal


Ilham mulai mengerjakan proposal yang ada diatas meja kerjanya, sesekali memperhatikan dan mendengarkan Putri kerja dari monitor cctv yang tersambung di laptopnya.


promosi karya, yuk jangan lupa pada mampir guys sambil nunggu new episode. Dan jangan lupa tinggalin jejak like, komentar, vote, dan hadiahnya guys. hatur nuhun


__ADS_1



__ADS_2