Pelakor Halal

Pelakor Halal
Bab 14 Mengabulkan Fitnah


__ADS_3

" Siapa sih Dia Ri? ". Tanya Tiara sambil memperhatikan Andini dari atas ke bawah.


" Kalau kata Kak Andrei mantan tunangan nya. Tapi kalau menurut Mbak nya sendiri masih tunangan nya Kak Andrei ". Jawab Riana yang kemudian membuat tawa Tiara pecah.


" Kalau saingan Kamu modelan nya kaya gini mah, hajar aja Ri ". Tawa Tiara semakin tak tertahan saat melihat Andini mulai marah.


" Dasar kalian memang Pelakor ". Bentak Andini kesal.


Riana yang mulai terpancing emosi nya itu pun tak mau kalah. Gadis itu menggebrak meja lalu berdiri menantang Andini, yang ternyata lebih tinggi di bandingkan nya.


" Cukup ya Mbak. Sekarang saya tanya sama Mbak, Mbak terus menerus ngatain saya Pelakor, tapi bukti nya mana? ". Balik Riana membentak.


Tiara bahkan sampai menelan saliva nya saat melihat Riana yang biasanya lembut itu menjadi garang.


" Saya guru nya Dhika di sekolah, wajarkan kalau Saya dan juga Kak Andrei sering berkomunikasi mengenai perkembangan Dhika di sekolah ".


" Nggak ada hubungan apa pun selain profesionalitas diantara Saya juga Kak Andrei, tapi Mbak justru menuduh Saya Pelakor, padahal hubungan Mbak sendiri dengan Kak Andrei sudah berakhir karena Mbak nggak bisa menerima keberadaan Dhika di sisi Kak Andrei ".


" Baiklah sesuai keinginan Mbak, maka saya akan mengabulkan keinginan Mbak untuk menjadi Pelakor tapi, bukan Pelakor sembarangan, namun Pelakor Halal ".

__ADS_1


" Kamu ". Andini membentak sambil mengacungkan jari telunjuk nya ke arah Riana, yang langsung Riana tepis.


" Jangan mengacungkan jari sembarang Mbak ". Hardik Riana.


Tiara tampak menyimak pertikaian antara Andini dan Riana. Jujur selama bersahabat dengan Riana, Tiara tidak pernah melihat Riana itu marah apalagi sampai membentak seperti ini.


Karena itulah Tiara lebih baik menyimak di bandingkan harus terlibat yang ujung ujung nya Dia pasti yang akan di katai Pelakor oleh Andini.


Karena sejati nya Tiara yang memang sudah mengetahui Andrei sudah memiliki tunangan itu tidak akan menyerah untuk mendapatkan Andrei sebelum janur kuning melengkung.


" Jangan mimpi Kamu bisa bersama dengan Andrei ". Ucap Andini.


" Ck, Kita hidup di dunia nyata Mbak bukan dunia mimpi ". Serah Riana yang semakin membuat kalap Andini.


" Nggak usah pakai kekerasan Mbak ". Ucap Riana lalu melepaskan kuncian nya di tubuh Andini dengan paksa, hingga nyaris membuat tubuh Andini limbung kedepan.


" Saya dan Mbak nggak pernah ada urusan, jadi berhenti memfitnah saya sebagai Pelakor di dalam hubungan Mbak juga Kak Andrei ".


" Kalau Mbak masih juga menyebarkan fitnah tentang saya sebagai Pelakor, maka jangan salahkan apabila kelak Fitnah Mbak akan Saya kabulkan ". Ucap Riana dengan nada mengancam.

__ADS_1


" Ayo Ra kita balik ". Riana meraih tas punggung nya yang berada di belakang kursi yang tadi di duduki nya.


" Saya duluan Mbak Andini. Maaf kalau ada sikap juga perbuatan Saya yang kurang sopan terhadap Mbak tadi. Assalamu'alaikum ". Ucap Riana hingga membuat Andini tertegun.


Gadis itu lalu melangkahkan kaki nya meninggalkan Andini.


Dalam hati wanita itu mengagumi sikap Riana yang masih bisa bersopan santun terhadap nya, padahal tadi Dia sudah membentak nya.


Tiara menyeruput minuman nya sebelum akhir nya mengikuti jejak Riana meninggalkan Andini yang masih tertegun.


" Ri tungguin dong ". Teriak Tiara sambil berlari mengejar Riana.


" Beneran mau jadi Pelakor Halal Non? ". Tanya usil Tiara sambil merangkul Riana saat langkah nya sudah menyamai Riana.


" Menurut Kamu? ". Tiara berdecak kesal mendapat pertanyaan balik Riana.


" Kalau Kamu nggak mau jadiin, Aku siap gantiin Kamu kok jadi Pelakor halal ". Jawab Tiara menggoda Riana hingga membuat Riana mencembikkan bibir nya.


" Silahkan, kalau Kamu bisa mendapatkan restu dari Dhika ". Kali ini Tiara lah yang mencembikkan bibir nya menanggapi ucapan Riana.

__ADS_1


" Gimana mau dapat restu, orang bocah nya udah Kamu kasih pelet ". Ucap Tiara asal dan akhir nya di hadiahi Riana pukulan di punggung kanan nya.


" Sembarang kalau ngomong ". Ucap Riana kesal lalu berjalan meninggalkan Tiara.


__ADS_2