Pelakor Halal

Pelakor Halal
Bab 41 Mbagamoon


__ADS_3

" Kamu kan yang membuat ini? ". Kening Riana mengernyit mendengar ucapan Andini yang tengah berdiri sambil berkecak pinggang di depan bengkel seraya menunjuk dengan dagu banner berdiri yang berada di luar bengkel


" Kalau iya kenapa? ". Andrei yang baru saja tiba di depan sambil menggendong Eiliyah terkejut mendengar ucapan istri nya yang biasanya selalu menanggapi ulah Andini dengan sabar.


" Mbak ngerasa jadi mantan nggak?. Kalau merasa yang jangan servis kendaraan nya di sini ". Ucap Riana santai.


Andini berjalan menghampiri Riana dengan kesal. Beruntung saat ini bengkel sedang tutup jam makan siang, sehingga keributan yang di mulai Andini ini tidak di saksikan oleh pelanggan bengkel lain nya.


Hanya ada Andrei, Riana, Andini, Mang Ujang, Mang Asep, sedangkan Dion sudah pergi menjemput Dhika.


" Sayang sudah ya. Lihat Eiliyah nya sudah bangun ". Andrei menarik tubuh Riana kedalam pelukan nya saat jarak Andini semakin dekat dengan Riana.


" Akhir nya Kamu keluar juga Mas ". Ucap Andini yang kini berdiri di hadapan Andrei.


" Ish, tumben manggil Mas, biasa nya cuma nama aja ". Ucap Riana menjegal langkah Andini yang ingin menghampiri Andrei.


" Kenapa Kamu marah? ". Bentak Andini.

__ADS_1


" Kalau Saya bilang Iya, Mbak mau apa?. Cuma istri bodoh yang nggak bakal marah dan diam saja saat mantan suami masih terus saja mengejar, padahal sudah tau pria itu sudah beristri dan mempunyai anak pula ". Ucap Riana meninggi.


Andrei yang awal nya ingin menyerahkan Eiliyah kepada Riana, akhir nya mengurungkan niat nya dan lebih memilih membiarkan Riana mengatasi masalah Andini.


" Mbak tuh perempuan. Seharusnya sebagai perempuan itu punya harga diri untuk tidak lagi mengejar cinta pria yang sudah mempunyai anak dan istri ".


" Tau apa kamu tentang harga diri. Padahal Kamu sendiri lah yang merampas Andrei dari Saya ". Bentak Andini tak mau kalah.


" Astaghfirullahalazim. Mbak sudah berkali kali Saya juga suami Saya bilang ke Mbak. Hubungan Kami di mulai setelah hubungan Mbak dan suami Saya berakhir beberapa bulan ". Ucap Riana tak kalah tinggi.


" Mbak sendiri yang melepaskan suami Saya karena tidak ingin di repotkan dengan kehadiran Dhika di antara kalian. Jadi berhentilah menyalahkan Saya dan juga suami Saya, karena semua kesalahan itu datang nya dari Mbak sendiri bukan Saya, Dhika ataupun Suami Saya ". Bela Riana.


" Eh ada Mbagamoon ". Celetukan Tiara membuat suasana yang tegang seperti nya akan menjadi lebih tegang.


Riana yang sudah paham sikap juga sifat Tiara hanya bisa menghela nafas pelan saat gadis itu sudah berdiri di samping nya.


" Apaan tuh Mbagamoon Neng Titi? ". Tiara menarik senyum usil kala mendengar pertanyaan Dion pasangan bledug nya.

__ADS_1


" Mbagamoon itu singkatan dari Mbak Gagal Move On Yoyon ". Celetuh Riana yang membuat Dion tertawa ngakak hingga memegang perut nya.


" Bisa ae Neng Titi ". Tiara menepuk kencang bahu kanan Dion, hingga membuat Dion yang masih tertawa ngakak itu nyaris tersungkur.


" Astaghfirullah Neng Titi sakit atuh. Maen keplok keplok aja, di kira bahu nya A'a Dion itu pilar masjid apa yang harus kuat ". Ujar Dion meringis kesakitan sambil mengusap usap bahu nya yang masih terasa sakit akibat pukulan Tiara.


" Lah salah situ, manggil nama orang sembarangan. Titi Titi nama Aku Tiara panggil Ara kek ini malah Titi ". Sungut kesal Tiara membuat Dion memutar malas kedua bola mata nya.


" Lah Neng Titi aja manggil Bu Bos Riri nggak ngambek Bu Bos nya. Kenapa Neng dipanggil Titi malah ngambek? ". Tiara memasang wajah kesal nya kepada Dion dan Dion pun segera melarikan diri sebelum Tiara kembali memukul nya.


" Ck, nggak guna ". Tiara mengalihkan pandangan nya mendengar gerutuan Andini yang menyimak pertengkaran kecilnya dengan Dion.


" Mbak yang nggak guna. Masih aja ngejar mantan padahal mantan nya udah eneg di kejar ". Ucap Tiara kesal.


" Kamu tuh Ri, udah Aku bilang panggil Kak Putra nggak pernah denger biar nih Si Mbagamoon merah dari kehidupan kalian ". Ucap Tiara kesal.


" Jangan ngasih kesempatan melulu, yang ada nih Tante makin ngelunjak ". Riana mengulas senyum kecil, sementara Andrei tampak mengulum senyuman nya seraya memeluk pinggang Riana.

__ADS_1


" Kaya Kamu yang ngelunjak, main perintah orang yang lagi apel ? ". Tiara membulat kedua bola mata nya saat melihat seorang pria mengenakan seragam polisi dengan di dampingi seorang wanita sebaya Tiara yang tengah menggendong seorang anak laki-laki berusia 2 tahun yang masih menggenakan pakaian Parkit.


__ADS_2