
Natasha terlihat menitikkan air mata saat mendengarkan alunan suara Acid membacakan Surah Ar-Rahman di hadapan para saksi dan juga kerabat yang menyaksikan akad nya hari ini.
Remaja yang duduk di samping nya itu tengah membacakan tiap ayat tanpa melihat Al-Quran lagi.
Wajah bahagia terpancar dari balik niqab yang Natasha kenakan. Pun hal yang sama terlihat dari wajah Acid saat melantunkan ayat demi ayat mahar yang di inginkan Natasha.
Hingga di akhir ucapan serempak Hamdallah terdengar setelah Acid mengakhiri membacakan Surah Ar-Rahman.
" Alhamdulillah ".
" Alhamdulillah, penyerahan mahar sudah di lakukan, dan kedua mempelai sudah sah menjadi suami istri ". Ucap Penghulu.
Bunda dan Mama Sien yang berada di belakang kedua pasangan pengantin baru tersebut terlihat menangis bahagia.
Jangan lupa Umi si kembar yang terlihat memeluk manja pasangan halal nya karena haru melihat sahabat dan adik bungsu nya akhir nya bisa bersama dalam satu ikatan halal.
Beruntung si kembar tengah tertidur lelap di kamar dengan di temani Bude Mar Asisten Rumah Tangga yang biasa membantu Bunda di rumah untuk menjaga sebentar si kembar dahulu, karena Dhika dan Eil ingin menyaksikan akad nikah adik bungsu dan sahabat nya tersebut.
" Kenapa jadi Umi ikutan sedih ". Bisik Dhika.
" Nggak nyangka Abi, Dek Acid ketula omongan sendiri yang nggak mau dapat jodoh yang lebih tua ". Eil mengulum senyum di sela tangis kecil nya.
" Bukan ketula sayang. Tapi memang jodoh Dek Acid adalah yang lebih tua ". Ucap Dhika.
" Tapi kalau di lihat Kak Nana kelihatan sebaya dengan Dek Acid ya Abi ". Ucap Eil yang di balas Dhika dengan mencubit kecil hidung Eil dari balik niqab yang Eil kenakan.
" Kaya nya Umi harus ganti panggilan Kak menjadi Adik ke Natasha deh ". Eil mencubit gemas pinggang Dhika menanggapi ucapan Dhika yang benar ada nya.
🌹🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
Tiga pasangan halal keluarga Wiratama terlihat tengah berfoto bersama berdampingan dengan keluarga Danuarta yang merupakan keluarga Natasha.
Wajah cantik ketiga pasangan halal Wiratama itu memang tertutup niqab yang senada dengan pakaian yang mereka kenakan saat ini.
Motif yang sama namun warna yang berbedalah yang membedakan para pasangan halal keluarga Wiratama.
Ayah dan Bunda mengenakan pakaian couple berwarna biru laut.
Abi dan Umi si kembar beserta si kembar mengenakan pakaian sarimbit berwarna hijau muda.
Sementara pasangan pengantin baru mengenakan pakaian couple berwarna putih gading.
Perbedaan usia antara Acid dan Natasha tidak membuat keluarga Natasha memandang remeh Acid. Bahkan keluarga Natasha merasa bahagia saat melihat Acid yang begitu perhatian kepada Natasha.
" Gila, suami nya Cici Nana damage banget ". Bisik salah seorang kerabat Natasha yang menghadiri akad nikah Natasha dan Acid.
" Berondong pula ". Balas sahut kerabat yang usia nya terlihat seumuran Acid.
"Jadi itu si Radian yang suka Lo ceritain Bas? ". Remaja pria itu mengangguk pelan sambil tersenyum kikuk saat tatapan bertemu pandang dengan orang yang di maksud.
" Njim, sempit amat dunia Lo Bastian Bastian ". Ucap gadis yang berbisik pertama sambil menepuk-nepuk bahu Bastian anak dari Sean Lim kakak pertama dari Natasha yang berusia 18 tahun dan merupakan teman satu sekolah Acid.
Bastian menundukkan kepala nya saat melihat Acid tersenyum menyeringai kearah nya setelah tadi terlihat berbisik kepada Natasha seraya menujukan pandangan kearah nya.
" Mampir Lo Bas, siap siap nggak dapet angpao imlek dari Cici Nana pas imlek hahaha ". Kedua gadis itu tertawa senang melihat wajah pucat Bastian.
Apalagi ketika sang Papa mengajak nya untuk berfoto bersama dengan pengantin baru membuat tawa kedua gadis itu semakin membuat Bastian kesal.
" Muka slow Bas slow... ". Kikik gadis kedua yang mengikuti Bastian untuk foto bersama keluarga Lim.
__ADS_1
" Apa kabar Bro ". Sapa Acid saat Bastian tiba di tempat mereka akan berfoto.
" Kalian saling kenal? ". Tanya Natasha kepasa Acid dan Bastian yang di balas anggukan Acid namun gelengan kepala Bastian, hingga membuat Natasha mengernyitkan kening nya menatap heran kepada kemenakan nya tersebut.
" Jangan bilang kalau Suami Aunty ini lawan duel Kamu di sekolah, seperti yang Rowiena suka cerita ke Aunty kalau Kamu di sekolah suka nantang duel anak santri ". Bastian menelan saliva nya kasar lalu menatap tajam kearah adik nya yang masih SD dan satu yayasan sekolah dengan nya juga Acid.
" Apa liat liat Wlee. Emang enak ". Gadis kecil berkuncir kuda itu terlihat menjulurkan lidah nya kepada kakak nya dengan senyuman usil nya.
" Jadi benar kalau Kamu itu... ". Natasha sudah akan melayangkan tangan kanan nya ke telinga kiri Bastian, namun Acid segera menahan dan menggenggam jemari Natasha dengan erat.
" Udah. Mau foto jangan pasang muka garang. Senyum jangan lupa. Yang ikhlas ya Tian, sekarang Gue naik pangkat jadi Om Lo ". Ucap Acid menepuk punggung Bastian berkali kali dengan kencang hingga membuat Bastian meringis.
Ternyata apa yang selalu di ucapkan Bastian saat mengejek Acid yang wajah nya lebih dewasa di banding kan usia nya itu dengan sebutan " Om ", kini menjadi kenyataan. Acid benar benar menjadi Om nya.
Senyum usil Acid terlihat saat dengan santai nya Dia menggandeng bahu Bastian saat akan berfoto bersama keluarga mereka.
Dua kali jepretan blitz menuntaskan atas foto bersama keluarga sang kakak membuat beberapa guru sekolah Acid yang hadir terlihat ramai.
Seorang pria paruh baya menghampiri Acid dan Bastian yang akan keluar dari area foto.
" Eits mau kemana Kamu. Balik lagi, Bapak mau foto kalian berdua dulu ". Pria itu menahan Bastian dan menarik kembali ke area foto hingga membuat Natasha yang akan menemani keluarga nya melihat kearah mereka dengan heran.
" Saya pinjam kedua murid Saya dulu ya Mbak ". Natasha mengangguk pelan, dan setelah Acid mengangguk Natasha pun kembali melangkah menemani kerabat dan tamu yang hadir di acara pernikahan nya dengan Acid.
" Alhamdulillah, akhir nya do'a Kamu di kabulkan oleh Tuhan ya Bas ". Suara Pak Bimo guru BP langganan Bastian itu terlihat tersenyum bahagia melihat wajah pias Bastian saat foto berdua dengan Acid yang di abadikan oleh Pak Wahyu sang Kepala Sekolah.
Ya Bastian memang terkenal sering mengajak ribut Acid, namun remaja yang kini berstatus paman nya itu tak pernah menanggapi nya.
" Wah wajib di tempel di mading neh Pak. Bagus tuh buat acara kelulusan mereka dua minggu lagi ". Ucap Pak Bagaskara guru Matematika yang juga dosen di salah satu universitas sambil memprovokasi Kepala Sekolah.
__ADS_1
" Wah boleh juga usul nya tuh Pak. Jangan lupa tagline di bawah foto nya " Do'a yang menjadi Nyata " ". Ucap Pak Bimo yang justru menjadi bahan tawa para guru dan juga kepala sekolah.
" Salah My Enemy My Uncle ". Balas Pak Bagaskara yang lagi lagi mengundang tawa para guru yang hadir di acara Acid dan Natasha.