
Setelah seminggu acara makan malam juga perkenalan Riana dan keluarga angkat Andrei terjadi hubungan Riana dan Mama Shinta semakin membaik.
Tak jarang Mama Shinta menghubungi Riana atau bahkan berkunjung ke sekolah untuk sekedar berbincang bincang dengan Riana.
Namun hal terbalik justru terjadi antara hubungan nya dan Andrei.
Bukan Riana berpura pura tak tahu atau tak sadar maksud juga tujuan Andrei mempertemukan nya dengan keluarga angkat Andrei.
Namun Riana masih ragu bahkan mungkin belum yakin dengan Andrei, karena Andrei sendiri bahkan belum mengungkapkan secara gamblang mengenai perasaan nya terhadap Riana.
Hanya sikap dan perhatian yang Andrei berikan selama ini terhadap Riana yang menandakan kalau Andrei memang tertarik terhadap nya.
Dan hal itu membuat Riana pun masih enggan untuk menanggapi sikap Andrei terhadap nya selama ini. Karena bagi Riana dibutuhkan sebuah ungkapan bukan hanya sikap dalam menjalin sebuah hubungan.
__ADS_1
" Andrei itu tipe pria yang tak banyak bicara ". Ucap Mama Shinta saat mengajak Riana berbincang di sela kegiatannya mengajar menggambar di alam bebas siang itu.
" Papa Baratha adalah main role nya. Jadi sedikit banyak nya sikap dan juga pribadi Andrei sebelas duabelas dengan Papa nya ". Mama Shinta melambaikan tangan kepada Dhika saat balita tersebut melambaikan tangan nya kepada Mama Shinta.
" Jadi kamu jangan berharap Dia akan memberikan Kamu rangkaian bunga atau ucapan romantis untuk menggambarkan isi hati nya ". Mama Shinta bahkan tersenyum kecil kala menjabarkan sikap sang suami yang sama dengan sikap Andrei.
" Mereka akan lebih mengungkapkan maksud hati mereka dengan sikap dan perhatian mereka terhadap kita ". Riana terpaku mendengar penjelasan Mama Shinta.
" Tapi Ma, bukankah di butuhkan sebuah ungkapan juga untuk menyatakan sebuah perasaan ". Riana langsung mengatup bibir nya setelah berucap.
" Jadi kalau Andrei mengungkapkan perasaan terhadap Kamu, Kamu akan menerima nya? ". Wajah Riana merona mendengar pertanyaan Mama Shinta.
" Mama harap Kamu bisa membuka hati Kamu untuk Andrei Ri ". Ucap Mama Shinta dengan nada berharap.
__ADS_1
" Andrei pria yang baik, rajin dan yang pasti nya setia. Karena itu Mama tidak setuju ketika Dia ingin memperkenalkan Andini kepada Kami beberapa tahun yang lalu ".
" Karena Kami cukup tahu siapa Andini dan juga keluarga nya. Hal itu pula lah yang membuat Andrei tidak memperkenalkan Kami kepada Andini dan terutama kepada kedua orang tua Andini ".
" Andrei ingin mendapatkan pendamping yang bukan hanya bisa menerima diri nya namun juga Dhika ".
" Dan Andini tidak bisa menerima keberadaan Dhika di sisi Andrei ".
" Mungkin Kamu akan menilai Mama jelek, saat Mama sangat bersyukur Andrei akhir nya sadar untuk memutuskan hubungan nya dengan Andini, setelah Andini mengungkapkan keberatan nya dengan keberadaan Dhika di sisi Andrei ".
Mama Shinta merubah posisi duduk nya berhadapan dengan Riana.
" Dan kini Mama sangat bersyukur Andrei bisa terbebas dari Andini, dan Mama berharap Dia bisa melabuhkan pilihan nya kepada Kamu ". Ucapa Mama Shinta dengan nada berharap seraya menggenggam kedua telapak tangan Riana dengan erat.
__ADS_1
" Tolong terima Andrei seperti Kamu menerima keberadaan Dhika ". Ucap Mama Shinta penuh harap, hingga sebuah senyum terukir di wajah Mama Shinta saat Riana menganggukkan kepala nya.
" Terima kasih Nak. Mama jamin Kamu tidak akan menyesal telah membuka hati Kamu untuk Andrei ". Ucap Mama Shinta memeluk erat Riana.