Pelakor Halal

Pelakor Halal
Bab 81 S2 Membalas Dengan Elegan


__ADS_3

" Tidak apa apa Kak Nico. Saya akan menjawab pertanyaan yang Bu Siska ajukan ". Natasha menghela nafas pelan lalu melihat kearah audiens dimana Acid tengah duduk seraya menatap teduh kepada nya.


Anggukan kepala Acid membuat Natasha mengangguk pelan menjawab anggukan Acid.


" Bu Siska tadi bertanya perihal Saya yang sudah menikah dan mempunyai suami yang usia nya jauh di bawah usia Saya ". Natasha mengulas singkat pertanyaan yang Siska ajukan tadi.


" Ya berita itu memang benar. Suami Saya usia nya 9 tahun lebih muda di bandingkan Saya ". Jawaban Natasha membuat suasana aula kembali ramai oleh bisikan para audiens.


" Perihal tips Saya bisa menggaet pria yang lebih muda, hanya Suami Saya yang bisa menjelaskan hal tersebut ". Jawab Natasha santai.


" Aduh Saya jadi penasaran nih siapa ya Pria yang beruntung tersebut ". Celoteh MC itu di balas senyuman tipis Natasha di balik niqab nya.


" Yakin mau tau siapa suami berondong Saya? ". Tawa pun pecah di aula menanggapi pertanyaan usil Natasha.


" Wah bikin tambah penasaran Bu ". MC pun seolah ikut terbawa suasana para audiens yang penasaran siapa sosok suami Natasha.


" Yakin mau tau?. Nanti kalau udah tau jangan pada baper, patah hati apalagi bunuh diri ya. Itu dosa besar ". Lagi lagi ucapan Natasha mengundang tawa audiens yang semakin penasaran.


" Kok Saya ngerasa kalau suami nya Bu Natasha ada di sekitar sini ya ". Padangan mata MC terlihat menyisir di bangku para audiens.


" Tadi Bu Natasha udah kasih kita clue kalau usia Bu Natasha dan suami itu berbeda 9 tahun. Berarti kalau kuliah suami Ibu masih semester satu. Benar itu Bu? ". Natasha mengangguk hingga membuat beberapa mata yang tadi sempat melihat sekilas Natasha berjalan bersama Acid sambil sesekali bergelayut manja di lengan Acid langsung mengarahkan pandangan nya kearah Acid.


" Kaya nya Kita udah tau nih siapa suami Bu Natasha dari pandangan para audiens ". Acid tersenyum kecil saat mata MC mengarah kepada nya.


" Ini mah bakal jadi hari patah hati seluruh kampus Bu ". Celoteh MC yang justru membuat Natasha tertawa.


" Baiklah, daripada kita penasaran siapa suami Bu Natasha. Lebih baik Kita persilahkan bagi Suami Bu Natasha untuk memperkenalkan diri nya sendiri ".


Riuh audiens kembali terdengar bahkan lebih riuh ketika Acid berdiri dari duduk nya.


" Radian Andrian Rasyid ". Panggil MC seraya mengkode Acid untuk turun ke depan.


Acid pun berjalan maju kedepan lalu tanpa sungkan pria muda itu mendudukkan tubuh nya di pinggir kursi yang Natasha duduki dan mengecup pucuk kepala Natasha dengan singkat.

__ADS_1


" Ya ampun, seorang Radian yang cuek ternyata bisa sweet banget kalau udah ketemu pawang nya euy ". Celoteh MC bernama Amar kakak tingkat Acid itu membuat aula ramai penuh tawa.


" Bukan pawang Kak. lebih tepatnya belahan jiwa ". Ucap Acid santai hingga aula kembali ramai dengan tepukan tangan.


" Jadi bingung mau manggil Ibu atau Mbak atau Adek nih ke Bu Natasha ". Ucap Amar bertanya.


" Kalau sudah ada yang pernah melihat istri saya sebelumnya berhijrah tentu sudah tau kalau wajah nya dulu sebelum berhijrah hingga sekarang tak ada yang berubah


Masih tetap cantik nggak kalah dengan yang seusia Saya ". Ucap Acid memuji Natasha yang memang benar ada nya.


Wajah Natasha yang baby face membuat nya masih terlihat seperti gadis remaja pada umum nya. Apalagi Natasha yang memang tidak suka mengenakan make-up membuat wajah nya menjadi semakin cantik natural.


" Gimana Ra menikah di usia muda?. Eh tapi kalau boleh tau siapa yang mulai jatuh cinta duluan ya? ". Tanya Amar membuat para audiens ikut penasaran.


" Saya ". Jawab Natasha dan Acid serentak.


" Saya yang lebih dahulu jatuh cinta kepada istri Saya, bahkan sebelum Kami saling kenal ". Bukan hanya Amat dan audiens yang terkejut mendengar ucapan Acid.


Kedua bola mata Natasha menatap tak percaya kepada Acid.


" Ya itu Aku. Bocah yang nekat memberikan kecupan di pipi sebagai ucapan terima kasih karena sudah mengobati luka Ku karena jatuh dari pohon ". Acid tertawa kecil saat mengingat aksi nekat nya mencium pipi gadis yang saat itu masih mengenakan seragam SMU hingga membuat gadis itu menjitak kesal Acid kecil.


Natasha mencubit gemas pinggang Acid namun Acid hanya mengulas senyum meringis.


" Bagi Saya menikah muda itu sangat menyenangkan. Kita bisa bebas melakukan hal hal menyenangkan bersama pasangan halal kita tanpa takut dosa ". Jawab Acid.


" Ingat berpacaran itu lebih banyak mudharat nya di banding manfaat nya ". Acid berucap seraya memberi nasehat yang di teriaki setuju oleh para audiens.


" Jadi lebih baik perbanyak anak di bandingkan perbanyak mantan ". Natasha memukul punggung kanan Acid setelah Acid berucap.


" Wah sebuah usulan yang bagus dan layak di coba untuk yang lain nya ". Ucap Amar menimpali ucapan Acid dan itu mengundang tawa audiens lain nya.


Acara tanya jawab itu di akhiri dengan pembacaan do'a dadakan yang Acid lakukan atas permintaan panitia acara.

__ADS_1


Beberapa mahasiswa dan mahasiswi terlihat memberikan ucapan selamat atas pernikahan Acid dan Natasha. Dan juga mereka mendo'akan agar persalinan Natasha beberapa minggu lagi lancar.


Sesuai yang di perkiraan oleh Amar tentang status Acid yang sudah sold out. Banyak para mahasiswi dan dosen wanita muda termasuk Azizah dan Siska harus patah hati.


Melihat perlakuan Acid yang begitu memperhatikan Natasha membuat mereka akhir nya harus mengaku kalah dan mundur teratur dari jajaran fans Acid.


Terlihat kalau Acid sangat menyayangi dan mencintai Natasha. Pria itu kini tak sungkan lagi merangkul pinggang istri nya saat melintasi area kampus menuju parkiran saat mereka akan pulang.


" Mau langsung pulang atau mampir dulu Yang? ". Tanya Acid saat baru saja keluar dari parkiran kampus.


" Langsung pulang aja Yang. Cape ". Jawab Natasha swraya mengelayut manja di lengan kiri Acid. Sementara tangan kanan Acid sibuk bermain setir mobil.


" Cape ya? ". Natasha menggangguk pelan.


" Sebenarnya bukan cape fisik tapi cape hati menghadapi para calon kepompong ". Kening Acid mengernyit mendengar perumpamaan Natasha.


" Azizah dan Siska ". Acid tersenyum kecil saat menyadari perumpamaan yang Natasha sebutkan tadi saat wanita cantik yang kini sudah membuka niqab nya itu berucap.


" Aku salut dengan cara Kamu menjawab pertanyaan mereka. Dengan cara yang elegan justru Kamu sudah berhasil membuat mereka menyesal telah bertanya ". Ucap Acid mengusap lembut pucuk kepala Natasha saat mobil mereka terhenti karena lampu lalu lintas berwarna merah.


" Menghempaskan para calon kepompong itu nggak perlu terbawa emosi yang ada nanti kita rugi sendiri ". Ucap Natasha yang di angguki Acid.


" Sayang ". Natasha mencengkram erat lengan kiri Acid saat perut nya terasa nyeri.


" Kamu kenapa? ". Wajah Acid berubah khawatir saat melihat Natasha mengeluarkan keringat jagung.


" Sakit Sayang ". Rintih Natasha seraya mengusap perut nya dengan tangan kiri, sementara tangan kanan nya masih terus meremas lengan Acid.


" Kita ke Rumah Sakit sekarang ".


Acid pun segera memacu kendaraan mereka saat lampu lalu lintas sidah berwarna hijau menuju Rumah Sakit terdekat.


__ADS_1


Jangan lupa mampir di kisah nya Fatih ya...


Ditunggu like juga komen nya di sana


__ADS_2