Pelakor Halal

Pelakor Halal
Bab 73 S2 Ana uhibbuka Fillah


__ADS_3

" Hari ini ke sekolah Dek ? ". Tanya Natasha kepada Acid selepas mereka pulang dari Musholla setelah menyelesaikan sholat shubuh berjamaah bersama para santri dan juga Ustadz Ustadzah lain nya.


" Kalau nggak ada class outing sih males soal nya cuma isi absen doang Kak ". Jawab Acid yang merebahkan tubuh nya di atas kasur, sementara Natasha tampak sedang merapikan beberapa hadiah dari para tamu yang menghadiri acara pernikahan mereka kemarin.


" Kak ". Acid memanggil Natasha yang terlihat mulai membuka bungkus kertas kado satu persatu.


" Hem ". Acid menghela nafas pelan saat melihat Natasha tak bergerak dari posisi nya.


" Ck. Cuma hem aja ". Natasha mengulum senyum mendengar protes Acid.


" Ada apa? ". Natasha menghentikan kegiatan nya lalu mengalihkan pandangan nya kearah Acid yang sedang menatap nya.


Natasha terlihat salah tingkah saat tatapan mereka saling bertemu dan mengunci satu sama lain.


" Ck bingung mau ngomong nya ". Ucap Acid mengalihkan pandangan nya dari Natasha.


Natasha beranjak dari duduk nya lalu menghampiri Acid dan kemudian mengangkat kepala Acid sebelum mendudukkan tubuh nya dan meletakkan kepala Acid di pangkuan nya.


" Memang nya mau ngomong apa? ". Natasha mengusap lembut surai hitam Acid.


Acid mendongakkan kepala nya menatap kearah Natasha. Seulas senyum di berikan Natasha kepada Suami kecil nya.


Acid mengulurkan tangan nya menyibak helaian rambut Natasha yang tergerai kebelakang kuping Natasha. Kedua nya saling melemparkan senyuman.


" Ana uhibbuka Fillah ". Natasha tersenyum mendengar ucapan Acid yang tangan kanan nya kini menyusuri wajah Natasha yang tak berbalut hijab.


" Ahabbakilladzii ahbabtani ilahuu ". Jawaban Natasha membuat Acid menarik pelan tengkuk Natasha sehingga pucuk hidung mereka pun saling bersentuhan.


Sebuah kecupan dari Acid mendarat dengan lembut di bi**r Natasha.


Untuk beberapa saat kedua bi**r mereka saling merasakan satu sama lain.


Acid mengusap dengan lembut bi**r Natasha selepas selesai saling meresapi bi**r mereka masing masing.


" Ya Allah apa salah Hamba-Mu ini, sehingga Hamba-Mu ini masih harus di pending seminggu lagi ". Natasha menepuk lembut bi**r Acid membalas protes Acid yang harus bersabar karena tiba tiba saat akan memulai ritual semalam Natasha kedatangan tamu bulanan.


" Buruan siap siap berangkat sekolah ". Natasha mengangkat baju Acid hingga membuat Acid pun terduduk.

__ADS_1


" Ck, bolos aja ya, males banget Kak. Pengen berduaan sama Kakak aja, boleh ya ". Acid menghadapkan duduk nya kearah Natasha seraya mengedip kedipkan kedua kelopak mata nya dengan genit.


" Kata nya ada Class Outing ? ". Acid membuang nafas malas lalu memeluk tubuh Natasha yang seolah sudah menjadi candu nya sejak mereka sah kemarin.


" Ikutan nonton ya ". Rengek Acid.


" Emang boleh di tonton orang luar? ". Tanya Natasha heran.


" Nanti Aku pinjamin seragam nya Nadira ke Kakak ". Natasha memulul bahu Acid setelah mendengar ocehan konyol suami kecil nya tersebut.


Acid melerai pelukannya lalu menangkup wajah Natasha dengan kedua telapak tangan nya.


" Kakak masih pantas mengenakan seragam SMU tau ". Dengan gemas Acid mengigit pucuk hidung mancung Natasha pelan.


" Astaghfirullah, begini amat ya nikah sama berondong ". Gerutu Natasha yang juga menangkup wajah Acid dengan kedua telapak tangan nya.


Dengan gemas Natasha menggoyang goyang kan kepala Acid ke kiri dan ke kanan.


" Bisa jadi tambah awet muda Kak ". Ucap Acid di sertai kecu*** singkat di bi*** Natasha.


" Udah ah, Aku mau bantu Bunda juga Teteh Eil membuat sarapan ". Natasha melepaskan kedua telapak tangan nya dari wajah Acid, dan Acid pun melakukan hal yang sama.


" Terus mau di panggil apa?. A'a, Mas, Abang, Sayang, Darling atau... ".


" Cinta ". Tawa Natasha pun akhir nya pecah saat mendengar ucapan Acid yang memotong ucapan nya tadi.


" Lebay atuh ". Bibir Acid langsung mengerucut mendengar ejekan Natasha.


" Jangan manyun jadi pengen gigit ". Natasha yang gemas melihat Acid pun langsung mengigit kecil lengan kiri Acid.


" Ish malah di gigit beneran ". Acid mengusap bekas gigitan Natasha.


" Alhamdulillah, udah lama banget pengen gigit akhir nya kesampaian juga ". Natasha berucap tanpa rasa bersalah, hingga membuat Acid menarik pucuk hidung Natasha.


" Udah yuk, kita keluar nggak enak kelamaan ". Natasha menarik lengan Acid keluar dari kamar setelah suami berondong nya itu selesai mengenakan seragam nya.


" Assalamu'alaikum Bunda, kakak ipar ". Sapa Natasha ketika memasuki ruang makan yang merangkap ruang dapur.

__ADS_1


" Waalaikumsalam ". Balas sapa Bunda dan Eil.


" Eleh eleh penganten baru semangat bener euy ". Goda Eil hingga membuat Natasha tertawa kecil.


" Jalan masih bener neh ". Natasha menepuk bahu Eil menanggapi ucapan Eil.


" Kasian amat di portal ya Dek ? ". Acid memutar malas kedua bola mata nya menjawab pertanyaan kakak ipar yang juga kakak angkat nya tersebut.


" Sabar ya. Paling lama seminggu ". Ucapan Ayah membuat Acid tersedak dengan air yang baru saja akan membasahi tenggorokan nya.


" Nggak apa apa Yah, yang penting nggak harus nunggu Lima tahun. Bisa karatan atuh ". Dhika memukul bahu kanan Acid dengan kencang, karena ucapan Acid berhasil membuat seluruh keluarga tertawa.


" Berani sekarang, mentang mentang udah jadi suami ". Dhika memiting leher Acid lalu menjitaki pucuk kepala Acid dengan gemas.


" Ampun A'a ampun. Ya Allah istri ku tolong... ". Natasha menulikan telinga nya mendengar teriakan Acid yang berusaha keluar dari pitingan Dhika.


Bunda dan Eil hanya menggelengkan kepala mereka melihat ulah kakak beradik angkat tersebut.


" Ck, nggak ada berubah nya ". Ayah menarik pucuk telinga Dhika hingga membuat pitingan nya terlepas dari Acid.


" Udah pada punya istri kelakuan masih aja kaya bocah ". Ucap Ayah mendudukan kedua putra nya tersebut ke bangku makan.


Sementara si kembar tampak tengah tertidur di dalam baby boucer mereka masing masing kala para tetua menikmati sarapan pagi sebelum memulai aktivitas mereka hari ini.


🌹🌹🌹🌹


" Radian ". Acid menghentikan langkah nya saat akan memasuki lapangan basket ketika akan bergabung dengan teman sekelas nya untuk memulai class outing.


Seorang gadis berdiri di hadapan Acid sambil menyerahkan sebotol air mineral kepada Acid.


" Buat apa Sya? ". Gadis berhijab itu mengernyitkan kening nya bingung saat Acid bertanya.


" Ini buat buat Kamu ". Jawab gadis bernama Aisyah itu sambil tersenyum dengan masih tetap menyodorkan sebotol air mineral kepada Acid.


Ya pernikahan Acid dengan Natasha memang hanya di ketahui oleh para guru dan Bastian yang notabene adalah keponakan Natasha. Selain itu tidak ada yang tahu kalau label Acid saat ini sudah sold out.


" Maaf, kasih yang lain saja ". Aisyah menatap nanar botol air minum yang di sodorkan kepada Acid lalu menatap punggung Acid yang berjalan santai memasuki lapangan basket.

__ADS_1


Dari kejauhan terlihat sesosok gadis mengenakan seragam putih abu abu dengan mengenakan masker terlihat menyunggingkan senyuman misterius nya lalu berjalan mendekati lapangan Basket dan mendudukan tubuh nya tak jauh dari tempat istrirahat kelas Acid.


__ADS_2