
Waktu terus berlalu suka duka di jalani bersama keluarga kecil yang semakin lengkap dengan kehadiran Putra kecil mereka menjelang usia Eiliyah empat tahun.
Radian Andrian Rasyid anak kedua pasangan Andrei dan Riana itu kini sudah menginjak usia 15 tahun dan lebih memilih melanjutkan pendidikan di Pesantren milik sang kakak angkat yang di kelola oleh sang Bunda dan sahabat baik nya Tiara.
Tiara menikah menikah dengan Dion setelah dua tahun mereka menjadi pasangan adu mulut yang menghibur Keluarga Riana. Dan kini pasangan itu telah di karuniai sepasang anak kembar berusia 13 tahun yang di diberi nama Nadira Amelia dan Nadiem Baehaqi.
Ya sesuai dengan keinginan Dhika, Andrei menggunakan uang asuransi Dito dan Misya untuk membuat sebuah Pondok Pesantren lengkap dengan sekolah dari tingkat dasar hingga tingkat atas.
Pesantren yang memang khusus menggratiskan anak anak yatim piatu dan kurang mampu itu sudah berjalan selama hampir 15 tahun itu kini status jalur pendidikan nya sudah di samakan bahkan sudah mendapatkan legalitas Internasional, karena sudah berhasil mengirimkan siswa-siswi lulusan nya melanjutkan kuliah di Kairo dan Negara lain nya.
Bahkan dengan donasi yang di berikan keluarga Bharata sudah ada beberapa anak yang melanjutkan pendidikan nya hingga jenjang perguruan tinggi.
Sementara Andrei hari hari nya kini di sibuk kan dengan menjadi instruktur mekanik di Pondok Pesantren tersebut.
Eiliyah Putri semata wayang Andrei dan Riana kini mengikuti jejak sang Bunda dengan menjadi pengajar dan pembimbing di Pondok Pesantren tersebut.
Gadis yang kini berusia 19 tahun itu baru saja naik tingkat dua di sebuah universitas bergengsi di kota mereka dengan jalur Beasiswa prestasi secara full.
__ADS_1
Dhika sendiri saat ini masih melanjutkan pendidikan S2 nya di Kairo setelah lima tahun yang lalu menerima beasiswa dari salah satu universitas ternama di negara tersebut.
" Ayah, A'a bilang besok minta di jemput di bandara ". Ucap Radian yang biasa di panggil Acid oleh keluarga nya saat makan malam keluarga.
Eiliyah menghentikan sejenak menyuap makanan nya sebelum akhir nya melanjutkan menyuap makan malam nya.
" Siapa yang mau ikut Ayah jemput A'a? ". Acid langsung mengacungkan tangan nya mendengar pertanyaan Ayah nya.
" Teteh nggak mau ikut jemput A'a? ". Tanya Bunda nya melihat reaksi Eiliyah yang terkesan biasa saja mendengar kepulangan Dhika.
" Teteh ada kegiatan kampus Bunda ". Jawab Eiliyah datar.
Bukan hanya sikap nya yang menjadi dingin dan cuek terhadap Dhika, Eiliyah bahkan memutuskan komunikasi dengan Pria yang kini berusia 23 tahun itu dan sudah menamatkan pendidikan di Kairo tersebut.
Padahal Dhika rutin menghubungi keluarga nya setiap seminggu sekali, namun gadis itu seolah menutup pintu hati nya walau pun hanya sekedar melihat dan menyapa Dhika sekilas.
Andrei dan Riana bahkan tidak tau apa yang telah terjadi diantara kedua anak nya tersebut. Hanya sikap Eiliyah yang menjadi dingin itu terjadi setelah keluarga mereka pulang berlibur dari kampung halaman Tiara.
__ADS_1
" Kata A'a Teh Fatimah juga ikut pulang besok bareng A'a ". Eiliyah meletakkan sendok nya diatas piring yang sudah tidak tersisi makan lagi.
" Ara sudah selesai makan nya Ayah Bunda. Maaf Ara duluan ke kamar ya, soal nya masih ada tugas yang harus Ara kumpulkan besok ". Riana dan Andrei mengangguk pelan.
Eiliyah pun beranjak dari duduk nya lalu menghampiri Andrei untuk mencium punggung tangan Ayah nya dan kemudian mencium pipi kanan kiri Bunda nya.
" Assalamu'alaikum ". Acid mengerucutkan bibir nya kala mendapatkan usapan asal dari Eiliyah di pucuk kepala nya.
" Waalaikumsalam ". Balas sapa Riana, Andrei dan juga Acid yang menatap penuh tanya kepergian Eiliyah ketika membahas Dhika yang akan pulang besok bersama dengan putri salah seorang Alim Ulama di daerah mereka.
########################
Hai Hai para readers...
Kita masuk di season 2 yah
Di season ini kita akan mengulik kisah Dhika dan Eiliyah ya
__ADS_1
Soo masih tetap di tunggu Like, Komen nya ya
See You Next Bab