Pelangi'S Love Story

Pelangi'S Love Story
Eps 21


__ADS_3

Seperti yang diminta tepatnya diperintahkan oleh Kenzo kemarin malam agar memasak dan membawakan bekal ke kantor, pagi ini Pelangi sedang sibuk di dapur. Dia melihat bahan-bahan makanan yang tersisa hanya sedikit. Jadi dia memasaka dengan menggunakan bahan yang ada. Mungkin nanti setelah pulang kerja dia akan mampir belanja ke supermarket.


Kenzo sudah duduk di meja makan yang sudah tersaji makanan, dan ada kotak bekal makan untuknya. Tapi Pelangi tidak ada disana. Mungkin sedang mandi. begitulah yang dipikirkan oleh Kenzo.


Kenzo masih diam menunggu kedatangan istrinya, walau sebenarnya perutnya sudah sangat lapar karena bau masakan itu sangat menggugah selera. Dan tak berapa lama Pelangi keluar dari kamar. Kenzo melihat istrinya sambil mengerutkan kening. Pelangi sudah bersiap untuk berangkat bekerja. Kemudian Kenzo berjalan menghampirinya.


“Lo mau kemana?” Tanya Kenzo menghentikan langkah Pelangi.


“Ya kerja lah.” Jawabnya.


“Lo ngga sarapan dulu?” Tanya Kenzo.


“Sorry, gue tadi udah sarapan duluan. Dan itu kotak bekal lo.” Jawab Pelangi dan segera keluar dari unit apartemennya.


Kenzo kecewa karena telah menunggu lama, ternyata Pelangi malah sudah makan duluan. Apakah perempuan itu tidak mau makan satu meja dengannya. Tapi bukankah kemarin malam dia juga makan malam bersama. Akhirnya Kenzo terpaksa sarapan sendirian.


Sementara Pelangi yang sudah keluar dari apartemen, dia mampir dulu di salah satu warteg sebelum pergi ke bengkel. Dia tadi berbohong pada Kenzo kalau dirinya sudah makan dulu. Karena dia tadi hanya memasak dengan menggunakan bahan yang tersisa dan itu hanya cukup untuk makan Kenzo dan bekal yang akan dibawa.


Warteg tempat Pelangi makan ini sangat ramai sekali. Karena selain masakannya enak, harganya juga terjangkau. Jadi, dia harus rela antri menunggu giliran untuk mendapatkan satu porsi makanan.


Selesai makan, Pelangi segera membayarnya kemudian pergi ke bengkel. Dan saat Pelangi memakai helmnya, tanpa sengaja ada sebuah mobil yang sedang melihat dirinya yang baru saja keluar dari warteg.


“Katanya sudah makan. Tapi kenapa tuh cewek makan lagi di warteg? Apa jangan-jangan dia mau ngracun gue. Tapi gue nggak kenapa-napa setelah makan tadi. tunggu! Apakah dia hanya memasak untuk gue aja karena nggak ada bahan makanan.” Gumam Kenzo dalam hati.


Setelah makan tadi, dia mengambil air dingin di dalam kulkas. Dan seingatnya memang kulkasnya tampak kosong dan sepertinya bahan makanan juga habis.


“Bodoh!! Bisa-bisanya gue nggak tahu itu semua.” Gumam Kenzo merutuki kebodohannya.


Kini semua orang sudah kembali sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Pelangin yang sibuk di bengkelnya, Kenzo yang sibuk dengan tumpukan dokumen di kantor. Kenzo berniat nanti pulang kantor akan menjemput Pelangi sekalian mengajaknya belanja bahan makanan. Dia masih dihantui rasa bersalah pada perempuan yang berstatus sebagai istrinya itu.


Drt drt drt

__ADS_1


Ponsel Kenzo bergetar terus tanda ada panggilan masuk. Dia melihat id pemanggil itu yang tak lain dari Eva. Wanita yang selama beberapa hari ini menghilang karena sibuk dengan event peragaan busana.


“Ya, Ev?” sapa Kenzo.


“Maafkan aku yang telah lancang datang ke kantor beberapa hari kemarin.” Ucap Eva.


“Iya. Nggak apa-apa. Apa kamu sudah pulang?” Tanya Kenzo.


“Sudah tadi pagi. nanti kita jalan yuk Ken. Ada diskon tas branded kesukaanku loh.” Ucap Eva.


“Sorry, hari ini aku sangat sibuk. Lain kali saja ya kita jalannya. Aku transfer saja uangnya, kamu beli sendiri.” Ucap Kenzo.


“Padahal aku juga kangen banget sama kamu loh Ken. Ya sudahlah kalau gitu aku beli sendiri saja.” Balas Eva pura-pura kecewa.


Setelah panggilan mereka terputus, Kenzo segera mentransfer sejumlah uang pada Eva. Baginya tidak masalah mentransfer uang untuk Eva, karena niatnya setelah pulang kerja akan mengajak Pelangi berbelanja.


Waktu pun sudah beranjak sore. Kenzo memilih keluar kantor lebih awal. Dia tidak ingin Pelangi pulang mendahuluinya.


Sesampainya di bengkel, Kenzo segera masuk dan mencari keberadaan istrinya. Dan kebetulan disana juga ada sepupunya yang kelihatanyya mau pulang.


“Eh Bang Kenzo. tumben nih nyariin Aubre. Dia masih di dalam sepertinya. Sedang ganti baju.” Jawab Diva.


Kenzo tak mempedulikan Diva. Dia segera masuk mencari keberadaan istrinya. Dan benar saja, Pelangi baru saja ganti baju. Dan dia terlihat sedang terlibat pembicaraan dengan teman laki-lakinya. Bahkan Pelangi terlihat tertawa dan sangat asyik. Entah kenapa Kenzo yang melihatnya tiba-tiba merasa darahnya mendidih.


“Ayo pulang!” ucap Kenzo dan segera menarik tangan istrinya.


Alex yang sedang bersama Pelangi pun sangat terkejut saat kedatangan Kenzo yang tiba-tiba. Bahkan laki-laki itu terlihat marah pada Pelangi yang sedang berbicang-bincang dengannya.


“Ken? Ngapain lo bisa disini?” Tanya Pelangi heran.


“Nggak penting. Ayo pulang. Kita mampir belanja dulu.” Jawab Kenzo.

__ADS_1


“Gue bawa motor aja.” Sergah Pelangi.


“Tinggal disini aja. Pakai mobil gue.” Ucap Kenzo.


Pelangi pun akhirnya menurut saja. Dia juga enggan berdebat dengan Kenzo. dan akhirnya mereka berdua pergi ke supermarket untuk berbelanja.


“Sorry gue nggak tahu kalau lo tadi nggak sarapan gara-gara masaknya cuma dikit.” Ucap Kenzo.


Pelangi hanya terdiam. Bagaimana Kenzo bisa tahu kalau dirinya hanya masak sedikit dan tidak bisa ikut sarapan bersama. Apa Kenzo tahu kalau dirinya tadi makan di warteg. Tapi Pelangi hanya diam saja dan malasa menanggapi ucapan Kenzo.


Setelah tiba di supermarket, Kenzo mengambil troli belanjaan dan mengikuti langkah kaki Pelangi yang sedang memilih sayuran segar dan daging. Pelangi sungguh tidak nyaman dengan keadaan seperti ini. belanja dengan ditemani oleh seorang laki-laki. Dan parahnya lagi banyak ibu-ibu yang sangat terpesona dengan ketampanan Kenzo. bahkan ada yang sampai minta foto bersama. Pelangi benar-benar jengah melihatnya.


“Udah ah gue pulang aja kalau tau lo bakal tebar pesona pada ibu-ibu itu.” Gerutu Pelangi dan meraih troli yang didorong Kenzo.


“Eh jangan. Gue nggak tebar pesona. Mereka aja yang tidak pernah melihat makhluk tampan kayak gue.” Jawab Kenzo sombong dan Pelangi hanya mencebik kesal.


Selesai belanja, mereka berdua memutuskan untuk pulang. Dan Pelangi juga akan masak makan malam untuk dirinya dan Kenzo.


Hari pun berlalu. Setiap hari Pelangi juga memasakkan makanan untuk Kenzo sekaligus bekalnya. Dan semenjak Pelangi mau memasakannya, Kenzo sudah tidak pernah lagi mengajak Eva datang ke apartemennya. Entah mungkin mereka bertemu diluar. Tapi setahu Pelangi, sepulang kerja Kenzo langsung pulang ke apartemen.


Dan sore ini sepulang kerja, Kenzo merasa sangat lelah. Dia ingin segera pulang dan bisa makan malam dengan Pelangi. Namun saat pulang, dia melihat apartemen masih sepi. Mungkin Pelangi masih sibuk di bengkel. Akhirnya Kenzo memutuskan untk mandi dulu.


Saat waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam, Kenzo keluar kamarnya berharap sudah ada masakan yang tersaji. Namun kenyataannya beda. Apartemen masih tampak sepi. Dan Pelangi belum pulang. Kenzo khawatir dengan keadaan Pelangi yang sampai pukul 9 malam belum pulang juga. bahkan pria itu sampai menahan laparnya hanya menunggu istrinya pulang.


“Lo kemana sih sampai jam segini belum pulang.” Gerutu Kenzo sambil memegang ponselnya dan sejak tadi menghubungu Pelangi namun ponselnya tidak aktif.


.


.


.

__ADS_1


*TBC


Happy New Year all🤗🤗😘😘


__ADS_2