Pelangi'S Love Story

Pelangi'S Love Story
Eps 40


__ADS_3

Setelah sambungan teleponnya terputus, Kenzo segera tidur agar bisa bertemu dengan istrinya di alam mimpi. Pria itu tampak tersenyum bahagia setelah mendengar pengakuan rindunya dari Pelangi, meski secara tidak langsung.


Kenzo tidur hanya 3 jam. Jam 7 pagi dia baru terbangun setelah mendengar suara alarm di ponselnya. Meski hanya 3 jam, tapi Kenzo merasa tidurnya cukup. Itu semua karena ada rasa bahagia dalam hatinya. Siapa lagi yang membuat kebahagiaan itu kalau bukan Pelangi.


Kenzo sangat yakin kalau Pelangi perlahan sudah mulai membuka hati untuknya. Memang untuk mengetahui perasaan kita terhadap seseorang adalah dengan cara pergi jauh. Jika ada rindu yang menyeruak mengisi relung hati, itu tandanya kita mencintai orang yang itu. Kalau Kenzo tidak perlu ditanya lagi, karena pasti dia sangat merindukan Pelangi. Tapi bagi Pelangi, ini adalah pertama kalinya merasakan hal tersebut.


Saat ini Kenzo sudah mulai menyibukkan dirinya dengan pekerjaan kantornya. Di tengah-tengah kesibukannya, dia teringat dengan seseorang yang selama ini hilang tanpa kabar. Bahkan dirinya juga hampir melupakan keberadaan orang itu. Siapa lagi kalau bukan Eva.


Kenapa Kenzo merasa bahwa perasaannya pada Eva sudah tidak seperti dulu lagi. Bahkan dirinya dan Eva tidak terpisah jarak yang jauh seperti Pelangi. Apa benar kalau dirinya sudah tidak mencintai wanita yang telah lama menjadi kekasihnya itu.


Kenzo sejenak berpikir. Sepertinya dia harus segera membicarakan semuanya pada Eva dan mengakhiri hubungannya secara baik-baik. Dia juga tidak ingin melukai perasaan wanita itu. Bagaimanapun juga Eva adalah cinta pertama Kenzo. setidaknya, jika harus berpisah, Kenzo berharap tidak akan menimbulkan dendam dan amarah. Meski dia tahu kemungkinan itu sangat kecil. Tapi lebih baik segera dibicarakan saja.


Malam harinya, Kenzo sedang menuju sebuah restauran dimana dia sudah berjanji dengan Eva untuk bertemu. Awalnya Eva mengatakan kalau sedang sibuk, namun dengan sedikit paksaan, akhirnya Eva mau bertemu dengan Kenzo.


“Hai Ken! Sorry nunggu lama.” Ucap Eva yang baru datang dengan mencium kedua pipi Kenzo bergantian.


“Hmm” jawab kenzo datar.


Kenzo belum ingin membicarakannya langsung. dia memilih untuk mengajak Eva makan malam dulu. Setidaknya harus ada energy yang terisi sebelum mengatakan itu semua. Tak lama setelah makan, Kenzo baru memulai pembicaraannya.


“Ev, maafkan aku!” ucap Kenzo sambil memegang kedua tangan Eva.


“Aku yang harusnya minta maaf Ken, karena akhir-akhir ini pekerjaanku sangat banyak.” Ucap Eva merasa bersalah.


“Bukan itu maksudku, Ev.” Ucap Kenzo dan membuat Eva tampak bingung.


“Ev, maafkan aku. hubungan kita lebih baik cukup sampai disini saja.” Ucap Kenzo dan seketika Eva melepaskan genggaman tangannya.

__ADS_1


“Apa maksud kamu Ken? Kamu minta hubungan kita berakhir. Kamu hanya bercanda kan Ken? Kamu nggak serius kan? Maafkan aku, selama ini aku benar-benar sibuk hingga tidak ada waktu buat kamu. Tapi kamu jangan bercanda seper-“


“Tidak, Ev. Aku tidak bercanda. Aku serius. Maafkan aku. aku telah melanggar janji kita. Aku mohon kamu terima ini semua Ev.” Ucap Kenzo.


“Apa ini gara-gara pelakor itu? Pelakor itu sudah berani merebut hati kamu dariku? Iya?” tanya Eva berapi-api.


“Bukan, Ev. Ini semua salahku. Aku yang sudah jatuh cinta padanya. Pelangi tidak salah. Aku yang salah, Ev. Maafkan aku.” ucap Kenzo.


“Kamu jahat Ken!! Aku nggak terima dengan ini semua.” Jawab Eva dan segera pergi meninggalkan Kenzo.


Kenzo hanya bisa menghela nafasnya kasar. Dia sedikit lega setelah memutuskan hubungannya dengan Eva. Namun saat ini dia harus waspada jika suatu Eva berbuat yang tidak-tidak pada Pelangi. Walau Kenzo sangat yakin kalau Pelangi adalah perempuan tangguh dan tidak mudah terpengaruh dengan Eva.


Di tempat yang sama, tampak sepasang kekasih yang sejak tadi melihat kebersamaan Eva dan Kenzo. namun mereka tidak mendengar apa yang dibicarakan oleh Kenzo dan Eva.


“Dasar wanita ular!” gumam seorang perempuan.


“Ah, nggak kok Lex. Aku nggak bilang apa-apa.” Jawab Nancy.


Ya, sepasang kekasih itu adalah Alex dan Nancy. Alex sangat geram melihat Kenzo sedang berduaan dengan seorang wanita. Padahal beberapa hari yang lalu dia tahu kalau hubungan Kenzo dan sahabatnya terlihat dekat. Tapi kini Kenzo malah bermain apai di belakang pelangi.


Semantara itu Nancy yang melihat Eva sedang bersama pria lain tampak semakin geram. Sudah lama dia tidak menyetujui hubungan Kakaknya dengan Eva. Dan kini dengan mata kepalanya sendiri, Nancy melihat bahwa kekasih Kakaknya sedang berduaan dengan Eva. Hanya saja Nancy tidak menceritakan semuanya pada Alex.


“Kamu tunggu dulu ya, aku mau ke toilet sebentar.” Ucap Alex dan diangguki oleh Nancy.


Alex melihat Kenzo akan meninggalkan restaurant segera mengikutinya. Dia sangat tidak terima dengan perbuatan Kenzo yang sudah mempermainkan perasaan sahabatnya.


Bugh

__ADS_1


Tanpa aba-aba, Alex memukul Kenzo dari belakang. Untung saja Kenzo segera sigap hingga tak membuatnya jatuh tersungkur.


“Brengsekkkk Lo!! Apa maksud Lo?” tanya Kenzo setelah melihat Alex.


“Elo yang brengsekkk. Gue nggak akan biarkan sahabat gue dipermainkan oleh pria brengksekkk seperti Lo. Setelah Lo berusaha mendekati Aubre beberapa hari yang lau, kini Lo tega bermain api di belakangnya saat dia sedang jauh.” Ucap Alex dan kembali menyerang Kenzo. namun dengan cepat Kenzo menepisnya.


“Lo hanya tahu apa yang Lo lihat, bukan yang Lo dengar. Gue memang menemui wanita itu untuk memutuskan hubungan gue dengannya.” Ucap Kenzo.


“Lo pikir gue percaya? Nggak akan. Gue nggak akan biarin sahabat gue terluka lagi untuk yang kedua kalinya. Jadi lebih baik Lo pergi jauh dari kehidupan Aubre.” Ucap Alex.


“Apa maksud Lo terluka lagi yang kedua kalinya?” tanya Kenzo bingung.


“Gue nggak mau melihat Aubre terluka lagi setelah Varell cukup menorehkan luka di hatinya. Cukup bajingan itu. Dan tidak untuk Lo. Jadi lebih baik Lo pergi dari hidup Aubre.”


“Nggak akan. Karena gue dan Pelangi sudah sama-sama mencintai. Dan gue berjanji akan selalu mencintainya.” Ucap Kenzo sambil menunjuk dada Alex, setelah itu pergi.


Alex masih terdiam mencerna ucapan Kenzo. apa benar yang dikatakan oleh pria itu bahwa dia dan sahabatnya sudah saling mencintai. Tapi kenapa Alex masih belum percaya.


Sedangkan Kenzo yang kini sudah berada di dalam mobil, nafasnya masih tersengal setelah berbicara panjang lebar dengan Alex. Kenzo juga sedang memikirkan nama pria yang disebut Alex yang katanya sudah menorehkan luka di hati Pelangi. Kenzo semakin penasaran, siapa pria yang bernama Varell itu. Luka seperti apa yang sudah ia berikan pada istrinya.


Mendadak hati Kenzo dihinggapi amarah dan rasa cemburu. Ternyata istrinya pernah memiliki kekasih, walau sudah putus. Tapi mengingat ucapan Alex bahwa mantan kekasih istrinya telah memberikan luka mendalam, itu berarti Pelangi pernah mencintai pria yang bernama Varell itu.


.


.


.

__ADS_1


*TBC


__ADS_2