Pelangi'S Love Story

Pelangi'S Love Story
Eps 49


__ADS_3

Keesokan paginya Kenzo bangun terlebih dulu. Dia melihat istrinya masih sangat nyenyak dalam tidurnya. Kemudian Kenzo segera ke kamar mandi dan setelah itu membuatkan susu untuk istrinya.


Hari ini Kenzo memutuskan untuk tidak pergi ke kantor. dia menghubungi Widya agar membatalkan meetingnya dengan Barra, karena dia harus merawat istrinya yang sedang sakit.


“Kamu sudah bangun?” tanya Kenzo saat melihat istrinya sedang bersandar pada headboard ranjang.


“Sudah. Aku mau ke kamar mandi tapi kepalaku masih pusing. jadi aku buat duduk saja dulu.” Jawab pelangi.


“Ini kamu minum susu dulu, mumpung masih hangat.” Ucap Kenzo sambil memberikan segelas susu hangat.


Pelangi menerimanya dan segera meminum susu itu. Setelah itu dia pergi ke kamar mandi karena kepalanya sudah tidak pusing seperti tadi. Kenzo hendak membantunya, namun Pelangi menolak. Lagipula Pelangi hanya ingin buang air kecil, gosok gigi, dan mencuci muka saja.


“Sudah, kamu istirahat saja. Sebentar lagi pesanan makanan datang. Kamu harus segera minum obat.” Ucap Kenzo saat melihat istrinya akan mengambil ponsel yang ada di meja riasnya.


“Aku mau menghubungi Alex kalau hari ini aku nggak bisa ke bengkel.” Jawab Pelangi.


“Biar nanti aku saja yang menghubunginya. Kamu istirahat saja.” Ucap Kenzo dan Pelangi mengangguk.


Kenzo mengambil ponsel istrinya dan meminta ijin untuk membukanya, karena dia ingin menghubungi Alex. Pelangi pun mengijinkan, lagipula dalam ponselnya tidak ada yang disembunyikan dari Kenzo.


Tak lama kemudian terdengar suara bel. Kenzo segera keluar kamar untuk mengambil pesanan makanan dari kurir. Setelah itu dia menyiapkan makanan tersebut untuk Pelangi. Tapi sebelumnya, Kenzo menghubungi Alex terlebih dulu untuk menyampaikan bahwa istrinya tidak bisa pergi ke bengkel.


“Halo, Bre! Ada apa pagi-pagiudah telfon gue? Jangan bilang Lo kangen.” cerocos Alex tanpa filter.


Kenzo yang mendengarnya pun sangat geram. Padahal dia berusaha untuk menjalin hubungan baik dengan pria yang berstatus sebagai sahabat istrinya itu.


“Yah, malah diem. Ada apa sih Bre? Lo ribut sama laki Lo? Jangan khawatir, ada abang Alex yang siap memelukmu.” Ucap Alex sambil terkekeh.


“Jangan harap Lo bisa memeluk istri gue. Gue nggak akan biarin itu semua terjadi.” Ucap Kenzo tajam dan membuat Alex terkejut.


“Gue hanya bilang kalau istri gue sedang sakit dan tidak bisa ke bengkel. Itu semua gara-gara Lo yang sudah ngajak istri gue pergi sampai dia kecapekan.” Ucap Kenzo datar.


“Aubre sakit ap-“


Belum sempat Alex menyelesaikan pertanyaannya, Kenzo sudah memutuskan sambungan teleponnya. Dengan hati yang bergemuruh, Kenzo membawa makanan yang telah dia siapkan untuk istrinya.


“Maksih, Ken.” Ucap Pelangi.

__ADS_1


Kenzo hanya diam dan tidak menjawab ucapan terima kasih dari istrinya. Pelangi bingung ada apa dengan suaminya yang tiba-tiba murung. Tapi dia memilih untuk sarapan dulu setelah itu minum obat. Sedangkan Kenzo memilih untuk masuk ke ruang kerjanya setelah memastikan istrinya makan dan minum obat.


Sebenarnya Kenzo masih marah dengan ucapan Alex tadi. hanya saja dia lebih memilih untuk menjauhi istrinya dulu, daripada harus meluapkan kekesalannya pada Pelangi yang kondisinya sedang sakit. Entah yang diucapkan oleh Alex tadi benar atau hanya bercanda. Namun yang pasti itu membuat Kenzo sangat marah.


Setelah sarapan dan cukup mendinginkan hatinya yang sempat memanas, Kenzo masuk ke kamarnya untuk melihat keadaan istrinya. Kenzo melihat Pelangi sedang bersandar pada headboard ranjang sambil nonton acara TV yang sangat membosankan.


“Bagaimana keadaan kamu? Apa masih pusing?” tanya Kenzo.


“Sudah lebih baik. Tubuhku masih sedikit lemas. Tapi aku bosan, Ken. Nggak enak rasanya berdiam diri seperti ini terus.” Keluh Pelangi.


“Kamu itu kecapekan. Kamu ingat, beberapa hari yang lalu kamu baru saja pulang dari London, setelah itu kamu langsung sibuk di bengkel. Kemarin saja kamu pulang malam. Jadi memang seharusnya kamu istirahat yang cukup, biar keadaan kamu cepat pulih.” Ucap Kenzo panjang lebar.


“Sejak kapan kamu jadi emak-emak?” tanya Pelangi sambil berdecak kesal.


Kenzo membelalakkan matanya saat mendengar ucapan istrinya yang mengatainya seperti emak-emak. Dengan cepat Kenzo naik ke ranjang dan memeluk gemas setelah itu menggelitiki Pelangi.


“Ken! Please jangan gini! Ken, lepasin. Aku geli banget. Ken!! Udah-udah, iya aku minta maaf.” Ucap Pelangi dan Kenzo menghentikan aksinya.


“Masih berani kamu mengatai suami kamu seperti emak-emak, hem?” tanya Kenzo.


“Nggak. Iya-iya maaf.” Ucap Pelangi.


“Makasih ya, Ken sudah merawatku.” Ucap Pelangi.


“Sejak kemarin kamu terus bilang seperti itu. Semuanya itu tidaklah gratis.” Ucap Kenzo.


“Dasar perhitungan!” jawab Pelangi.


“Eh siapa bilang aku perhitungan. Aku nggak minta upah.”


“Lantas aku harus bayar apa kalau semuanya tidak gratis?”


“Aku minta kamu cepat sembuh, agar kita bisa mengulangi malam panas itu.” Ucap Kenzo berbisik tepat di telinga Pelangi.


“Dasar mesummmmphhhhh”


Dengan cepat Kenzo membungkam bibir Pelangi dengan bibirnya. Kenzo tidak tahan untuk tidak menyentuh istrinya.

__ADS_1


Dia tahu istrinya sedang sakit dan tidak mungkin untuk mengajaknya melakukan hubungan badan. Jadi, mungkin hanya seperti bisa membuat Kenzo menyalurkan hasratnya.


Pelangi pun hanya bisa pasrah saat suaminya memberikan ciuman hangat itu. Jujur saja dia juga merindukan sentuhan dari suaminya. Hanya saja keadaannya sedang sakit.


Mereka berdua hanya bisa berciuman dalam waktu yang tidak sebentar. Kenzo memberikan jeda agar istrinya maraup oksigen terlebih dulu setelah itu mengulanginya lagi. Walau hanya dengan ciuman, Kenzo dan Pelangi sama-sama merasa sangat nyaman. Kenzo berusaha kuat agar tidak melakukan yang lebih dari ini.


Ting tong


Kegiatan mereka terpaksa berhenti setelah mendengar suara bel apartemen berbunyi. Kenzo mengusap bekas saliva pada bibir istrinya kemudian keluar kamar untuk membukakan pintu.


Cklek


“Ada apa Lo kesini?” tanya Kenzo saat melihat Alex berdiri di depan pintu.


“Bang Ken. Aubre sakit apa?” tiba-tiba Diva tiba-tiba nyelonong masuk ke dalam.


Kenzo terpaksa mempersilakan Alex masuk ke dalam. Ternyata Alex mengetahui unit apartemennya dari Diva.


Kemudian Kenzo memanggil istrinya untuk keluar menemui Diva dan Alex yang sengaja datang untuk menjenguknya. Kenzo setia duduk disamping istrinya saat Diva dan Alex mengajak ngobrol Pelangi.


“Sorry Bre gara-gara habis belanja kemarin, Lo jadi sakit gini.” Ucap Alex.


“Tahu juga kesalahan Lo.” Gumam Kenzo yang masih bisa didengar Pelangi.


Pelangi menyenggol lengan suaminya agar tidak berulah dengan Alex.


“Sorry Ken, gue salah karena telah membuat istri Lo sakit. Dan sorry atas ucapan gue tadi pagi. gue hanya bercanda.” Ucap Alex.


“Hmmm” jawab Kenzo singkat.


Pelangi masih bingung dengan apa yang sudah terjadi antara suami dan sahabatnya.


.


.


.

__ADS_1


*TBC


__ADS_2