Pelangi'S Love Story

Pelangi'S Love Story
Eps 79


__ADS_3

Kenzo mengantar istrinya ke bengkel Alex sampai di depan saja. Dia tidak ikut turun lantaran malas menjelaskan kejadian kemarin pada Alex.


“Aku berangkat dulu ya. Kamu pulangnya jangan siang-siang.” Ucap Kenzo.


“Iya. Kamu hati-hati di jalan. Kerjanya yang semangat.


Cup!”


Pelangi mengcup bibir Kenzo sekilas setelah itu langsung keluar dari mobil. Kenzo mematung setelah mendapat kecupan hangat dari istrinya.


“Hmm… udah berani kamu sekarang. makin sayang sama kamu.” Gumam Kenzo sambil memegangi bibirnya.


Kini Pelangi sudah tiba di bengkel yang sebentar lagi akan buka. Alex juga sudah berada disana. Laki-laki itu tampak sibuk membersihkan bengkelnya sebelum dibuka.


“Rajin banget nih yang mau tunangan.” Goda Pelangi tiba-tiba.


“Eh, Lo sejak kapan disini Bre? Datang sama siapa?” tanya Alex tanpa menjawab pertanyaan Pelangi.


“Baru saja. Diantar sama Kenzo. sekalian dia berangkat ke kantor.” jawab Pelangi.


“Udah baikan nih ceritanya?” tanya Alex.


Pelangi bingung dengan pertanyaan Alex. Akhirnya Alex menceritakan kalau kemarin Kenzo mendatangi rumahnya untuk mencari istrinya. Dan saat Alex menanyakan balik tentang masalah apa lagi yang terjadi diantara mereka berdua, Kenzo tak menjawabnya dan langsung pergi begitu saja.


Pelangi tertawa mendengar penjelasan Alex. Dia tidak tahu kalau suaminya sampai kesulitan mencari keberadaannya. Tapi jujur saja dari sini Pelangi dapat mengetahui seberapa besar rasa cinta Kenzo padanya.


Setelah membahas masalah Kenzo, kini Pelangi membahas persiapan pertunangan Alex. Pelangi akan membantu mempersiapkan segala sesuatunya karena disini Alex hanya tinggal seorang diri. Sedangkan kedua orang tuanya akan datang sebelum hari H.


“Thanks Bre atas bantuan Lo. Tapi acara tunangan ini hanya acara sederhana dan tidak mewah. Jadi tidak perlu menyiapkan apa-apa. Lagi pula Lo sedang hamil. Gue nggak mau Lo capek gar-gara bantuin gue. Yang ada laki Lo nanti akan bunuh gue.” Ucap Alex.


“Kamu tenang saja. Aku tidak capek. Aku akan memesankan segala sesuatu yang kamu butuhkan.” Jawab Pelangi.


“Baiklah terserah Lo aja Bre.” Jawab Alex kemudian.


Sesuai yang dikatakan Kenzo bahwa Pelangi tidak boleh pulang terlalu siang. Jadi setellah dari bengkel, Pelangi tidak langsung pulang. Melainkan pergi ke kantor suaminya dengan naik taksi.


Beberapa saat kemudian Pelangi sudah tiba di kantor. dia langsung saja masuk ke ruangan Kenzo. Sebelum masuk, Pelangi menanyakan dulu pada Widya.

__ADS_1


“Apa Kenzo ada di dalam mbak?” tanyanya


“Eh Bre. Ada kok, Tuan Kenzo ada di dalam tapi masih ada tamu.” Jawab Widya.


“Baiklah terima kasih Mbak.” Jawab Pelangi.


Pelangi segera masuk. Dia tidak peduli kalau di dalam sedang ada tamu. Yang terpenting dia tidak mengganggu.


Cklek


“Bisa nggak kamu ketuk pintu dulu sebelum masuk, Wid?” ucap Kenzo geram.


“Pelangi?” ucap Kenzo.


Kenzo benar-benar terkejut saat melihat kedatangan istrinya tiba-tiba. Apalagi dirinya sedang kedatangan tamu yang merupakan salah satu kliennya. Terlebih posisi wanita yang sebagai kliennya itu tampak berdiri di sampingnya karena sedang menjelaskan sesuatu.


“Opps sorry! Sepertinya aku sedang mengganggu kemesraan kalian eh kerjasama maksudku.” Ucap Pelangi dan kembali lagi keluar dari ruang kerja suaminya.


“Tunggu Sayang! Nona, bisakah anda duduk dan tidak harus seperti ini? istri saya jadi salah paham kalau anda seperti ini. dan lebih baik sekarang anda pergi dari ruangan saya. Selebihnya akan diurus sama sekretaris saya.” Ucap Kenzo datar.


Wanita dengan pakaian seksi itu tampak kesal karena gagal menggoda Kenzo. dan dia tidak tahu kalau Kenzo ternyata sudah menikah. Terlebih istrinya sedang hamil. Akhirnya wanita itu pergi setelah diusir oleh Kenzo.


Kini Kenzo sudah berhasil membawa masuk istrinya ke dalam mobil. Pelangi terlihat sangat santai dan tidak mempedulikan raut muka bersalahnya Kenzo.


“Sayang, please jangan salah paham dulu. Dia hanya klienku dan kami hanya menjalin kerjasama saja tidak lebih dari itu.” Ucap Kenzo sambil memegang tangan Pelangi.


“Sayang? Kata yang terucap di saat kamu sedang merayuku. Dan itu tidak akan ada efeknya buat aku.” jawab Pelangi sinis.


“Maaf. Bukan seperti itu maksudku. Tapi benar yang aku ucapkan tadi. aku tidak ada hubungan apapun dengan wanita itu selain masalah pekerjaan.” Ucap Kenzo.


“Padahal aku tidak bertanya dan menuntut penjelasan sama kamu, Ken. Kenapa kamu takut begini? Justru kalau kamu seperti ini seolah kamu memang sedang ada main dengan wanita murahan itu.” Ucap Pelangi sinis.


Wajah Kenzo terlihat pias. Dia bingung harus bagaimana lagi menghadapi istrinya. Memang benar Pelangi tidak bertanya dan menuntut penjelasan. Tapi Kenzo hanya berusaha meyakinkan kalau dirinya memang tidak ada hubungan apapun selain pekerjaan.


“Sudahlah Ken. Aku bingung menghadapi sikap kamu yang seperti ini. kamu itu pria dewasa tapi menurutku tidak tegas sama sekali. Pertama, kamu dengan mudahnya dipengaruhi oleh Eva dan disuruh bertanggung jawab atas perbuatan yang tidak pernah kamu lakukan. Dan sekarang. kamu dengan mudahnya menjalin kerjaama dengan wanita macam dia yang jelas-jelas telihat dari wajahnya kalau dia ada niat tidak baik. Sekarang terserah kamu sajalah. Aku sudah capek jika berurusan lagi dengan orang ketiga.” Ucap Pelangi panjang lebar setelah itu keluar dari mobil Kenzo.


Dengan cepat Kenzo keluar dari mobil dan menyusul istrinya. Kenzo benar-benar merutuki kebodohannya kalau selama ini memang dirinya kurang tegas. Dan perkataan sang istri membuat hatinya tercubit.

__ADS_1


“Please Pelangi, kamu jangan seperti ini. maafkan aku. maafkan aku yang terlalu sering membuatmu terluka. Aku akan belajar memperbaiki kesalahanku. Aku mohon jangan pernah memiliki niat untuk meninggalkan aku.” ucap Kenzo sungguh-ssungguh.


“Ya sudah lanjutkan pekerjaan kamu. Aku mau pulang.” Jawab Pelangi sambil membuang muka. Karena sebenarnya Pelangi juga tidak tega mengatkan itu pada Kenzo. dia hanya menggertak suaminya saja agar bisa bersikap tegas.


“Tidak. Aku akan mengantar kamu pulang.” Ucap Kenzo.


“Kamu lanjutkan saja pekerjaan kamu. Ingat kamu CEO, jangan selalu mengedepankan masalah pribadi. Aku bisa pulang sendiri.” Ucap Pelangi dan Kenzo hanya bisa pasrah.


Beberapa saat kemudian Pelangi sudah sampai rumahnya. Dia segera masuk ke kamar mandi untuk berendam. Karena hari ini cukup membuatnya lelah. Jadi dengan berendam setidaknya bisa membuat tubuhnya rileks.


Sore harinya Kenzo pulang dengan perasaan berkecamuk. Dia takut jika istrinya masih marah padanya. Dia bingung mencari solusi untuk mengatasi kemarahan sang istri, apalagi wanita hamil sangat sensitif.


“Sayang, kamu sedang apa?” tanya Kenzo saat melihat istrinya sedang di dapur.


Pelangi hanya menoleh sekilas pada Kenzo lalu kembali melanjutkan aktifitas memasaknya. Dan lagi kata “sayang” yang diucapkan Kenzo, entah kenapa hati Pelangi berbunga-bunga saat mendengar kata itu.


“Sayang, kamu masih marah hmm?” tanya Kenzo sambil memeluk Pelangi dari belakang.


“Katakan, apa yang harus aku lakukan untuk menebus semua kesalahanku. Asal jangan memintaku untuk pergi dari hidupmu.” Ucap Kenzo.


“Yakin mau tahu cara menebus kesalahan kamu?” tanya Pelangi dengan tangan yang masih sibuk dengan penggorengan.


“Iya. Katakan!”


“Baiklah. Buruan kamu mandi. setelah itu kita makan malam bersama lalu temani aku belanja ke mall. Kamu juga harus membayar semua barang-barang yang aku beli.” Ucap Pelangi sambil tersenyum tipis tapi Kenzo tidak melihatnya.


Dengan semangat 45 Kenzo melepas pelukannya dan langsung menaiki tangga untu segera mandi. hati Kenzo sangat lega setelah mendapat syarat yang menurutnya sangat ringan.


.


.


.


*TBC


Menuju end guys🤗🤗

__ADS_1


Happy reading


🤗🤗


__ADS_2