Pelangi'S Love Story

Pelangi'S Love Story
Eps 6


__ADS_3

Pelangi dan Kenzo sama-sama terkejut. Apa yang ada dalam benak mereka pun sama. Tapi mereka segera menolak bahwa tidak mungkin kalau mereka ini adalah korban perjodohan dari kedua orang tua mereka.


“Ngapain lo duduk disini?” Tanya Kenzo sinis.


“Guehanya menuruti Om Richard yang ingin mempertemukan gue dengan calon suami gue.” Jawab Pelangi malas. Terlebih menyebut kata calon suami.


Kenzo masih terdiam. Dan otaknya berputar saat semalam pulang dari kediaman Om Richard tanpa sengaja berpapasan dengan seseorang yang mengendarai motor yang menurut Kenzo tidak asing baginya. Dan tadi dia juga melihat motor itu di parkiran. Jadi, apakah perempuan yang dijodohkan dengannya adalah perempuan yang saat ini berdiri di hadapannya.


“Jadi, apakah lo yang bernama Pelangi?” Tanya Kenzo dan Pelangi mengangguk malas.


“Perkenalkan gue Kenzo, calon suami lo.” Ucap Kenzo sambil mengulurkan tangannya dengan tersenyum remeh.


“Apa??? Jadi elo yang bernama Kenzo?” Tanya Pelangi terkejut.


“Iya. Kenapa lo terkejut? Apa lo terpana dengan ketampanan calon suami lo?” Tanya Kenzo sombong.


“Cuih.. percaya diri sekali anda Tuan.” Ucap Pelangi sambil berekspresi meludah.


Kenzo tidak terima dengan ejekan yang dilontarkan Pelangi. Sebenarnya dia juga tidak sudi dijodohkan dengan perempuan bar-bar seperti Pelangi. Setelah itu, dengan enggan mereka berdua duduk berhadapan di meja yang telah dipesan.


"Apa lo setuju dengan perjodohan ini?” Tanya Kenzo.


“Nggak.” Jawab Pelangi singkat.


“Lalu kenapa lo nggak menolaknya kalau lo nggak setuju?” Tanya Kenzo lagi.


“Lalu apa bedanya sama lo kalau lo juga nggak setuju kenapa lo nggak nolak?” Tanya Pelangi balik.

__ADS_1


Kenzo benar-benar pusing. ternyata perempuan bar-bar di depannya ini cukup cerdik. Tapi Kenzo berpikir kalau tidak masalah dia menikah dengan Pelangi dengan perjanjian. Dia justru merasa aman karena tidak mungkin mencinati perempuan yang memang bukan seleranya.


“Gue mau perjodohan ini tetap dilanjutkan. Karena sudah tidak ada kesempatan lagi untuk menolaknya. Lo juga paham kan? Tapi gue mau melakukan pernikahan ini dengan perjanjian.” Ucap Kenzo.


“Apa?” Tanya Pelangi sambil menautkan kedua alisnya.


“Nanti saja akan gue berikan surat perjanjian itu setelah kita sudah sah.” Jawab Kenzo.


Pelangi pun hanya bisa mengikuti kemauan pria itu. Lagipula dia juga tahu kalau Kenzo juga menolak perjodohan ini. setelah itu Pelangi berdiri hendak membayar minuman yang sudah dipesan namun tangannya dicekal oleh Kenzo.


“Biar gue yang bayar!” ucap Kenzo.


"Gue masih mampu kalau hanya untuk membayar minuman itu.” Tolak Pelangi.


Setelah dari kasir, Pelangi keluar dari café untuk segera pulang. Sementara Kenzo diam-diam mengikuti laju motor yang dikendarai oleh Pelangi. Kenzo sempat heran dengan arah jalan pulang Pelangi karena tidak sama dengan arah jalan pulang ke rumah Om Richard, melainkan ke kompleks apartemen elit dimana dia juga tinggal disana. Kenzo heran Pelangi akan menemui siapa disana.


Setelah Pelangi memarkirkan motornya di basement, dia segera masuk ke unit apartemennya yang berada di lantai dua. Dan Kenzo pun masih mengikutinya diam-diam. Memang tidak ada yang mencurigakan dari gerak-gerik Pelangi saat memasuki unit apartemen itu. Setelah itu Kenzo keluar dan akan menuju unit apartemennya yang berada di lantai 7. Dan saat sudah keluar dari dari lantai 2 tiba-tiba Kenzo disapa oleh satpam yang kebetulan lewat.


“Nggak kok Pak. Tadi kebetulan bertemu teman disana. O iya Pak, apa Pak Mardi kenal dengan seorang perempuan tomboy yang sering berkunjung ke apartemen ini?” Tanya Kenzo pada Mardi.


“Nggak ada tuh Mas. Setahu saya cuma Mbak Aubre perempuan yang memang tinggal lantai 2. Dia juga tomboy, dan sering mengendarai motor CBR.” Ucap Mardi.


Kenzo mencerna kata-kata Mardi. Yang dikatakan oleh Mardi memanglah ciri-ciri Pelangi, tapi hanya beda menyebut nama panggilan saja. Jadi Pelangi juga tinggal di apartemen yang sama dengannya. Selama ini Kenzo juga tidak pernah mengabsen satu-satu siapa saja orang yang tinggal di apartemen ini. bahkan Kenzo juga tidak pernah mempedulikan motor Pelangi yang sering terparkir dalam satu tempat dengan mobilnya.


“Ya sudah pak, terima kasih.” Ucap Kenzo pada Mardi.


***

__ADS_1


Hari pernikahan Pelangi dan Kenzo pun tinggal beberapa hari lagi. Keduanya setuju dengan perjodohan itu. Tapi Pelangi memberikan syarat agar pernikahannya dilakukan secara tertutup dan hanya dihadiri oleh keluarganya saja. Richard dan Agatha pun terpaksa mengikuti syarat yang diajukan oleh Pelangi. Namun Damian sebenarnya menolak tapi dia juga tidak bisa bertindak apa-apa. Yang penting Kenzo dan Pelangi menikah dan Kenzo sudah lepas dari wanita ular yang bernama Eva.


Dalam persiapan pernikahannya, Pelangi seolah tidak peduli dengan gaun apa dan bagaimana yang nanti akan dia pakai. Saat fitting baju pengantin pun Pelangi enggan datang. Dia hanya pasrah pada designer. Lagi pula yang melihat hanya saudara-saudaranya saja.


Sementara itu di sebuah restaurant khususnya di ruangan VIP tampaak seorang wanita menangis sesenggukan disamping seorang pria. Wanita itu masih tidak terima dengan kabar mengejutkan yang baru saja disampaikan oleh kekasihnya.


“sayang, please jangan begini dong. Aku kan sudah bilang. Aku hanya menjalani pernikahan ini selama 7 bulan saja. Dan setelah itu aku akan melamar dan menikahi kamu.” Ucap Kenzo menenangkan Eva.


“Apa kamu yakin dengan janji kamu Ken? Bagaimana kalau kamu jatuh cinta dengan perempuan itu kemudian melupakan aku?” Tanya Eva.


“Kamu tenang saja. Itu tidak akan terjadi. Dia sama sekali bukan tipe wanita idamanku. Jadi tidak mungkin aku tertarik dengannya. Hanya kamu wanita yang ada dalam hatiku. Dan meskipun aku sudah menikah, kita akan tetap menjadi pasangan kekasih. Kita juga masih bisa pergi jalan seperti biasanya.” Ucap Kenzo.


Eva akhirnya merasa lega saat mendengar penjelasan dari Kenzo. Dia kini sudah tidak khawatir laagi kalau kekasihnya akan jatuh cinta pada istrinya nanti. Dan Eva sangat senang kalau dirinya adalah satu-satunya wanita yang dicintai Kenzo.


***


Akhirnya hari pernikahan itu tiba. Pernikahan yang hanya dihadiri oleh beberapa orang saja itu dilakukan di kediaman Richard. Pelangi yang terbiasa memakai celana jeans kini harus memakai kebaya demi melangsungkan ijab qobul. Kenzo sedikit terpana dengan kecantikan Pelangi saat mengenakan kebaya berwarna putih. Tapi dia buru-buru menghapus pemikiran itu. Baginya tetaplah Eva, wanita tercantik di dunia ini.


Sah


Begitulah ucapan serentak dari mulut semua orang yang haadir dalam pernikahan sangat sederhana itu. Setelah itu Kenzo dan Pelangi bertukar cincin, kemudian Pelangi mencium tangan Kenzo dengan takzim. Dan Kenzo mencium kening Pelangi sekilas.


Meskipun sekilas, tidak menutup kemungkinan kalau saat ini Kenzo benar-benar sangat gugup. Bahkan saat menempelkan bibirnya di kening Pelangi, Kenzo merasakan ada gelenyar aneh dalam dirinya. Entah apa itu, dia pun tidak tahu.


.


.

__ADS_1


.


*TBC


__ADS_2