Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Alnord yang romantis


__ADS_3

Setelah selesai mengungkapkan perasaan masing-masing, Alnord langsung mengajak Arabella untuk duduk di kursi makan yang sudah dia sediakan...


Arabella menatap kagum ke arah meja makan tersebut, bagaimana mungkin seorang Alnord yang notaben nya adalah pria bersifat arogan dan juga sombong,


Kini malah menjelma menjadi seorang pria yang romantis dan juga sangat penyayang, bahkan dia berhasil mendekorasi sendiri ruangan yang menjadi tempat mereka makan malam berdua...


Arabella masih tidak percaya jika ini semua adalah hasil dari kreasi Alnord, bukan kah Alnord tidak suka dengan kegiatan mendekor dan juga menghias sesuatu? "


"Sayang..., meja ini telihat sangat indah dan juga mewah, begitu pun dengan dekorasi ruangan nya, terlihat lebih romantis"


"Tentu saja sayang, bukan kah sudah aku katakan, jika aku yang mendekorasi ruangan ini sendirian , dan ini semua aku persembahkan hanya untuk mu Ara"


Jelas Alnord sambil memegang tangan Arabella,


"Baiklah...aku percaya dengan ucapan mu itu Al, sekali lagi terimakasih ya Karena sudah memperlakukanmu ku dengan sangat spesial"


"Aku juga ingin berterimakasih kepada mu Ara, karena kau sudah menerima lamaran ku, bulan depan kita akan segera meresmikan nya, bagaimana? apakah kau siap? "


Tanya Alnord menatap wajah Ara dengan tersenyum...


"Iya.., aku siap Al, semoga Tuhan merestui niat baik kita ini "


Ucap Arabella tersenyum manis, tak lama kemudian, para pelayan mulai masuk ke dalam ruangan tersebut sambil membawa makanan pembuka dan juga penutup yang sudah Alnord pesan...


Arabella menatap dengan dengan mata berbinar, karena semua makanan yang ada di atas meja adalah makanan kesukaan diri nya semua...


"Sayang... kenapa makanan ini,...! "


"Ini semua adalah makanan kesukaan kamu bukan? sekarang ayo kita mulai mencicipi nya, "


Ajak Alnord dengan cepat, setelah itu mereka berdua pun mulai menikmati makanan tersebut...


Hingga satu jam kemudian, akhirnya makan Malam pun sudah selesai mereka laksanakan, .


Arabella tanpa malu dan jaim telah menghabiskan semua makanan yang tersedia di atas meja tersebut, .


Dan itu lah salah satu yang Alnord sukai, dia tidak pernah malu dan penuh kebohongan, Arabella selalu apa ada nya tanpa menutupi bagaimana sifat aslinya tersebut..


Setelah itu, Alnord mulai mengajak Arabella untuk duduk di taman yang ada di cafe tersebut,


Dan kini. mereka sudah berada di taman yang mempunyai banyak bunga dan juga kursi panjang,


Alnord dan juga Arabella mulai duduk di kursi tersebut sambil. menatap indah nya suasana malam ini...

__ADS_1


Alnord mencium tangan Arabella dengan lama, Untuk mencurahkan rasa sayang nya kepada wanita yang ada di samping nya saat ini...


"Al... apakah aku boleh bertanya sesuatu kepada mu? "


Tanya Arabella menatap Alnord dari samping..


"Tentu saja boleh, memang nya kau ingin bertanya apa sayang? "


Tanya Alnord menggeser duduk nya agar dapat menatap wajah Arabella


"Tadi.. saat kau melamar ku, kau mengatakan siapa nama belakang ku... , apakah kau sudah mengetahui siapa keluarga ku sebenarnya? "


Tanya Arabella menatap penasaran...


"Iya.., aku sudah mengetahui semua identitas asli mu Ara, kau adalah keturunan dari keluarga Fernandez"


"Benarkah...! apakah kau mengenal siapa itu keluarga Fernandez? "


"Aku tidak terlalu mengenal nya, tapi menurut paman Dominic, Keluarga Fernandez adalah keluarga dari mendiang ayah mu, seperti nya kau masih mempunyai keluarga kandung sayang"


"Benarkah Al...! lalu dimana mereka sekarang berada? "


"Di negara lain Ara, dan anak buah ku sedang menyelidiki nya, apakah kau sangat ingin bertemu dengan mereka? "


Alnord benar benar merasa terganggu dengan kedekatan Arabella bersama saudara nya sendiri..


"Aku... memang ingin bertemu dengan mereka Al, tapi... jika kau tidak menyukai nya, aku tidak akan melakukan nya"


Jawab Arabella menunduk, dia sangat mengerti dengan perasaan Alnord, yang lebih suka tidak memiliki saudara sama sekali,


"Hemmm.... kita akan tetap mencari nya Ara, semoga saja, nenek dan kakek mu masih hidup dan tidak memiliki cucu yang lain nya, "


"Benarkah Al...!! terimakasih ya, kau benar benar sangat baik dan pengertian"


Ucap Arabella tersenyum bahagia, dia langsung memeluk tubuh Alnord dengan erat,


Membuat Alnord merasa ikut bahagia juga...


"Ara, besok kita akan pergi ke negara B, dan paman Dominic sudah menyiapkan semua nya untuk kita"


" Baiklah... aku sudah siap untuk melihat negara kelahiran ku itu, oya apakah kau sudah mengetahui siapa orang yang sudah membeli perusahaan papa ku? "


Tanya Arabella penasaran... Sedangkan Alnord langsung terdiam membeku mendengar pertanyaan tersebut

__ADS_1


Pasal nya sampai saat ini dia belum menanyakan kepada sang kakek kenapa bisa kakek Martin lah yang membeli perusahaan milik Antonio itu


Dan Alnord juga masih menutupi nya dari Arabella karena dia takut jika Arabella akan berfikir yang bukan bukan untuk kakek nya tersebut...


"Aku sudah mengetahui nya Ara, tapi belum saat nya aku memberitahu mu, sekarang kau tidak perlu memikirkan hal yang tidak penting seperti itu, karena besok kita akan pergi ke negara B"


"Baiklah... jika begitu, ayo kita pulang sekarang juga, aku ingin berkemas dengan segera sayang"


"Hemm... baiklah Ara.... "


Jawab Alnord sambil bangkit dari duduknya,


Setelah itu mereka berdua mulai meninggal kan taman dan cafe yang menjadi saksi bisu ikatan hubungan mereka....


Sesampainya di Apartemen milik Arabella, Wanita itu langsung masuk ke dalam kamar nya untuk mengganti baju,


Sedangkan Alnord, dia membiarkan Ara untuk melakukan kegiatan nya itu, dan dia mulai menghubungi nomor anak buah nya....


"Hallo tuan"


"Hallo Bram, apakah kakek ku masih belum tidur? ".


Tanya Alnord kepada Bram, yang sudah lama dia tempat kan untuk tinggal di rumah besar tersebut...


" Belum tuan, kakek anda masih berada di ruang kerja milik nya"


"Benarkah...! apa yang sedang dia lakukan Bram? "


"Saya juga tidak tahu tuan, dia selalu duduk di kursi kerja sambil menatap foto papa tuan bersama teman teman nya, "


"Apa... maksud mu, foto papa ku bersama kedua sahabat nya begitu? "


"Iya tuan... "


"Bagaimana bisa Bram, bukan kah foto itu sudah aku ambil, dan saat ini foto itu sudah berada di tangan ku, apakah dia memiliki banyak foto yang lain nya"


"Benar tuan, foto itu ada banyak di meja kerja milik tuan besar, seperti nya tuan besar selalu menatap nya"


"Benar benar mencurigakan, Bram... beberapa jam lagi aku akan pulang ke rumah besar, kau pantau terus kakek ku itu"


"Baik tuan muda"


Jawab Bram dengan hormat, melalui sambungan telfon tersebut...

__ADS_1


setelah itu Alnord langsung mematikan panggilan dan berlari menuju ke arah lantai dua, ditempat kekasih nya saat ini berada....


__ADS_2