
Tidak terasa pagi telah menjelang, dan saat ini Alnord sudah bersiap siap untuk mendatangi markas tersembunyi milik nya yang ada di negara C,
Dia ingin melihat keadaan sepupu yang sudah dia sandra, dan hari ini juga Alnord akan menyuruh para anak buah nya untuk membawa Edward agar bisa bersatu dengan ibu nya di ruang tahanan yang ada di negara A
Alnord sudah mengumpulkan semua bukti kejahatan mereka berdua, dan para pengacara Alnord akan langsung bergerak untuk membawa bukti itu ke pihak yang berwajib,
Karena Alnord sudah berniat, jika sepulangnya dia dari negara C, maka kehidupan dia bersama sangat istri dan juga kakek nya harus aman dari para penjahat,
Alnord tidak mau menyisakan parasit yang akan membuat kehidupan nya menjadi tidak tenang, apalagi jika Arabella akan mengandung keturunan untuk nya,
Maka keadaan di sekitar harus aman terkendali, agara Arabella tidak merasa was was seperti biasa nya..
"Hallo pengacara"
Sapa Alnord di dalam telfon..
"Hallo juga tuan muda, apakah anda ingin menanyakan soal laporan untuk saudari Sonya dan juga Saudara Edward? "
"Iya..bagaimana? apakah kau sudah menyelesaikan berkas tuntutan nya? "
Tanya Alnord tegas
"Sudah tuan muda, bukti juga sudah lengkap, jadi hari ini juga saya akan melaporkan kejahatan mereka ke pihak yang berwajib, saya pastikan ketika Anda pulang nanti, semua orang orang yang berbuat jahat kepada Anda akan mendekam seumur hidup di dalam penjara dan juga mendapat kan hukuman mati"
"Bagus...., di negara kita, hukum sangat lah tegas dan kejam, jika para penjahat melakukan pembunuhan maka kita sebagai keluarga korban berhak menuntut mereka dengan hukuman mati, sekarang aku tinggal melihat kematian yang akan merenggut nyawa mereka.. "
"Benar tuan muda, saya pastikan semua yang Anda inginkan akan segera terlaksana, sepulang dari negara C, maka tuan akan melihat keluarga Rodrigues serta putri dari keluarga Julio akan mendapatkan hukuman mati, " ucap pengacara tersebut dengan tak kalah tegas..
Alnord langsung tersenyum senang, akhirnya dia bisa membalas kan dendam Arabella serta dendam untuk dirinya sendiri.
"Bagaimana dengan Keluarga Julio? apakah dia sudah menjadi gembel sekarang? "
"Iya, seperti yang tuan rencanakan, asisten Bram telah berhasil membuat perusahaan milik Julio hancur dan juga bangkrut, sehingga dengan terpaksa mereka harus menjual sisa dari perusahaan tersebut"
"Oh... Bram.... kau sangat cepat dari yang aku bayangkan ternyata"
"Iya, kini perusahaan Julio sudah resmi menjadi milik tuan muda, saya telah membuat sertifikat kepemilikan nya tinggal menunggu tanda tangan dari tuan saja"
Jelas pengacara tersebut tersenyum senang,
__ADS_1
Begitu juga dengan Alnord, kini bukan perusahaan Rodrigues saja yang dapat dia kuasai, tapi juga perusahaan Julio sudah dia beli dengan harga yang sangat murah..
"Baiklah... mungkin lusa aku akan kembali, setelah itu kita mulai rencana kita selanjutnya"
"Baik tuan, kami akan menanti kepulangan tuan muda"
Jawab pengacara tersebut..
Setelah telfon mati Alnord langsung menatap pemandangan yang ada di atas balkon tersebut..
Seperti nya hari ini Alnord akan bergerak sendiri tanpa istri nya, karena Alnord tidak mau mengambil resiko dengan membawa Arabella untuk ikut mendatangi markas milik nya...
Ketika sudah tiba di dalam kamar, Alnord melihat jika Arabella masih tertidur dengan lelap,
Karena tidak mau mengganggu maka Alnord berinisiatif untuk menulis pesan di kertas yang ada di meja nakas..
Alnord juga berpesan agar Arabella tidak keluar dari kamar tanpa diri nya,
Dan Alnord mengatakan jika dia akan segera kembali dengan cepat,
Sarapan pagi sudah tersedia di atas meja nakas tersebut, Alnord sengaja memesan makanan lebih cepat karena dia tidak mau jika Arabella sampai merasa kelaparan..
Ucap Alnord berbisik sambil mencium kening Arabella..
Setelah itu, dengan cepat Alnord mulai keluar dari kamar , dia sudah menyuruh para anak buah nya yang lain untuk menunggu di bawah ,
Ada juga yang Alnord perintah kan untuk langsung menuju ke markas...
Setiba nya di bawah Basement hotel tersebut, Alnord langsung melangkah kan kaki nya menuju ke arah mobil...
Tapi tiba-tiba saja langkah Alnord langsung terhenti saat menatap siapa orang yang sudah duduk di atas cap mobil milik nya...
"Kau...! untuk apa kau kesini Alvin? "
Tanya Alnord terkejut
Pria aneh itu langsung tersenyum menyeringai, hari ini dia berpakaian beda dari kemarin, Alvin menggunakan celana sobek sobek dan juga baju jaket tanpa lengan yang dia buka resleting nya,
Hingga memamerkan tubuh nya yang terlihat kurus dan juga hitam, tak lupa pula ada tali rantai yang menghiasi leher dan juga pergelangan tangan nya, serta kaca mata hitam yang sudah bertengger indah di atas hidung nya yang mancung..
__ADS_1
Rambut panjang Alvin dia ikat seperti gengster pada umumnya, sungguh Alnord benar-benar enek melihat penampilan dari pria aneh tersebut...
"Hahahha..... jangan terkejut seperti itu adik ipar, aku hanya ingin membantu kau menyelesaikan misi mu"
Jawab Alvin tertawa, Alnord langsung berdecit dengan kesal,
Bagaimana bisa pria alien itu mengetahui jika dia akan bergerak untuk melakukan misi
"Dari mana kau mengetahui misi ku Alvin? kau pasti telah memasang mata mata kan? "
"Alnord... jangan berprasangka buruk seperti itu, apakah kau lupa jika negara ini adalah wilayah milik ku, jadi sudah pasti aku mengetahui apa saja yang sudah kau lakukan"
"Cih... dasar pembohong, jika kau tahu apa saja yang aku lakukan, kenapa kau tidak tahu jika Edward sudah berada di tangan ku hah! "
"Yah... itu karena aku tidak kepikiran ke arah sana, sekarang aku sudah tahu jika kau adalah dalang di balik semua ini, tenang saja... karena kau adalah adik ipar ku, maka aku akan mendukung dan membantu mu Alnord"
"****.... tidak kau bantu pun aku masih mampu melakukan misi ku sendiri, sekarang pergi lah... jangan ganggu urusan ku "
Ucap Alnord langsung naik ke dalam mobil milik nya,
Sedangkan Alvin masih betah duduk di atas cap mobil tersebut..
Dengan kencang Alnord mulai menekan gas mobil membuat Alvin terlonjak kaget dan melompat ke bawah...
Alnord tidak memperdulikan manusia aneh itu, dia langsung menyetir mobil milik nya dengan kecepatan kencang..
"Woy... dasar adik ipar tidak ada akhlak..."
Teriak Alvin kesal,...
Setelah melihat kepergian Alnord di ikuti oleh para anak buah nya, Alvin langsung memanggil orang orang nya juga untuk mengikuti mobil milik Alnord..
"Cepat ikuti mobil adik ipar ku, kita harus membantu dia untuk menyelesaikan misi nya"
Ucap Alvin memerintah para anak buah nya...
"Baik bos"
Jawab mereka kompak... hingga akhirnya mobil tersebut mulai melesat dengan kecepatan kencang.....
__ADS_1