
Alnord masih terdiam kaku menatap album foto yang sedang dia pegang dengan erat, , bagaimana mungkin foto sahabat papa nya yang bernama Antonio itu sangat mirip dengan wajah Amelia saat belum di operasi...
Alnord masih ingat jelas dengan wajah Amelia, yang berkulit hitam manis dan juga mempunyai bentuk wajah sama persis seperti pria yang bernama Antonio,
Kakek Martin yang melihat ekspresi dari cucu nya tersebut pun mulai merasa aneh..,
"Ada apa Al? apakah kau mengetahui sesuatu? "
Tanya kakek Martin yang mulai penasaran,
"Kakek, apakah paman Antonio sudah menikah dengan kekasih nya? "
Tanya Alnord menatap wajah kakek Martin dengan sangat intens
"Kakek tidak tahu, tapi... seperti nya sudah, karena Antonio dan kekasih nya sudah sangat lama menjalin hubungan, tidak mungkin mereka tinggal bersama di negara terpencil itu tanpa ada nya ikatan pernikahan"
Jelas kakek Martin membalas tatapan Alnord...
"Lalu, apakah. mereka sudah memiliki seorang anak ! ,
" Kakek tidak tahu soal itu Al karena kakek sudah lama tidak bertemu dengan nya"
Jawab Kakek Martin membuat Alnord merasa kecewa...
"kek, bagaimana cara nya agar aku bisa mengetahui identitas dari paman Antonio, aku benar-benar ingin mengetahui nya kek! "
"Sangat susah Al, karena Antonio adalah anak yatim piatu, dia bisa kuliah karena bekerja paruh waktu, jika kau ingin mengetahui identitas Antonio, maka hanya Aaron Rodrigues lah yang bisa kau ketemui Al.. "
"Aaron Rodrigues..., benar, aku yakin ini pasti ada sangkut paut nya dengan Aaron Rodrigues , lalu bagaimana dengan kekayaan Aaron itu, apakah modal yang papa ku berikan untuk nya berhasil hingga dia bisa sukses seperti saat ini kek? "
"Tidak Al, menurut dari cerita papa mu dulu, setelah kepergian Antonio, setahun kemudian, papa mu mulai bertengkar dengan Aaron Rodrigues, usaha yang Aaron bangun tidak berjalan sesuai rencana, usaha nya tidak maju dan berkembang sehingga Aaron datang kembali kepada papa mu untuk meminta pembagian jatah tambang minyak yang dia buka, saat itu papa mu benar benar merasa marah, karena Aaron sudah memanfaatkan nama Antonio untuk bisa mendapatkan sedikit saham dari tambang tersebut, "
"Lalu apakah papa memberi kan dia saham tambang itu? "
"Tidak, papa mu merasa jika Aaron tidak ada hak sedikit pun dalam keberhasilan perusahaan tambang tersebut, hanya Antonio yang berhak mendapatkan nya, karena hal itu lah, mereka menjadi saling bermusuhan,..hingga 10 tahun kemudian, entah anugrah dari mana, Aaron Rodrigues bisa kaya secara mendadak, dan kekayaan nya bertahan hingga sampai saat ini"
__ADS_1
" Apa...!!! jadi Aaron Rodrigues tiba-tiba saja menjadi kaya nya, apakah perubahan nasib nya terjadi tidak lama setelah terjadi nya kecelakaan orang tua ku dan paman Antonio? "
"Iya.. bisa dibilang begitu Al, seminggu kepergian papa mu dan Antonio, Aaron Rodrigues mengumumkan jika dia sudah membuka perusahaan besar dan memiliki aset yang sangat banyak"
"Bangsat...., tidak salah lagi kecurigaan ku selama ini"
Ujar Alnord dengan nada marah, dia langsung bangkit dari duduk nya setelah mengambil satu foto yang ada di album tersebut...
"Ada apa Al...? apakah kau menemukan sesuatu? "
Tanya kakek Martin dengan tatapan heran
"Kek... aku akan memberi tahu semua nya nanti, setelah aku menemukan bukti yang kuat maka aku akan membongkar kejahatan dari Aaron Rodrigues"
"Baiklah... kakek percaya kepada mu Al, pesan kakek, jaga diri mu, dan jaga juga kekasih mu Arabella, jangan sampai keluarga Rodrigues merebut diri nya dari mu Al"
"Tentu kek, aku pasti akan selalu menjaga diriku dan juga Arabella, Untuk kakek juga aku akak menambah keamanan dengan ketat, tidak akan aku biarkan siapapun orang nya mengganggu orang orang yang aku sayangi"
Ucap Alnord berjongkok di depan kursi roda kakek Martin...
Alnord menghentikan langkah nya untuk melihat wajah ke empat orang tersebut...
"Kalian semua, jaga kakek ku dengan baik, jangan sampai ada orang yang berani menyakiti Kakek ku"
"Baik tuan... "
"Oya, cek selalu CCTV di rumah ini, terutama ruangan kerja milik paman ku, jangan sampai aku ketinggalan berita dari mereka bertiga"
"Siap tuan, kami akan melaksanakan semua perintah anda"
"Bagus, jika begitu aku pergi sekarang, "
Ucap Alnord pamit dan berjalan kembali ke arah lift di ruangan tersebut...
Sedangkan di lantai bawah, tepat nya di ruang tamu, saat ini bibi Sonya sedang mengajak Arabella untuk berbincang bincang dengan diri nya,
__ADS_1
Bibi Sonya sengaja ingin menarik hati Arabella agar bisa menyukai nya, hari ini Edward tidak ada dirumah, karena dia sedang melakukan perjalanan bisnis bersama papa nya,
Sedangkan Alice dia sedang pergi mengunjungi teman nya yang sedang sakit, andai saja mereka berdua mengetahui jika Arabella akan datang kerumah malam ini, sudah pasti mereka berdua akan memilih untuk dirumah menyambut kedatangan Arabella...
"Bella, terimakasih ya karena kamu sudah mau main kerumah bibi lagi, oya bibi dengar dari ibu ibu sosialita, kata nya butik kamu akan mengikuti event yang di adakan oleh perusahaan busana Korea y? "
"Iya bibi, seminggu lagi event itu akan di lakukan, "
"Wah... kamu hebat ya sayang, bibi do'akan agar kamu bisa menang ya, "
"Terimakasih bibi Sonya"
Jawab Arabella mencoba tersenyum ..
"Oya Bella, bibi sudah mendengar jika Edward sudah lancang memeluk dirimu saat kau berkunjung ke kantor milik keluarga kami, tolong maafkan Edward ya..., sebenarnya dia sangat mencintai mu, jadi dia tidak bisa mengendalikan perasaan nya ketika bertemu dengan mu Bella"
"Bibi, aku harap kita tidak usah membahas masalah yang sudah berlalu, karena aku sudah melupakan nya"
Jawab Arabella dengan malas...
"Eh..., tapi Bella, bisakah kamu memberikan sedikit kesempatan untuk Edward, agar dia bisa bersaing secara sehat dengan sepupunya Alnord, bibi rasa kau juga tidak akan rugi jika memilih Edward "
"Bibi........!!!
" Jangan suka mengambil kesempatan dalam kesempitan bibi Sonya yang terhormat "
Suara bariton dari seseorang mengejutkan mereka berdua, terutama bibi Sonya, padalhan dia sudah berbicara dengan sangat pelan, bagaimana bisa keponakan nya yang menyebalkan itu bisa mendengarkan pembicaraan mereka berdua..
"Sayang... "
panggil Arabella langsung bangkit dari duduk nya, akhirnya Arabella bisa terlepas dari wanita ular seperti bibi Sonya...
"Ayo kita pulang sekarang juga Ara sayang, kau tidak boleh terlalu lama berada di rumah ini, karena terlalu banyak racun yang akan menyerang otak dan fikiran mu"
Ucap Alnord menyindir bibi Sonya sambil menatap wajah wanita itu dengan tatapan tajam...
__ADS_1
Bibi Sonya memasang wajah sangat kesal kepada keponakan nya tersebut, kenapa juga saat terjadi kecelakaan kepada orang tua nya dulu, dia tidak ikut di dalam mobil tersebut..., andai saja itu terjadi pasti harta Keluarga Martinez akan jatuh ketangan diri nya dan juga putra nya Edward Martinez....