Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Kesedihan Arabella


__ADS_3

Setelah melihat rumah milik peninggalan orang tua nya, saat ini Arabella bersama yang lain nya mulai melangkah untuk masuk kedalam


Di depan teras rumah sudah ada seorang wanita tua bersama dengan seorang pria tua juga yang berdiri menyambut kedatangan mereka..


Arabella yang melihat mereka berdua pun langsung membungkuk dengan hormat, membuat kedua orang tersebut langsung tersenyum melihat mata Arabella yang sedang menatap ke arah mereka...


"Apakah ini putri dari Antonio? "


Tanya wanita tua tersebut, Arabella langsung mengangguk kan kepala nya,


Rasa nya dia sangat ingin membuka masker wajah nya, tapi rasa takut mulai mendera, bagaimana jika mereka tidak percaya jika dia memang adalah Amelia anak dari Antonio...


"Mata kamu sama persis dengan nak Antonio, apakah aku bisa melihat wajah mu nak? "


Tanya nenek tersebut yang di ketahui adalah penjaga dari rumah milik kedua orang tua nya...


"Emmm... nek saya tidak bisa membuka masker ini, karena"


"Paman dan bibi, biarkan Amelia menjaga privasi nya sendiri, mungkin dia belum siap untuk memperlihatkan wajah nya kepada kita, bukan kah itu tidak masalah, "


Ujar paman Dominic yang tiba-tiba menimpali,


Arabella dan juga Alnord mulai merasa lega, akhirnya mereka tidak perlu memberi alasan yang kurang masuk akal...


"Baiklah.., jika begitu ayo kita masuk kedalam, kau pasti sangat merindukan rumah mu ini nak Amelia"


Ujar nenek tersebut,


Setelah itu mereka semua mulai melangkah kan kaki menuju ke dalam rumah..


Setiba nya di depan pintu, lagi lagi Arabella di sambut dengan terpaan angin yang menghembus ke arah wajah nya..


Arabella memejamkan mata, merasakan lembut nya angin yang seakan akan ikut menyapa kedatangan diri nya...


"Ayah ibu, aku merindukan kalian berdua"

__ADS_1


Gumam Arabella di dalam hati, tanpa terasa kini air mata sudah jatuh membasahi pipi wanita cantik tersebut...


Alnord yang mengetahui perasaan Arabella pun langsung memegang tangan nya dengan sangat erat, seakan sedang memberikan kekuatan untuk kekasih nya tersebut...


"Kau harus kuat sayang, sudah saat nya kau mengetahui jati diri mu yang sebenarnya"


Bisik Alnord ditelinga Arabella, seketika Arabella langsung membuka mata nya, dia menatap ke arah samping dimana sudah berdiri tegak seorang pria tampan yang tersenyum kepada Arabella...


"Terimakasih sayang, Karena kau selalu ada disaat aku terpuruk sekali pun"


Balas Arabella mencoba tersenyum,


Setelah itu, secara bersama sama mereka berdua mulai melangkah kaki untuk memijak lantai rumah tersebut...


Arabella berjalan beriringan dengan Alnord, persis seperti sang ayah dan ibu nya dahulu, yang juga berjalan beriringan saat masuk ke dalam rumah tersebut...


Nenek dan kakek yang melihat mereka pun langsung menetes kan air mata, sungguh ini seperti sebuah dejavu yang terulang kembali...


Saat itu tepat 20 tahun yang lalu, Antonio dan juga Lia istri nya memutuskan untuk membeli rumah tersebut..


Antonio yang sudah sukses dengan usaha nya pun langsung memutuskan untuk menikahi Lia, dan setelah itu mereka membeli rumah sederhana milik suami istri tersebut...


Kakek itu bernama Fernando, sedangkan istri nya bernama Maria, mereka menjual rumah itu karena sangat sulit untuk mencari bahan makanan, dahulu negara itu lebih panas dari pada saat ini,


Semua tumbuhan yang mereka tanam bahkan tidak bisa hidup dengan subur sehingga mereka berdua memutuskan untuk pindah..,


Dan setelah bertemu dengan Antonio dan juga Lia , pasangan suami itu di minta oleh mereka berdua agar tidak pindah dari negara B ,


Antonio ingin jika pasangan suami istri itu bisa bekerja dengan diri nya, Untuk menemani Lia berada di dalam rumah...


Hingga akhirnya beberapa tahun kemudian tepat saat Antonio memiliki seorang putri berusia 3 tahun, Tiba-tiba saja pria itu memutuskan untuk kembali kenegara asal nya, dia memboyong anak dan juga istri nya untuk pindah ke negara A...


Sungguh saat itu, kakek Fernando dan juga nenek Maria benar benar sedih dan merasa tidak rela, tapi apa mau dikata,


Seperti nya Antonio sudah termakan oleh bujuk rayu dari sahabat nya yang ada di negara A, sehingga dia bersikeras ingin pindah dan membuat perusahaan di negara A tersebut...

__ADS_1


Arabella dan Alnord yang mendengar cerita dari sepasang suami istri itu pun langsung meneteskan air mata,


Ternyata benar, jika keinginan Ayah nya untuk pindah kenegara itu disebabkan karena perkataan manis dari seorang Aaron Rodrigues...


"Itu lah yang sebenarnya terjadi Amelia , ayah mu dan juga ibu mu, adalah pasangan suami istri yang sangat sempurna, mereka berjuang bersama untuk membuka perusahaan tambang di negara ini, dan entah mengapa setelah sekian lama tidak menghubungi Ayah mu, Aaron Rodrigues tiba-tiba muncul dan menawarkan kerja sama yang sangat menguntungkan, bahkan dia merayu ayah mu agar mau membuat perusahaan pusat di negara A, yang mengharuskan kalian semua untuk pindah dari rumah ini"


Jelas nenek Maria sambil menangis, dia benar benar menyesali karena telah membiarkan Antonio bersama keluarga nya pergi meninggalkan rumah.,


Tanpa mereka tahu jika di negara A ternyata sudah disiapkan rencana untuk membunuh mereka semua..,


"Aku.. aku benar-benar tidak kuat setelah mengetahui perjuangan ayah dan ibu, dalam membuat perusahaan tambang itu, dan aku sangat dendam kepada Aaron Rodrigues karena dia kedua orang tua ku meninggal dunia"


Jawab Arabella tak kalah sedih , Alnord langsung mengelus punggung kekasih nya tersebut...


Dia juga bisa merasakan, bagaimana sakit nya ditinggal kan oleh kedua orang tua, karena dia juga sudah menjadi korban dari ambisi jahat milik Aaron Rodrigues...


"Paman Dominic, kejahatan Aaron benar benar tidak termaafkan, dia bukan hanya sudah menghilang kan nyawa 5 orang saja, tapi dia juga sudah menjual perusahaan milik paman Antonio dengan cara menjebak nya, aku berjanji setelah dia bangkrut kita akan menuntut nya ke pengadilan dengan bukti bukti yang sudah aku kumpulkan, dia harus mendapatkan hukuman mati paman"


Ucap Alnord dengan wajah memerah menahan amarah,


Dominic langsung menganggukkan kepala nya, dia sangat setuju dengan perkataan Alnord tersebut, begitu pun dengan kakek Fernando dan juga nenek Maria,


Bahkan mereka bisa menjadi saksi kunci atas alasan kepergian Antonio yang membawa keluarga nya mengunjungi negara A,hanya untuk bertemu dengan Aaron Rodrigues...


Setelah membahas tentang hukuman yang akan di jatuhkan untuk Aaron Rodrigues, kini kakek Fernando mulai menatap Arabella kembali...


"Nak Amelia, apakah kau ingin melihat kamar kedua orang tua mu,?, disana masih tersimpan banyak kenangan atas pernikahan mereka,


" Benarkah kakek...! baiklah aku mau kek, dimana kamar ayah dan ibu ku berada? "


Tanya Arabella tidak sabar..


"Ayo nenek antar nak"


Ajak nenek Maria kepada Arabella dan juga Alnord, setelah itu mereka langsung bangkit dari kursi untuk menuju ke arah kamar yang ada di lantai dua....

__ADS_1


__ADS_2