
Kini Arabella sudah duduk saling berhadapan dengan Devian, mereka hanya di pisahkan oleh Meja bundar yang membentang di tengah-tengah mereka..
Arabella terlihat sangat cantik malam ini, dia mengenakan baju gaun berwarna hitam yang melekat Indah di tubuh nya, bahkan Devian sampai tidak mengedipkan mata nya karena terlalu terpesona dengan kecantikan wanita yang ada di depan nya saat ini....
Arabella yang mengetahui tatapan dari Devian pun mulai merasa geram, dia meremas tangan nya dengan sangat kuat, sambil mencaci maki Devian di dalam hati...
"Lihat lah mata mu itu Devian,, kau seperti sedang melihat santapan lezat yang ingin segera kau terkam dan lahap, benar benar pria menjijikan,... kenapa dulu aku bisa menyukai mu dan menerima kau menjadi suami ku, aku sungguh menyesal dengan kehidupan ku di masa lalu"
Gumam Arabella di dalam hati, yang terus merutuki pria yang ada di depan nya,
Tak jauh dari Arabella, Devian pun juga ikut bergumam di dalam hati nya,
Dia sungguh terpesona dengan kecantikan Arabella dan mulai membayangkan sesuatu yang sangat di luar batas....
"Wah...... apa ini yang nama nya mendapatkan anugrah dari yang maha kuasa, setelah aku membuang Amelia dan juga Alexa akhirnya aku mendapatkan wanita pengganti yang lebih baik dari mereka berdua.., lihat lah tubuh itu, sangat putih dan mulus,.. bagaimana jika aku menyentuh nya dan mencium nya , uh..... aku rasa aku akan sangat ketagihan nanti nya"
Gumam Devian di dalam hati, sambil terus berkhayal dengan tubuh Arabella.....
Setelah puas saling menatap satu sama lain akhirnya Devian langsung membuka pembicaraan kembali,
"Arabella, aku sudah memesan kan kamu minuman dan juga makanan, apakah kamu tidak keberatan dengan sikap ku ini? "
Tanya Devian dengan wajah tak enak
"Tentu saja tidak tuan Devian, aku akan menerima apa pun makanan yang kau pesan untuk ku"
Jawab Arabella memasang senyum manis nya, membuat Devian langsung tersenyum menyeringai...
"Baiklah, aku rasa sebentar lagi makanan nya akan segera tiba Bella, oya apakah aku boleh mengatakan sesuatu kepada mu? "
"Silahkan tuan Devian, katakan lah yang ingin anda katakan"
"Wah..., kau sangat lembut dan pengertian Bella, sangat berbeda jauh dengan mantan istri ku yang kini sudah meninggal dunia"
"Benarkah tuan...? tapi kenapa anda membahas tentang mantan istri anda itu, ? "
"Iya.., aku hanya ingin bercerita saja Bella, sebenarnya aku sangat membutuhkan seorang wanita yang dapat mengerti akan diri ku ini, dan aku rasa kau adalah wanita yang tepat untuk ku berkeluh kesah Bella"
Ucap Devian menatap Devian dengan intens, Arabella langsung tertawa lucu setelah mendengar ucapan pria tersebut dia menutup sedikit mulut nya dengan menggunakan sebelah tangan..
"Haha......, bagaimana bisa tuan, kau bahkan tidak begitu mengenali ku, lagian bukan nya kau masih memiliki kekasih yaitu Alexa? aku dengar dia sedang hamil anak mu bukan? "
__ADS_1
Tanya Arabella membuat Devian langsung terkejut dan kelabakan,
Seperti nya pembicaraan nya kali ini sudah salah, kenapa harus menyambung dengan Alexa sang pembuat onar..
Devian sudah melupakan wanita itu dengan mudah, bahkan dia pun tidak mau tahu dimana wanita itu berada saat ini, padalhaan keluarga Julio selalu menghubungi dan mengajak nya bertemu, tapi Devian menghindari dan memutus kontak hubungan mereka....
"Tidak Bella, itu semua hanya lah hoaks, fitnah, mana mungkin aku menghamili wanita licik itu, sedangkan aku tidak pernah sekali pun berhubungan intim dengan nya"
Jelas Devian dengan wajah serius, Arabella benar benar menyumpah serapah pria yang ada di depan nya saat ini, karena pria ini benar-benar berbisa dan juga penuh kebohongan...
"Benar kah tuan Devian...? apa mungkin kau tidak tergoda dengan Alexa yang sangat cantik dan juga montok, ? "
"Aku berkata jujur Bella, bahkan sejak istri ku meninggal dunia, aku sudah tidak pernah merasakan kehangatan wanita lagi, sampai saat ini Bella, karena aku ingin berhubungan hanya dengan istri sah ku saja"
"Waaaw.... kau benar-benar lelaki setia Tuan Devian"
Ucap Arabella dengan wajah menahan amarah.., jika boleh dia benar-benar sangat ingin menghabisi pria ini sekarang juga, kenapa ada manusia semunafik dan sejahat dia...,
Tak lama kemudian, para pelayan mulai datang mengantarkan makanan pesanan mereka,
Dan terpaksa Devian menghentikan jawaban nya karena terhalang oleh para pelayan yang menyusun makanan....
Devian tersenyum semangat mengikuti perintah dari Arabella, karena setelah ini dia akan melakukan tugas nya...
Beberapa menit kemudian, dia pun memulai aksi nya untuk menjebak Arabella
"Arabella, aku melihat lipstik mu sedikit belepotan karena terkena makanan yang kau makan"
"Benar kah tuan Devian? "
Tanya Arabella memasang wajah panik,
"Iya, apakah kau tidak membawa tas? " tanya Devian lagi
"Tidak, tas ku seperti nya tertinggal di dalam mobil, jika begitu aku ke toilet sebentar ya"
"Okey, silahkan Bella, aku akan menanti mu"
Dan Arabella langsung berjalan menuju ke arah toilet, setelah memastikan jika Arabella telah hilang dari penglihatan nya,
"Ini kesempatan ku untuk memulai rencana"
__ADS_1
Ucap Devian mulai bangkit dari duduk nya, dia mengeluarkan senjata ampuh dan memasukkan nya kedalam minuman Arabella...
Setelah selesai Devian kembali duduk di kursi milik nya, hingga detik kemudian Arabella mulai terlihat berjalan menuju ke arah meja mereka...
"Apakah saya terlalu lama tuan Devian? "
Tanya Arabella
"Tidak Bella, ayo kita lanjutkan lagi acara makan kita" Ajak Devian dengan semangat...
Mereka saling menyantap makanan masing-masing, tapi sampai makanan itu hampir habis, Arabella belum juga meneguk minuman nya...,
Devian mulai tidak sabar dengan sikap Arabella tersebut, dia pun akan mengajak Arabella untuk melakukan toss.....
"Bella, bagaimana jika kita minum bersama, kita melakukan toss"
Ucap Devian Tersenyum menyeringai...
"Baiklah tuan Devian.. "
Dan mereka pu langsung menyatukan gelas tersebut, hingga detik kemudian, Arabella terpaksa menaruh gelas yang dia pegang sambil menjerit kesakitan....
"Aawww........., perut ku"
Teriak Arabella membuat Devian terkejut dan langsung bangkit
"Kau kenapa Bella,kenapa kau kesakitan begini? '" tanya Devian panik..
"Tuan seperti nya magh ku telah kambuh, dan aku lupa membawa tas ku, apakah anda bisa menolong ku untuk mengambil nya di dalam mobil"
"Baiklah, aku akan mengambil nya, dimana kunci mobil nya? " tanya Devian khawatir..
"Mobil nya tidak terkunci, aku rasa aku lupa membawa nya, sekarang cepat ambilkan tas ku tuan, mobil. ku berwarna merah, yang ada di bawah pohon" jelas Arabella
"Okey, aku akan segera kembali, Bella bertahan lah..
Devian langsung berlari dengan sangat kencang dan setelah memastikan Devian pergi Arabella dengan cepat langsung menukar minuman mereka...
" Hahha.... nikmatilah kesialan mu ini Devian, sekarang kau yang akan merasakan siksaan dari obat perangsang ini, siapa yang akan menemani mu, sedangkan Alexa sudah di tahan oleh tuan Alnord, carilah j*l*ng yang akan memuaskan mu pria bajingan"
Ucap Arabella yang telah berhasil menukar minuman Devian, dengan minuman milik nya, yang terdapat obat perangsang di dalam nya
__ADS_1