Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Alnord semakin berani


__ADS_3

Sedangkan Devian, saat ini dia juga baru tiba di apartemen milik Alexa, Devian yang masih merasa emosi pun ingin sekali meluapkan kemarahan nya kepada sang kekasih..


Hari ini, dia benar benar sudah mengeluarkan banyak uang untuk membayar dan membeli handphone seluruh para pengunjung cafe, bahkan Devian rela membayar mahal pemilik cafe agar mau menghapus semua rekaman CCTV,


"Sial..., hari ini bahkan aku sudah banyak mengeluarkan banyak uang untuk menutup mulut mereka semua, "


Maki Devian sambil berjalan menuju ke arah pintu Apartemen milik Alexa,


Dengan menenteng jas kerja nya dan juga berjalan tergesa-gesa Devian terus saja mencaci maki Alexa dengan mulut nya yang tajam,


Dan tak lama kemudian, pintu unit Apartemen milik Alexa telah terbuka, dan Devian langsung berjalan masuk sambil mencari dimana keberadaan sang pembuat onar


"Alexa..., dimana kamu"


"Alexa... "


Teriak Devian yang sudah sangat kesal, dia pun mulai melangkah ke arah lantai dua, menuju ke kamar Alexa...


Cklek...


Brak....


Pintu terbuka dengan suara keras, membuat seorang wanita yang sedang memakai skincare di wajah nya langsung terlonjak kaget..


"Devian..., apa yang kau lakukan, kenapa kau sangat kasar membuka pintu kamar ku"


Teriak Alexa kesal, kini dia sudah berdiri dan berjalan menatap Devian


"Apa...! kamar mu.., ini adalah kamar ku dan juga Apartemen milik ku, jadi suka suka aku ingin melakukan apa"


"Apa maksud perkataan mu itu Devian, kenapa kau jadi mengungkit-ungkit tentang harta yang sudah kau berikan kepada ku? "


Tanya Alexa mulai terpancing emosi,


"Itu karena kau telah membuat ku malu Alexa, kenapa kau sungguh berani mencaci maki Arabella, padalhan kau sudah tahu jika aku sedang melakukan kerja sama dengan nya, kenapa Alexa !! "


"Jangan berteriak Devian, aku masih bisa mendengar ucapan mu dengan jelas, se jelas wajah mu saat ini, yang sedang terpesona dengan Arabella.., "

__ADS_1


"Iya.. aku memang sangat terpesona dan menyukai Arabella, bahkan sebelum kau hadir di dalam hidup ku, aku sudah menyukai wanita lemah lembut itu"


Degg......


Alexa langsung terdiam membisu setelah mendengar perkataan dari Devian yang terasa sangat menyakitkan..


Bagaimana bisa, pria itu dengan gampang dan mudah nya berkata jujur tanpa memikirkan perasaan dan hati wanita cantik tersebut...


"Apa yang kau katakan Devian...! tidak... kau pasti bercanda bukan? "


Teriak Alexa tidak terima, sedangkan Devian langsung tersenyum menyeringai bak dewa iblis...


"Itu lah kenyataan nya Alexa, aku memang sedari dulu sudah mengincar diri nya, bahkan sebelum dia menjadi kekasih dari rival ku Alnord... dan sekarang, mungkin sudah menjadi takdir ku untuk kembali mengejar nya, dan aku yakin kali ini aku akan berhasil mendapatkan Arabella"


"Tidak.......!!!!! kau tidak boleh melakukan itu, Devian..., apa kau tidak memikirkan bagaimana perasaan ku..., aku tidak Terima jika kau akan mencampakkan ku Devian"


Alexa berteriak sangat histeris, dan dia langsung membuang kembali semua perlatan make up yang baru saja dia beli..


Bahkan kali ini kemarahan nya lebih parah dari pada yang minggu lalu, Alexa membanting lampu tidur dan juga menarik sprei yang tersusun rapi di atas ranjang milik nya....


"Alexa...., aku sudah muak dengan tingkah mu yang tempramental ini, kau benar benar tidak pantas aku jadikan istri serta calon ibu untuk anak anak ku,"


"Cukup Devian..., jangan menghina ku terus menerus, karena apapun yang kau katakan aku tidak akan pernah melepaskan mu, aku akan membuat konfrensi pers dan mengatakan jika aku sedang mengandung anak mu saat ini"


Ancam Alexa membuat Devian langsung membulatkan kedua mata nya...


"Jangan gila kau Alexa... "


"Apa....! aku memang sudah gila saat ini, apa kau lupa jika semua rahasia mu ada ditangan ku Devian, dan aku akan dengan mudah menghancurkan reputasi mu"


"Baiklah...., kali ini aku akan mengalah Alexa, kita lihat siapa yang akan hancur"


Ucap Devian langsung pergi dari kamar tersebut, sedang kan Alexa dia kembali mengamuk karena merasa sangat kesal dan marah...


"Brengsek..., ini semua karena kau Arabella, kenapa kau sama saja dengan Amelia, yang selalu mengganggu rencana ku, tidak... kali ini aku tidak akan menyerah.., Devian harus tetap menikahi ku apapun cara nya"


Ujar Alexa dengan mata penuh kebencian, dia akan bertekad untuk menyingkirkan Arabella seperti yang dia lakukan kepada Amelia...

__ADS_1


Sedang kan di bawah Apartemen, saat ini Devian sudah menaiki mobil milik nya, dia benar-benar merasa sangat kesal dengan sikap Alexa yang selalu saja mengancam diri nya...


"Sial..., kenapa aku selalu terjebak seperti ini, andai saja aku tahu jika Arabella akan mau mendekati ku, pasti sedari dulu sudah aku putuskan Alexa, sekarang semua rahasia ku ada di tangan nya, dan aku harus bertindak hati hati mulai sekarang"


Ujar Devian, setelah itu dia kembali melanjutkan perjalanan nya untuk menuju pulang ke kediaman keluarga Rodrigues...


****


Arabella masih diam membisu setelah Alnord pergi meninggalkan Apartemen nya, tepat beberapa menit yang lalu,


Entah itu mimpi atau nyata, Arabella sungguh merasa terkejut saat mendengar penuturan yang di katakan Alnord dengan sangat lantang kepada dirinya..


"Arabella..., beberapa hari lagi, kau akan resmi bercerai dengan Devian, dan saat itu terjadi maka status mu akan berubah menjadi janda.. "


" Kau ingat bukan jika kakek telah meminta kita agar segera melakukan pernikahan, jadi sudah aku putus kan, secara terpaksa, jika kita akan menikah setelah 3 bulan mu selesai di jalan kan, jadi mulai saat ini, kau adalah kekasih ku yang sesungguhnya, milik ku dan tidak dapat di ganggu gugat oleh siapa pun"


"Ingat, kau harus menjaga jarak dari pria yang ingin mendekati mu, terutama Devian dan juga Edward, aku yakin mereka akan lebih sering lagi untuk mengajak mu bertemu, secara sengaja atau pun tidak, aku sudah menaruh pengawal untuk menjaga mu, jadi apapun yang kau lakukan, maka aku akan mengetahui nya"


Cuppp......


Alnord dengan berani langsung mengecup bibir Arabella, dan setelah itu, dia langsung bangkit berdiri sambil mengelus atas kepala nya dengan sangat lembut...


"Tidur lah segera, karena hari esok akan semakin berat, Jangan memikirkan semua ucapan ku barusan, karena aku takut kau akan terbawa mimpi"


Ujar Alnord tersenyum tipis dan segera berjalan keluar dari Apartemen milik Arabella, sedangkan Arabella saat ini masih diam mematung dengan apa yang Alnord lakukan barusan...


Dia menyentuh bibir nya yang masih terasa hangat...,


"Apa... apa yang dia lakukan...., ya Tuhan... dia mencium ku lagi... "


Ucap Arabella mulai tersadar, saat ini Arabella masih belum mencerna dengan baik semua perkataan dan perbuatan yang baru saja Alnord lakukan kepada nya..


"Tunggu..., kenapa dia berani mencium ku, bukan kah dia bilang jika dia tidak mau dekat dengan ku, dan apa tadi yang dia ucapkan.., menikah... dia mau mengajak ku menikah 3 bulan lagi..., oh my god..., aku sudah gila sekarang... "


Ujar Arabella sambil memukul mukul kepala nya dengan bantal yang ada di kursi..


Setelah itu, dia menenggelamkan wajah nya di dalam bantal tersebut....

__ADS_1


__ADS_2