
Setelah berhasil melumpuhkan kelima penjahat tersebut, Alnord langsung beralih menatap Lima penjahat yang tersisa.
Kali ini, mereka menggunakan senjata tajam, mengeluarkan sebilah pisau yang sangat tajam dan mengkilap di antara lampu mobil yang menyinari nya...
Begitupun dengan Alnord, dia langsung mengeluarkan senjata tajam milik nya, dan menyimpan pistol ke arah belakang punggung nya kembali...
Hingga akhirnya, perkelahian sengit pun mulai terjadi, Alnord menerima serangan mereka dengan sangat lihai...
Membalas dan juga menangkis setiap tusukan yang akan mereka berikan...
Satu lawan lima, itu lah yang terjadi saat ini, hingga beberapa menit kemudian, para anak buah Alnord mulai datang untuk membantu Alnord...
"Hiaatttt.... "
Suara teriakan mulai menggema dengan kencang, dan saling serang tidak dapat terhindar kan lagi,
Alnord dan para anak buah nya, menyerang musuh Hingga mereka terluka sangat parah, dan Alnord melakukan itu tanpa belas kasihan sedikit pun..
Sudah menjadi resiko jika siapa pun orang yang berani menganggu seorang Alnord, akan berakhir dengan kematian,
Karena dia tidak pernah mengganggu orang lain, maka jangan sampai orang lain mengganggu diri nya.
Setelah para pembunuh bayaran itu mati di tangan Alnord dan anak buah nya, Alnord langsung berlari ke arah anak buah milik nya, Untuk menanyakan tentang penyerangan yang di lakukan oleh anak buah yang lain nya...
"Bagaimana,? apakah yang lain berhasil memukuli pemilik mobil yang selalu mengikuti tadi? "
Tanya Alnord menatap tajam,
"Berhasil bos, Devian Rodrigues sudah babak belur saat ini, karena ketika dia sedang menyaksikan penyerangan yang di lakukan oleh orang suruhan nya kepada bos, saat itu lah kami menyerang mobil milik nya, dan menghajar diri nya di dalam mobil hingga dia babak belur"
"Haha... benarkah? bagus sekali... aku sangat senang mendengar nya, dia benar benar sudah salah karena mengganggu ku, "
"Iya..., dan saat ini dia masih pingsan di dalam mobil nya bos"
"Wah.. sampai pingsan ternyata, lalu dimana mobil nya sekarang? "
__ADS_1
"Ada di belakang mobil bos, tepat 20 meter dari sini"
"Baiklah... biarkan saja dia pingsan di dalam mobil nya, yang terpenting kalian sudah menghilang kan semua jejak dan bukti yang dapat membuat Polisi mencurigai kalian semua"
"Sudah bos, kami sudah menghilang kan jejak dan bukti, kami pastikan jika siapapun tidak akan bisa menemukan siapa yang telah menghajar putra dari keluarga Rodrigues itu bos"
"Bagus... jika begitu sekarang kembali lah ke markas,lanjutkan pekerjaan kalian karena aku ingin semua rencana yang sudah kita susun berjalan dengan lancar"
"Baik bos, jika begitu kami pergi sekarang juga".
Ucap mereka dengan hormat, dan langsung pergi meninggalkan Alnord di tempat tersebut...
Sedangkan dari dalam mobil, Arabella hanya menatap penasaran kepada para anak buah Alnord yang sudah pergi...
Mereka memakai pakaian serba hitam dan juga berbadan kekar, Persis seperti kelompok mafia...
"Kenapa anak buah Alnord berpenampilan berbeda dari biasa nya, dan mereka seperti nya bukan lah yang sering datang ke apartemen ku , aku rasa Alnord memiliki banyak anak buah"
Gumam Arabella sendiri, sambil memperhatikan para anak buah Alnord yang sudah menghilang dari jangkaun nya...
Alnord melihat tingkah Arabella yang ternyata mulai kepo dengan kehadiran para anak buah nya yang suka tiba-tiba ...
Alnord yakin jika pasti Arabella akan menanyakan bagaimana mungkin anak buah Alnord mengetahui jika dia sedang di serang, sedang kan Alnord terlihat sedang tidak menghubungi siapa pun saat di dalam mobil..
Arabella yang sudah menatap ke depan mobil pun langsung terkejut, saat melihat sepasang mata yang sedari tadi telah melihat dan memperhatikan dirinya...
"Al.... kenapa tidak memanggil ku jika kau sudah masuk ke dalam mobil? "..
Tanya Arabella memasang wajah terkejut...
" Bagaimana aku akan memanggil mu, sedangkan kekasih ku saja sedang fokus menatap para pria kekar yang baru saja pergi dari tempat ini"
Ucap Alnord mencoba menyindir Arabella, Arabella langsung tersipu malu...
Ya tidak di sangakal lagi, jika dia memang terus memperhatikan para anak buah Alnord dengan sangat intens..
__ADS_1
"Haha... maaf sayang, aku tadi hanya merasa heran saja dengan mereka, karena wajah mereka seperti nya sangat asing untuk ku, apakah kau memiliki banyak anak buah? "
Tanya Arabella penasaran, membuat Alnord langsung mengelus rambut nya karena merasa gemas...
"Tentu saja, aku kan seorang pengusaha terkenal, tentu saja aku memiliki anak buah yang banyak... "
"Benarkah. .! tapi tampang mereka sangat tampak menyeram kan, seperti......!!!
" Seperti apa....?? "
"Seperti sekelompok Mafia.... "
"Uhukk... uhuk.... "
Alnord langsung terbatuk batuk saat mendengar kata mafia dari mulut kekasih nya tersebut...
"Jangan mengada ngada sayang, mana mungkin mereka itu mafia, "
"Iya... itu kan hanya tebakan ku saja, jika mereka mafia mana mungkin juga mereka mau menjadi anak buah mu sayang, kecuali kau adalah bos mafia nya"
Ucap Arabella dengan tertawa lucu,..
Sedangkan Alnord hanya tersenyum tipis mendengar candaan dari kekasih nya tersebut...
Setelah itu, mereka langsung melanjutkan perjalanan menuju pulang ke apartemen..
Sedangkan di dalam mobil milik Devian, pria itu masih pingsan akibat pukulan yang di berikan oleh para anak buah Alnord...
Dia tidak pernah menyangka jika jebakan yang dia buat ternyata sudah bisa dibaca oleh Alnord Martinez, ..
Saat sedang asyik menyaksikan pertempuran para suruhan nya menyerang Alnord, tanpa dia sadari ternyata Alnord juga sudah menyuruh para anak buah nya untuk menyerang diri nya...
Hingga akhirnya Devian tidak menyadari jika sudah di serang oleh para anak buah Alnord,
Kaca mobil milik nya, di pecahkan secara paksa,dan setelah itu, Devian di hajar habis habisan di dalam mobil,
__ADS_1
Membuat dia tidak bisa bergerak dan juga menghindar, hanya menjerit dengan kuat, tapi sayang, orang suruhan nya tidak ada yang mendengar kan teriakan nya tersebut...