
Malam telah datang menyapa, dan saat ini telah terdengar suara tawa bahagia dari dalam rumah milik keluarga Martinez
Kakek Martin yang menyaksikan keluarga nya yang telah berkumpul pun langsung tersenyum senang,
Apa lagi dengan kehadiran kedua cucu nya yang menambah rumah milik nya menjadi sangat ramai dan juga heboh
Alvin terus saja mengak main kedua keponakan nya tersebut , membuat kedua bayi kembar yang berusia sudah berusia tiga bulan itu pun langsung tertawa cekikikan..
"Alvin , apakah kau sangat menyukai anak kecil? '
Tanya Kakek Martin kepada pria tersebut..
" Iya, aku sangat menyukai nya kek, apa lagi dengan dua bayi ini, aku ingin sekali membawa pulang mereka ke rumah ku"
Jawab Alvin dengan tersenyum ke arah Alnord, tentu saja Jawaban Alvin tersebut membuat seorang Alnord menjadi panas dan marah,
"Heh... kalau ngomong jangan yang tidak tidak, jika kau memang ingin memiliki anak, buat saja sendiri, bukan kah sudah memiliki seorang istri sekarang"
Ucap Alnord menatap kesal,
"Kau benar adik ipar, tapi seperti nya bibit ku kalah unggul dengan bibit mu, karena Sampai saat ini istri ku belum juga hamil"
Kata Alvin dengan tatapan sedih, Mega yang mendengar perkataan dari suami nya itu pun merasa sangat sedih, pasal nya menurut dokter yang telah mereka datangi untuk konsultasi,
Mengatakan jika Alvin memiliki kelemahan pada bibit yang dia miliki...
"Sayang... jangan berputus asa seperti itu, aku yakin Tuhan akan memberikan kita seorang anak juga"
Ucap Mega yang melengkah mendekati suami nya tersebut, Arabella merass ikut sedih dengan kakak nya itu
Semoga saja Tuhan memberikan keajaiban agar Mega bisa hamil secepat mungkin...
"Alvin, jika kau mau, kau bisa menganggap kedua putra Kami sebagai anak mu juga, dan kau aku izinkan untuk melihat mereka setiap hari nya"
Ujar Alnord membuat Alvin langsung terkejut mendengar nya..
"Benarkah..! apakah kau tidak bercanda adik ipar? "
"Tentu saja tidak, aku tahu kau itu tidak memiliki pekerjaan, jadi kau pasti sangat bosan berada di apartemen satu harian suntuk"
__ADS_1
"Kau benar Adik, aku memang sangat bosan,bagaimana jika aku membawa salah satu putra mu saja Alnord"
"Tidak....!!!! kau ... sudah dikasih hati malah minta jantung, mana mungkin aku membiarkan mu membawa salah satu putra ku Alvin "
"Tapi... bukan kah wajah Arlando sangat mirip dengan ku, bagaimana jika dia saja yang aku bawa menjadi anak angkat ku"
"Tidak Alvin..., lihat lah paman dan bibi, pria ini selalu saja membuat aku kesal, sekarang aku akan membawa kedua putra ku untuk masuk ke dalam kamar"
Ujar Alnord dengan marah, Arabella langsung menghentikan suami nya tersebut, jangan sampai acara perkumpulan keluarga menjadi tidak enak karena mereka berdua..
"Sayang... tetap lah disini , bukan kah kita sedang berkumpul dengan para keluarga besar, kak Alvin hanya bercanda mengatakan hal seperti itu sayang"
" Baiklah.. tapi aku tidak suka jika Alvin terus saja menggoda ku, aku ini adalah seorang papa yang sangat menyayangi kedua putra nya, jadi aku tidak akan rela jika salah satu anak ku di ambil oleh orang lain, walaupun paman nya sendiri "
Jelas Alnord dengan nada kesal, hingga tak lama kemudian terdengar suara tawa dari Alvin yang menggelegar di ruang tamu tersebut..
"Hahahaha.... Alnord, kenapa kau tidak berubah juga, kau selalu saja menganggap semua perkataan ku itu serius asal kau tahu saja aku itu tidak mengatakan dengan sungguh sungguh, lagian mana tega aku memisahkan Arlando kepada kakak kembar nya Devano, "
"Baiklah... sekarang kalian harus akur, jangan bertengkar terus menerus, kakek sangat bahagia dengan kedatangan kalian semua, oya... ada dua orang lagi yang akan segera tiba kerumah kita ini Alnord"
ucap kakek Martin menatap Alnord dengan serius..
"Siapa orang itu kek? "
"Paman Boby dan juga Alice, sedang berada dalam perjalanan kerumah kita Alnord, apakah kau sudah memaafkan paman mu itu? "
"Tentu saja sudah kakek, aku sudah lama memaafkan paman ku, karena aku tahu jika dia tidak benar benar jahat, paman Boby hanya terpengaruh dengan perkataan dari istri dan juga putra nya"
"Bagus lah jika begitu Al, aku kira kau masih memiliki dendam dengan paman mu itu, "
"Jadi sudah sampai dimana mereka kakek? apakah aku harus menyuruh orang ku untuk menjemput mereka berdua kakek? "
Tanya Alnord kepada Kakek Martin
Hingga detik kemudian tiba-tiba saja terdengar suara seorang wanita yang menjerit dengan keras
"Aku disini kakak, jadi kakak tidak perlu menjemput ku"
Ucap Wanita itu yang tak lain adalah Alice...
__ADS_1
Mereka semua langsung menatap ke asal suara tersebut, dan menatap ke arah seorang gadis yang sudah berdiri dengan tersenyum senang...
Disamping nya telah berdiri paman Boby, yang sudah menatap Alnord dengan tatapan penuh penyesalan...
"Alice.. akhirnya kau kembali juga adik ku"
Ucap Arabella tersenyum bahagia, dengan cepat gadis cantik tersebut langsung berlari ke arah Arabella yang sedang duduk di atas kursi di ruang tamu itu...
"Tentu saja aku kembali kak, karena aku sangat lah merindukan mu dan juga kedua keponakan ku kakak"
Ucap Alice memeluk tubuh Arabella dengan lama, setelah itu dia mulai menatap ke arah bayi kembar yang sedang tidur di atas ranjang kecil tersebut..
"Wah..... mereka berdua terlihat sangat tampan, tapi... seperti nya wajah mereka sangat lah berbeda kakak"
Ucap Alice menatap heran..
Seluruh keluarga langsung tertawa mendengar pertanyaan dari Alice tersebut, dan mereka mulai menjawab pertanyaan Alice dengan tawa yang lucu..
Sedangkan paman Boby, mulai mendekati Alnord yang sedang tertawa mendengar pembicaraan mereka semua..
Hingga tak lama kemudian, Alnord merasakan sentuhan dari tangan seseorang di atas tangan nya...
"Al... paman ingin meminta maaf kepada mu, aku mohon maafkan paman mu ini Al"
Ucap paman Boby dengan penuh penyesalan, dengan cepat Alnord langsung menatap ke arah paman nya tersebut , dia mengelus punggung paman Boby dengan lembut...
"Paman, aku sudah memaafkan segala kesalahan paman di masa lalu, tapi aku minta agar paman tidak mengulangi nya kembali, dan untuk istri serta putra paman, maaf jika aku tidak bisa mengeluarkan mereka dari penjara, karena mereka harus mempertanggung jawab kan apa yang sudah mereka lakukan paman "
Ucap Alnord menatap paman nya dengan intens,
"Aku tahu Alnord, dan aku akan menerima semua keputusan dari pengadilan, sekarang mari kita mulai kembali hubungan yang baik antara paman dan juga keponakan, apakah kau bersedia Alnord? "
Tanya Paman Boby menatap tulus
"Tentu paman,kau adalah pengganti ayah untuk ku"
Ucap Alnord tersenyum dan langsung memeluk tubuh pria tersebut ..
Arabella yang menyaksikan pemandangan tersebut pun langsung tersenyum senang , akhirnya keluarga suami nya bisa rukun kembali tanpa ada nya perebutan harta dan juga perasaan iri dengki..
__ADS_1
"Terimakasih Tuhan, karena kau sudah membuat keluarga ini penuh dengan kebahagiaan"
Gumam Arabella di dalam hati..