Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
perdebatan yang terjadi


__ADS_3

Setelah perdebatan yang terjadi dengan alot, akhirnya Arabella memutuskan untuk mengajak Suami nya dan juga Alvin Fernandez menuju ke cafe yang ada di dalam hotel..


Sebelum kembali ke Cafe Arabella bersama Alnord memutuskan untuk mengganti baju mereka terlebih dahulu.


Setelah itu, baru lah mereka berdua kembali lagi menjumpai pria yang berpenampilan sangat aneh tersebut


"Sekarang aku harap jangan ada pertengkaran seperti tadi lagi, atau jika tidak aku akan pergi meninggalkan kalian berdua"


Ancam Arabella sambil melipat kedua tangan nya di atas perut,


Kedua pria itu langsung tersenyum menurut, setelah itu Alnord mulai menggeser kursi agar istri nya bisa duduk disamping dirinya..


"Sayang... ayo duduk lah, aku tahu kau pasti sangat lelah bukan"


"Hem... "


Jawab Arabella singkat..


"Sayang... maaf jika aku tidak berkata jujur kepada mu, sebenarnya kepergian kita berbulan madu ke negara C, salah satu nya karena ingin mempertemukan kamu dengan keluarga dari ayah mu sayang"


Jelas Alnord dengan jujur, membuat Arabella langsung menatap wajah suami nya tersebut..


"Benarkah... begitu? "


"Iya tentu saja benar, aku sengaja tidak mengatakan nya kepada mu secara langsung karena aku ingin memberikan mu sebuah kejutan"


"Sayang... kau telah berhasil membuat aku terkejut jika begitu cerita nya.., "


Jawab Arabella mendekati Alnord


"Apakah kau terkejut karena melihat sepupu mu yang ternyata adalah seorang pria yang aneh? "


"Benar sayang, sungguh... awal nya aku benar-benar tidak percaya jika dia adalah saudara ku tapi... setelah kau mengatakan hal ini,maka aku akan percaya sekarang"


Jawab Arabella sambil menatap ke arah Alvin


Alvin yang sedari tadi hanya diam mendengar kan pembicaraan mereka berdua pun mulai menatap tajam ke wajah Alnord..


"Alnord..., kau jangan bersandiwara di depan ku, karena aku sudah tahu tentang kebusukan mu itu"


Ujar Alvin membuat Arabella merasa sangat terkejut.

__ADS_1


"Tunggu... kenapa kau berkata seperti itu kepada suami ku hah! "


"Amelia, aku adalah kakak sepupu mu, dan aku sudah tahu bagaimana kisah hidup mu di masa lalu, sekarang aku akan datang untuk menyelamatkan mu"


"Hah... memang nya apa yang kau ketahui tentang masa lalu ku Alvin,? "


"Aku tahu jika kau itu telah di manfaat kan oleh pria busuk ini, sebagai alat untuk melumpuhkan rival bisnis nya dan mendapatkan harta warisan milik keluarga nya, kau telah di paksa untuk mengubah wajah mu, seperti kekasih nya yang telah meninggal dunia, karena dia memiiki niat terselubung kepada diri mu Amelia"


Ucap Alvin dengan nada keras...


Untung saja di dalam cafe itu hanya ada mereka berdua, karena Alnord sudah memboking cafe tersebut agar tidak ada orang lain yang masuk selain mereka...


"Siapa yang telah memberitahu mu informasi itu Alvin, sungguh sebenarnya aku belum. percaya jika kau adalah kakak sepupu ku, tapi karena suami ku yang mengatakan nya kepada ku, maka aku akan mencoba percaya jika kita adalah saudara sepupu"


"Amelia... kenapa kau masih meragukan ku hah? apakah wajah ku ini masih kurang menyakinkan untuk mu? "


Tanya Alvin kesal..


"Wajah mu memang sangat mirip dengan almarhum ayah ku, tapi... sikap dan sifat mu sangat bertolak belakang, tidak seperti ayah ku"


"Benarkah...! Amelia aku hanya ingin menyelamatkan mu, bukan kah kau sedang merasa tersiksa saat ini Karena kau telah di paksa oleh Alnord sialan itu"


"Tidak Alvin..., aku tidak merasa terpaksa hidup bersama Alnord, karena aku sangat mencintai nya, begitu juga dengan Alnord, kami saling mencintai Alvin"


Ujar Alvin berwajah heran, sedangkan Arabella mulai mengerti, mengapa pria yang mengaku sebagai sepupunya ini menjadi sangat membenci hubungan nya bersama Alnord...


"Oh... jadi Edward yang mengatakan kepada mu, kenapa kau bisa mengenal nya Alvin?


" Dia... dia adalah teman lama ku, dan beberapa Minggu ini aku baru saja bertemu dengan dirinya , dan Edward lah yang mengatakan tentang masa lalu mu yang sangat menyakitkan itu Amelia "


"Baiklah... aku mengerti sekarang, Alnord.. kenapa kau hanya diam saja... cepat jelaskan kepada Alvin agar dia bisa mempercayai mu Al"


Ucap Arabella menatap Alnord dengan tatapan panik,


Dia tidak ingin jika hubungan pernikahan nya yang baru seumur jagung akan di rusak oleh orang yang menjadi saudara nya sendiri..


"Sayang... tenang lah, jangan panik seperti itu, "


Ucap Alnord memegang pipi Arabella.


Setelah itu, dia langsung mengecup bibir istri nya itu tepat di depan wajah Alvin, membuat pria berpakaian aneh tersebut langsung membuang wajah nya ke arah samping sambil mencibir karena merasa kesal..

__ADS_1


"Cih... dasar tidak tahu malu, kau sengaja bukan ingin memanas manasi ku? "


Tanya Alvin setelah Alnord melepaskan pangutan nya di bibir Arabella


Alnord tersenyum mengejek, rival nya satu ini adalah orang yang paling mudah di ajak emosian, dan Alnord sengaja membuat Alvin agar marah kepada diri nya.


"Haha.... kau tahu saja jika aku sengaja membuat mu marah, "


"Jangan senang dulu Alnord, aku belum memberikan restu kepada kalian berdua"


"Apakah itu masih di butuh kan Alvin..., sekarang kami juga sudah resmi menjadi suami istri, jadi kami tidak perlu s


restu dari mu"


"Tidak bisa, Amelia adalah adik sepupu ku, jadi dia akan menjadi tanggung Jawab ku, jadi selama dia berada di negara ini, maka Amelia harus tinggal di dalam rumah keluarga Fernandez"


"Emm..... kenapa harus seperti itu, baiklah ... karena kau terlihat sangat baik, maka aku akan memanggil mu dengan sebutan kakak, tapi... bisa kah aku tetap tinggal di hotel saja? "


Tanya Arabella dengan tatapan memohon


"Tapi Amelia.... papa ku akan segera pulang untuk melihat diri mu, alangkah baik nya jika kau berada di rumah ku Amelia"


"Hey bung... kau jangan menyusahkan kami y, apa kau kira keberadaan hotel ini dan rumah mu itu terlalu jauh..? aku akan datang jika paman Mario telah kembali ke negara ini"


Ucap Alnord menimpali membuat Alvin langsung diam tidak bisa menjawab..


Sebenarnya pria aneh itu, memang sengaja ingin mengajak Arabella agar bisa menginap di rumah nya, dan menyuruh Alnord untuk tetap tidur di dalam kamar Hotel...


Karena Alvin ingin memberi kan pelajaran kepada rival nya tersebut..


Tapi... tidak disangka rencana nya malah gagal total, Alnord selalu pandai dalam berkata kata, pasti nya Arabella akan mengikuti perkataan suami nya tersebut..


"Suami ku benar kak, aku janji akan langsung datang jika paman sudah tiba di rumah kakak, sekarang aku ingin berbulan madu terlebih dahulu, membuat keponakan yang lucu untuk mu kak"


"Apa...!! tidak... kau jangan mengandung benih dari dia Amelia"


Teriak Alvin membuat Arabella terkejut


"Memang nya kenapa kak? Alnord kan suami ku, tentu saja anak ku harus benih dari Alnord"


"Aku tidak mau memliki keponakan yang mempunyai sifat sombong, dan licik seperti dia Amelia, lebih baik keponakan ku mempunyai sifat dan gaya seperti ku, aku adalah pria tertampan di negara ini Amelia"

__ADS_1


"Apa...!! tidak.. aku tidak mau Alvin.... """


__ADS_2