
Tidak terasa malam sudah tiba, dihiasi bintang dan rembulan di langit yang gelap menambah kesan keindahan untuk malam ini,
Devian tersenyum bahagia menatap ke atas langit, saat ini dia sudah tiba duluan di cafe yang menjadi tempat dia dan Arabella janjian bertemu untuk melakukan makan malam
Devian memilih untuk duduk di cafe yang memiliki fasilitas outdoor karena dia ingin memberikan kesan romantis kepada Arabella,
Dia akan mengajak Arabella menikmati makan malam sambil menatap indah nya bintang dan juga rembulan,
Tak lupa pula, saat ini di dalam saku celana nya sudah tersimpan obat perangsang yang akan dia berikan ke dalam minuman milik Arabella...
Sungguh Devian tersenyum bahagia karena membayangkan keindahan tubuh Arabella yang sudah lama dia idam idamkan...
"Arabella ku sayang, sungguh aku sudah tidak sabar ingin segera menikmati tubuh mu yang sangat putih dan berisi, aku yakin kau pasti benar benar wanita sempurna dari semua wanita yang pernah aku tiduri"
Ujar Devian tersenyum sendiri,, tanpa dia tahu jika sedari tadi sudah ada seorang pelayan cafe yang terus saja memperhatikan tingkah pria tersebut....
"Hallo tuan"
"Hem... bagaimana pantauan mu? "
Tanya Alnord yang sudah tiba di parkiran cafe, bersama Arabella di samping nya..
"Dia sudah tiba tuan, dan dia sedang berbicara sambil tersenyum sendiri saat ini"
"Benarkah...!! aku yakin saat ini otak nya pasti sudah travelling memikirkan kemolekan tubuh Kekasih ku, cih.. dasar pria bajingan, berani sekali dia mengambil jatah ku, bahkan aku sendiri belum berani memulai nya"
Ucap Alnord dengan wajah kesal, membuat Arabella yang mendengar perkataan dari pria tersebut langsung membulatkan mata nya karena terkejut...
"*Apa maksud perkataan nya itu, apakah dia juga sama dengan Devian yang ingin menjebak ku dan menikmati tubuh ku, dasar, aku rasa semua pria sama saja, "
Maki Arabella di dalam hati*...
Setelah selesai menelfon, Alnord langsung menatap ke wajah Arabella yang sudah tidak seceria tadi.
"Kau kenapa? apakah kau merass tegang karena akan bertemu dengan mantan suami mu? "
Tanya Alnord menggoda...
"Tidak.., Untuk apa saya tegang tuan, saya malah merasa bahagia karena bisa bertemu dan makan malam lagi dengan nya, anggap saja mengenang masa lalu yang telah usai"
__ADS_1
"Apa.....!!!! berani sekali kau mengatakan hal itu Arabella? "
Teriak Alnord memancarkan wajah kemerahan, kini pria itu sudah menggeser duduk nya mengukung Arabella dengan kedua tangan nya...
Mata nya memancarkan kilat kemarahab yang sangat mengerikan...
"Tuan..., anda kenapa? " tanya Arabella takut..
"Tarik ucapan mu barusan Arabella, aku tidak suka mendengar perkataan mu itu"
"Baik lah tuan..., kenapa anda jadi semarah ini, saya kan hanya bercanda tuan"
Jawab Arabella dengan wajah takut...
"Tidak ada kata bercanda dalam kamus ku Ara, kau tidak boleh mengingat kembali semua yang kau alami di masa lalu, kau hanya boleh mengingat ku dan memikirkan ku, mulai saat ini juga tanam kan di hati dan pikiran mu itu, jika kau adalah milik ku, milik Alnord Martinez, apa kau mengerti Ara? "
Tanya Alnord dengan suara yang di tahan tapi benar benar terdengar sangat menyeramkan..
Dengan cepat Arabella langsung mengangguk kan kepala nya, seperti nya Alnord benar benar 3 kali lipat lebih mengerikan dari mantan suami nya Devian, tapi Devian juga lebih lebih tidak bagus dari pada Alnord karena dia suka ringan tangan dan hoby berselingkuh...
"Bagus..., sekarang kau harus aku hukum Arabella"
" Iya.. apa hukuman nya tuan, saya pasti akan melakukan nya... "
"Hah...., apakah tuan akan memukul saya? " tanya Arabella panik...
"Tidak, penajamkan mata mu Ara, dan kau akan merasakan hukuman dari ku"
"Baik tuan, tapi tolong jangan sakiti aku.. "
Jawab Arabella sambil memejamkan mata nya...
Dan detik kemudian, Arabella merasakan benda kenyal yang menempel pada bibir merah nya, Alnord menikmati bibir Arabella dengan gerakan yang sangat lembut, membuat Arabella tanpa sadar sudah membuka mulutnya dan membalas perlakuan Alnord tersebut...
Kini mereka saling menyesap dan membalas, Arabella merasakan sesuatu yang mengalir di dalam hati nya, sebuah perasaan nyaman dan juga nikmat, begitu pun dengan Alnord, dia bahkan tidak bisa menghentikan permainan tersebut, terus menerobos dan menikmati rongga mulut sang kekasih yang terasa sangat manis...
Tanpa sadar, Alnord sudah turun ke bagian leher Arabella yang putih mulus, dia memberikan ciuman dan gigitan kecil di leher tersebut...
Hingga beberapa saat kemudian, kegiatan mereka harus terhenti karena suara Handphone milik Arabella yang berdering sedikit keras..
__ADS_1
Alnord terpaksa menghentikan kegiatan nya tersebut, dan langsung kembali duduk di kursi kemudi nya, sedangkan Arabella mulai salah tingkah dengan apa yang barusan mereka bedua lakukan,
"Angkat telfon itu Ara, aku yakin pasti Devian yang menghubungi mu"
Ucap Alnord membuat Arabella langsung mengambil Handphone milik nya...
"Hallo tuan Devian"
"Hallo Bella, apakah kau tidak jadi datang menemuiku malam ini, aku sudah sedari tadi menunggu kedatangan mu Bella"
Ucap Devian dengan suara menahan kesal
"Iya, ini saya sudah sampai di parkiran mobil tuan, kebetulan malam inj saya membawa mobil sendiri, karena Mega tidak sempat mengantar saya "
"Oh, ya sudah jika begitu, cepat lah masuk ke dalam Cafe, nanti pelayan akan mengantar kan kamu ke meja yang sudah saya pesan"
"Baik tuan, saya matikan sekarang"
Setelah menutup telfon, Arabella langsung menoleh menatap ke arah Alnord, pria itu tersenyum bangga karena sudah membuat seorang Devian menunggu seorang wanita terlalu lama...
sedangkan saat ini, wanita itu sedang habis habisan dia nikmati, walau belum semua nya...
"Tuan, apakah saya sudah bisa turun sekarang? " tanya Arabella menatap Alnord
"Turun lah, tapi ingat kau jangan sampai masuk ke dalam jebakan Devian, jauhkan minuman yang ada di gelas mu, aku yakin dia maenaruh nya disana"
"Baiklah, saya pasti mengingat nya tuan,
" Ara, lakukan rencana seperti yang sudah aku katakan, tas mu, tinggal di dalam mobil, agar kau mempunyai kesempatan untuk menukar minuman itu"
"Baik tuan, jika begitu saya keluar sekarang"
Ucap Arabella sambil memegang pintu mobil, tapi tak lama kemudian, Tiba-tiba Alnord menarik Kepala Arabella dan mencium kening wanita itu dengan lama..
"Jaga keselamatan mu Arabella, aku juga sudah menaruh orang orang ku di dalam Cafe"
"Eh..... iya tuan" jawab Arabella yang masih terkejut,
"Sekarang turun lah, aku akan memantau mu juga dari kejauhan"
__ADS_1
Dengan cepat Arabella langsung membuka pintu mobil dan turun dari mobil tersebut...
Dia berjalan dengan memegang dada nya yang berdebar dengan sangat kencang....