Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Kebahagiaan keluarga Arabella


__ADS_3

Tepat malam hari, Arabella bersama anggota keluarga besar nya sudah berkumpul di ruangan keluarga,


Mereka sedang tertawa karena mendengar kan cerita yang di ucapkan oleh Arabella, sedang Alvin pria itu mulai diam membisu karena sangat kesal dengan adiknya tersebut


Alvin yang melihat ke arah Alnord pun langsung memukul bahu pria itu karena telah ikut menertawakan dirinya..


"Jangan menertawakan aku Al... kau sama saja dengan mereka "


Ucap Alvin kesal..


"Hahaha...... aku... aku benar-benar bangga dengan anak ku Kaka ipar, ternyata dia lebih pintar membalas mu, kenapa aku tidak ikut kalian saja ya, pasti akan sangat lucu"


kata Alnord sambil memeluk tubuh Arabella yang duduk di samping nya,


"Alvin, kenapa kau terlihat kesal, bukan kah wajah mu semakin terlihat lebih tampan dengan penampilan baru mu ini? "


Tanya nenek Maria yang berusaha menengahkan..


"Tidak nenek, aku tidak suka dengan penampilan seperti ini, karena aku lebih suka dengan penampilan ku yang biasa nya.."


"Wah... aku rasa kau ini adalah pria yang di lahirkan salah zaman, seharusnya kau lahir di saat masa muda ku dulu, bukan nya pada masa modern seperti sekarang, "


Ujar kakek Martin ikut menimpali, membuat semua orang kembali tertawa kembali...


Setelah keadaan kembali tenang, nenek Maria dan Kakek Fernando langsung berdiri dari duduk nya, dia ingin mengucapkan salam perpisahan karena besok mereka akan kembali ke negara asal mereka.


Arabella yang mengetahui berita itu pun langsung berubah sendu, sebenarnya dia sangat bahagia jika kedua orang tua tersebut menghabiskan waktu mereka selama nya di rumah Alnord saja, karena Arabella akan senang hati untuk mengurus mereka berdua


Tapi... sepertinya mereka berdua memiliki keinginan yang lain..


Yaitu meninggal di rumah milik putra mereka yaitu ayah dari Amelia..


"Sayang.. jangan bersedih, kau sedang hamil jadi tidak boleh merasa sedih seperti ini"


Ucap nenek Maria memeluk Arabella dengan erat..


"Nenek, aku akan memerintah kan beberapa pelayan kepercayaan kami untuk ikut kerumah Ayah, dan menjadi penjaga nenek disana, nenek tidak boleh bekerja keras lagi, cukup bersantai di rumah saja"


"Baiklah Amelia, terimakasih ya karena kau sudah memperhatikan nenek dan juga kakek, aku doakan semoga kehamilan mu sehat selalu sampai masa kelahiran ya sayang"


"Terimakasih untuk doa nya nenek, malam ini ayo kita mengadakan pesta"

__ADS_1


Ajak Arabella kepada mereka semua, membuat Alnord menjadi heran dengan ajakan istri nya tersebut..


"Tunggu... memang nya kau mau mengadakan pesta apa sayang? bukan kah kita tidak ada merencanakan nya sebelum nya? "


Tanya Alnord menatap heran, membuat Alvin menjadi tersenyum menyeringai


Seperti nya adik nya itu mulai melanjutkan lagi acara ngidam yang akan membuat diri nya ataupun Alnord menjadi sangat kewalahan, dan kali ini, Alnord lah yang akan menjadi korban selanjutnya..


"Memang tidak Al.., karena anak kita tiba-tiba saja menginginkan nya, dan sekarang dia ingin kau yang melakukan nya sayang"


"Melakukan apa Ara.. aku mohon, jangan yang susah susah, aku sangat letih hari ini"


"Tidak susah kok , karena aku hanya ingin membuat acara membuat jagung bakar, dan yang bertugas membakar nya adalah kamu suami ku"


"Apa......!!! jangan bercanda seperti itu Ara, masak iya aku yang membakar nya, kenapa tidak menyuruh pelayan saja"


Jawab Alnord merasa keberatan membuat Arabella langsung mengerucut kan bibir nya hingga lima centi meter...


"Jadi kau beneran tidak mau melakukan nya? "


Tanya Arabella sekali lagi...


" Baiklah... tidak masalah, tapi kau harus menerima hukuman nya papa Alnord "


"Hukuman Apa sayang? "


Tanya Alnord mulai tidak tenang dan merasa curiga..


"Jangan jenguk anak mu sampai aku melahirkan"


"What........!!!!!


Mata Alnord langsung terbuka dengan lebar, karena merasa terkejut dengan ancaman yang di berikan oleh istri nya tersebut..


Bagaimana mungkin seorang Alnord yang mulai tergila gila dengan servisan dari istri cantik nya itu malah akan di berhenti kan secara paksa oleh istri nya sendiri


Dilarang menjenguk dan juga mendatangi lahan istimewa milik nya, apakah mungkin untuk seorang Alnord akan bertahan dengan ancaman tersebut...


"Tidak... jangan seperti itu sayang, kau tahu bukan jika aku sudah kecanduan untuk menjenguk anak kita di setiap waktu, bagaimana mungkin sekarang kau melarang nya? "


"Itu karena kau sendiri yang tidak mau menuruti apa kemauan anak kita Al,seperti nya anak kita lebih kejam dari pada diri mu sayang"

__ADS_1


"Benarkah...! tapi kenapa aku yang menjadi sasaran nya, baiklah... jika begitu aku akan melakukan nya, apakah bahan nya sudah siap tersedia? "


Tanya Alnord mencoba untuk semangat, pria itu langsung menggulung lengan tangan baju tidur nya yang bermotif Mickey mouse, dan bersiap siap untuk segera melakukan kegiatan bakar membakar..


Alvin yang melihat Alnord pun langsung tertawa cekikikan, dia sangat senang melihat adik ipar nya itu kembali merasa kan siksaan dari sang adik yang sedang mengidam..


"Hahha..... akhirnya kau kena juga Al, aku benar-benar menyukai nya"


Ucap Alvin dengan lucu,


Membuat Alnord langsung membuang wajah nya dari pandangan pria tersebut, sungguh seperti nya kebencian Alnord mulai kembali datang dengan Alvin sang kakak Ipar,


Kenapa juga dia tidak mau kembali ke negara nya lagi , malah mengikuti mereka berdua...


"Sayang, ayo kita ke taman,dan untuk kakek serta nenek, jika mau ikutan silahkan saja, aku akan membuat acara bakar jagung ini menjadi sangat meriah.. "


"Benarkah sayang? jika begitu ayo sekarang kita mulai bakar bakar nya"


Ajak Arabella dengan bersemangat, dan mereka mulai menuju ke taman samping rumah,


Disana sudah tersedia peralatan yang di butuhkan, dan kini Alnord sudah mulai melakukan kegiatan nya,


Dia membakar jagung tersebut dengan senyum bahagia,dengan harapan agar buah hati yang sedang di kandung oleh sang istri bisa merasakan perjuangan dari papa nya tersebut...


Hingga setengah jam berlalu, akhirnya jagung yang di bakar oleh Alnord telah matang dengan sempurna, dan mereka mulai menyantap nya secara bersama sama...


"Bagaimana sayang? apakah enak jagung buatan ku? "


Tanya Alnord kepada Arabella


"Enak... sangat enak sayang , kau memang lah terbaik dalam segala hal, dan aku sangat mencintaimu suami ku"


"Hahaa...... terimakasih sayang, aku juga sangat mencintai mu istri ku, dan juga anak kita, semoga menjadi anak yang sehat dan juga kuat ya sayang"


Jawab Alnord sambil mengelus perut Arabella yang sudah terlihat menyembul sedikit..


"Pasti sayang, aku yakin anak kita akan menjadi anak paling beruntung di muka bumi ini, karena telah memiliki papa sebaik dan sehebat dirimu sayang"


"Iya bukan hanya papa saja sayang, dia juga memiliki mama yang sangat penyayang dan lembut seperti kamu"


Puji Alnord membuat Arabella langsung tersenyum senang, akhirnya apa yang di impikan Arabella dan Alnord bisa menjadi kenyataan, mereka akan menjalani fase menjadi calon orang tua yang akan menyenangkan dan penuh dengan cobaan juga tentu nya...

__ADS_1


__ADS_2