Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
kekonyolan Alvin


__ADS_3

Setiba nya di bandara, Alnord, Arabella dan juga Alvin langsung memeluk kakek Fernando dan juga nenek Maria secara bergantian,


Mereka sebenarnya tidak ingin jika kedua orang tua tersebut harus kembali lagi ke negara B,


Karena jika mereka pergi maka Arabella akan kembali kesepian di rumah mewah milik Alnord,


Hanya tersisa kakek Martin dan juga Alvin yang berada di rumah saat siang hari, sedangkan Alice sudah melanjutkan studinya bersama paman Boby di luar negeri


Alice sudah mengetahui tentang kejahatan mama dan juga kakak nya Edward, dan dia sebagai seorang wanita yang berhati lembut, sangat merasa kecewa dengan perbuatan keluarga kandung nya itu..


Dan karena rasa malu yang mulai ada di hati Alice , akhirnya dia memutuskan untuk ikut papa nya pindah keluar Negeri, karena dia sangat malu terhadap kedua kakak nya Alnord dan juga Arabella..


Alice tidak mau menyusahkan mereka berdua karena mama dan kakak nya sudah jahat kepada mereka...


"Nenek, ingat semua pesan yang Ara katakan ya nek"


Ucap Arabella mengingat kan kembali, nenek Maria langsung menyentuh pipi Arabella dengan gemas,


Entah mengapa setelah hamil Arabella menjadi sangat berisi dan juga montok,


"Iya, nenek akan ingat semua pesan kamu Amel, sekarang kamu jangan banyak berfikir, jaga kesehatan anak kamu ya"


"Iya nenek, nanti saat aku lahiran nenek harus menjenguk ku ya? "


"Pasti, nenek dan kakek akan datang kembali untuk melihat cicit kami sayang"


Jawab nenek Maria tersenyum senang, setelah puas berpelukan, terlihat dari kejauhan paman Dominic yang sudah datang menjemput mereka berdua.


Paman Dominic di tugaskan oleh Alnord untuk memegang kendali perusahaan milik Amelia,


Karena Alnord tidak mungkin memegang semua perusahaan secara bersamaan,


Untuk saat ini saja, Alnord sudah merasa kewalahan, karena semenjak menikah Alnord menjadi pria yang pemalas,


Sedangkan Alvin, dia masih menjadi pengangguran di negara A, dia benar benar ingin menikmati menjadi orang biasa, maka tawaran pekerjaan apa pun yang Alnord berikan, dia selalu menolak nya mentah mentah, membuat Alnord menjadi sangat kesal...


Tak lama kemudian, pesawat yang di tumpangi oleh ketiga orang tersebut sudah lepas landas menuju ke negara B,


Dan Arabella yang menyaksikan pesawat itu terbang pun langsung merentang kan tangan nya untuk melakukan dada dada...


Membuat kedua pria yang berada di samping tubuh Arabella menjadi tertawa terbahak bahak,


Arabella persis seperti seorang anak kecil yang suka menjerit "pesawat minta uang" di saat ada pesawat yang melintas...


"Jangan tertawa, apakah aku lucu, aku kan hanya mengucapkan" dada" saja"

__ADS_1


Ucap Arabella yang merasa kesal karena telah di tertawakan oleh kedua pria aneh tersebut..


"Sayang... apakah ini salah satu bawak an orang hamil juga, aku rasa kau menjadi sangat konyol sekarang"


Ucap Alnord masih terus tertawa,


Begitu juga dengan Alvin, tingkah Arabella tadi sudah mengingat kan diri nya di waktu dia masih kecil dulu..


Karena di masa lalu tepat nya saat Alvin masih berumur delapan tahun, ketika melihat pesawat sedang melintas maka dia akan berteriak sangat keras sambil mengucapkan kata "minta uang" serta "dada pesawat" dengan memakai ****** ***** saja Alvin berlari dengan sangat gembira..


Bisa di bayangkan betapa jelek nya wajah Alvin saat itu, berlari menggunakan ****** ***** , tidak memakai baju dan berkulit hitam serta tidak memakai sendal..


Pantas saja jika Alvin saat ini langsung tertawa tanpa henti, karena dia baru ingat jika dulu dia adalah anak yang sangat jelek dan dekil...


"Jadi kau seperti itu waktu kecil kak? amit amit jabang bayi"


Ucap Arabella tak bisa membayangkan,


"Sayang... seperti nya kita harus mengadakan doa bersama agar anak kita tidak mirip seperti dia"


Ucap Alnord mulai panik..


"Tidak akan kok, aku yakin anak kita sangat mirip dengan mu sayang, sekarang ayo kita pergi, aku kan mau pergi kebutik "


Ajak Arabella mengingat kan Alnord, Alvin yang tidak di ajak oleh adik nya pun langsung berlari mengejar mereka berdua,


"Siapa sayang? "


Tanya Arabella penasaran, .


"Bram yang menelfon, sayang aku sangat malas mengangkat nya"


"Memang nya kenapa? apakah ada masalah? "


"Iya.. dia mengancamku agar menyelesaikan pekerjaan ku di kantor, dia itu benar benar menyebalkan"


"Apa...! jadi pekerjaan kamu yang tempo hari belum selesai kamu kerjakan sayang, "


Tanya Arabella terkejut


"Belum, kan aku menyusul kamu ke cafe waktu itu"


"Al..., kenapa semakin mau punya anak kamu menjadi malas bekerja, sekarang juga kamu pergi ke kantor, tidak ada alasan apa pun, atau aku yang akan memberikan kamu ancaman"


"Tapi sayang.... aku kan akan mengantarkan kamu ke butik? "

__ADS_1


Tanya Alnord dengan wajah memelas


"Tidak perlu, ada kak Alvin yang akan anterin aku, sekarang cepat ke kantor, atau aku akan memberikan ancaman...


" Baik... baiklah, aku akan ke kantor sekarang juga, kau... jaga istri ku baik baik, awas saja jika dia sampai lecet, akan aku hajar kau"


Ucap Alnord menatap Alvin tajam,membuat Alvin langsung tersenyum mengejek..


"Sudah sekarang kau pergilah, dasar pemalas, awas saja jika perusahaan mu sampai bangkrut, maka aku akan langsung membawa pulang adik ku ke negara C.. "


"Cih... itu tidak akan terjadi Alvin, sayang aku pergi sekarang juga, akan aku buktikan kepada kakak mu ini, jika perusahaan keluarga Martinez tidak akan pernah bangkrut"


Cupp.....


Alnord langsung masuk kedalam mobil milik nya setelah memberikan kecupan di kening Arabella,


Dan dia mulai mengendarai mobil untuk pergi menuju ke kantor, sedangkan Arabella dan Alvin mulai saling menatap dan tertawa lucu..


Alnord adalah pria yang pantang di rendahkan, jadi sangat mudah untuk membuat pria itu menjadi semangat bekerja kembali...


"Apakah kita akan pergi sekarang? "


Tanya Alvin menatap Arabella..


"Iya kak, karena Mega sudah menunggu ku"


Jawab Arabella membuat Alvin langsung menghentikan langkah nya untuk masuk kedalam mobil..


"Mega siapa? apakah Mega sekretaris mu? "


"Tentu saja kak, memang nya Mega siapa lagi, sekarang cepat naik, kita nanti bisa terlambat"


Ajak Arabella mulai tak sabar,


Setelah itu Alvin langsung Melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang,


Hingga hampir satu jam perjalanan, akhirnya mereka berdua sudah tiba di butik milik Arabella..


"Kak.. ayo masuk"


Ajak Arabella menarik tangan Alvin..


"Tidak, aku disini saja"


"Ngapain disini, aku lama di dalem kak, karena akan melakukan rapat, sekarang kakak ikut masuk atau aku bakal marah "

__ADS_1


Ancam Arabella membuat Alvin menjadi diam membisu


Dengan langkah berat Alvin mulai masuk ke dalam butik, entah mengapa dia sangat malas bertemu dengan sekretaris Mega setelah mengetahui jika Arabella berencana menjodohkan dirinya...


__ADS_2