Pembalasan Istri Yang Disingkirkan

Pembalasan Istri Yang Disingkirkan
Kedatangan Devian Rodrigues


__ADS_3

Pagi menjelang, dan saat ini Arabella sedang melakukan kegiatan nya untuk membuat sarapan pagi,


Arabella memasak menu sederhana dan cepat untuk dia buat, dan beberapa menit berkutat di dapur, akhirnya Arabella telah berhasil menghidangkan 2 menu sarapan yang sangat menggugah selera..


Omlet dan juga salad sayur telah tersaji di meja makan milik nya, dan setelah selesai menata nya Arabella pun langsung berlari ke lantai atas untuk segera mandi..


"Masih ada waktu, sebelum tuan Alnord tiba di apartemen ku " gumam Arabella langsung masuk ke dalam kamar mandi..


Tepat 20 menit kemudian, Arabella pun telah selesai dengan kegiatan nya, dia keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang melilit di tubuh nya,


Dengan segera, Arabella memakai pakaian nya yang sudah dia sediakan, Arabella memilih mengenakan gaun berwarna putih bermotif bunga berwarna pink salem, membuat penampilan nya persis seperti anak ABG yang terlihat imut dan mempesona,


Setelah selesai dengan kegiatan nya, Arabella langsung menatap penampilan nya di depan cermin, Sungguh terlihat sangat cantik dan anggun, bahkan Arabella sendiri terkadang belum yakin jika ini lah dirinya saat ini


"Benar benar cantik kamu Arabella, aku tidak pernah berkhayal sebelum nya, jika aku akan berubah menjadi secantik ini, tapi walau wajah ku telah berubah, aku akan tetap memakai jati diriku yang sebenarnya, karena aku tidak ingin menjadi diri orang lain"


Gumam Arabella di depan cermin, Arabella sudah memutuskan jika dia akan menjadi dirinya sendiri, tanpa harus berpura-pura menjadi Arabella yang notabene nya lebih banyak diam dan menyendiri,


Sangat sulit untuk dirinya jika harus bersikap seperti Arabella yang asli, dan saat ini Dia bertekad untuk merubah pandangan orang lain agar bisa mengenal Arabella yang mempunyai jati diri berbeda...


"Kenapa kau hanya mematung seperti itu? apakah kau tidak berniat untuk segera turun"


Terdengar suara bariton dari seseorang yang membuat Arabella langsung terlonjak kaget,


Dengan cepat dia menatap ke arah asal suara dan menemukan seorang pria yang sedang berdiri bersandar tepat di pintu yang telah dibuka..


"Tuan...! kenapa anda...


" Jangan banyak bertanya Ara..! kenapa kau sangat lama sekali, apa kau tidak tahu jika aku sudah sedari tadi menunggu mu di bawah"


Ujar Alnord memotong pembicaraan Arabella, membuat Arabella langsung berdecak kesal...


"Ck... ya sudah ayo kita turun, kenapa juga harus menjemput ku"


" Tentu saja aku harus menjemput mu, karena kau adalah kekasih ku Arabella "


"Iya..., aku lupa.., "


Jawab Arabella singkat, setelah menenteng tas kerja nya Arabella pun langsung berjalan ke arah pintu keluar, dia melewati tubuh Alnord yang masih berdiri menatap dirinya...

__ADS_1


"Kenapa meninggal kan ku? "


Tanya Alnord heran, sedangkan Arabella sudah berlari tanpa menjawab pertanyaan Alnord, membuat Alnord yang melihat tingkah Wanita itu pun, langsung menyusul nya dengan cepat


"Dasar wanita aneh" Gumam Alnord pelan..


Setiba nya di bawah, Arabella langsung menuju ke arah meja makan, dan mulai menikmati sarapan pagi nya tanpa menawarkan Alnord...


"Apakah kau tidak ingin menawarkan aku sarapan pagi? "


Tanya Alnord menatap Arabella, sedangkan yang di tatap saat ini hanya diam berpura-pura tidak mendengar...


"Baiklah, jika begitu, aku akan sarapan di luar saja"


Ucap Alnord berbalik, membuat Arabella langsung menghentikan makan nya dan menahan tangan Alnord...


"Jangan...! ayo duduk lah, aku sengaja membuat sarapan nya menjadi dua piring, karena aku memasak lebih untuk tuan"


"Benarkah...?


" Iya, ayo sekarang duduk dan makan lah, setelah itu kita segera berangkat ke kantor "


Ajak Arabella tersenyum, ini lah yang di sukai oleh Alnord, Arabella yang saat ini berada di depan nya, tidak pernah ngambek terlalu lama seperti wanita lain pada umumnya,


Saat ini mereka berdua menikmati sarapan pagi yang di buat Arabella, Alnord memakan nya dengan sangat lahap, membuat Arabella tertawa lucu melihat tingkah nya tersebut...


"Kau kenapa tertawa, apa ada yang lucu? "


Tanya Alnord yang tak sengaja menatap Arabella,


"Tuan.., bisakah anda makan nya pelan pelan sedikit, anda persis seperti orang yang sedang di kejar setan"


"Benarkah..? memang nya kau sudah pernah lihat bagaimana orang yang sedang makan lalu di kejar setan..? "


"Belum..., tuan itu kan hanya kata khiasan saja, mengapa Anda jadi serius sekali"


ucap Arabella cemberut, membuat Alnord tersenyum tipis dan melanjutkan kembali acara sarapan nya...


Tak lama kemudian, Alnord di kejutkan dengan sebuah jari yang melekat indah di sudut bibir nya, dan dengan replek, dia pun langsung memegang tangan mungil yang sudah berani menyentuh wajah nya tanpa izin..

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan Ara? " tanya Alnord menatap Ara..


"Aku membersihkan sudut bibir mu tuan, ada saos yang melekat disana"


Jawab Arabella tersenyum, dia benar benar tidak menyadari jika perlakuan nya tersebut, benar benar sudah mengobrak abrik hati serta jantung seseorang...


"Tahan Alnord, tunggu sampai dia menjadi janda, maka kau bisa mengambil kesempatan dalam kesempitan" ujar Alnord di dalam hati..


*****


Beberapa jam kemudian, Arabella telah berada di ruangan kerja milik nya, saat ini dia sedang mempelajari kerja sama yang sudah mulai mereka kerjakan,


Dan tepat pukul 10 pagi ini, akan di adakan rapat pertemuan dengan pihak Dari perusahaan milik Devian Rodrigues,


Kali ini, Arabella akan bersikap tegas kepada Devian, agar pria tersebut merasa lebih tertantang dan semakin tertarik untuk mendekati diri nya...


Tak lama kemudian terdengar suara pintu yang di ketuk dari luar ruangan, setelah Arabella mengizinkan untuk masuk, Sekretaris Mega pun langsung membuka pintu ruangan tersebut..


"Selamat pagi nona"


"Pagi seketaris Mega, bagaimana apakah semua sudah siap"


"Sudah nona, ini adalah materi yang akan kita bahas di depan Kline nanti, oya pihak Tuan Devian sudah memberi kabar jika mereka sedang dalam perjalanan menuju ke kantor kita nona"


"Benarkah..., baiklah jika begitu, kumpulkan seluruh staff penting perusahaan, karena kita akan segera menyambut kedatangan mereka,"


"Baik nona, jika begitu saya permisi untuk melakukan tugas yang nona berikan"


"Iya, sebentar lagi aku juga akan menyusul mu seketaris Mega"


Tak lama kemudian, Arabella pun sudah bersiap siap untuk keluar dari ruangan nya, dengan membawa berkas penting di tangan nya Arabella benar benar terlihat sangat mempesona...


Setiba nya di lantai bawah, para karyawan dan juga staff penting perusahaan sudah berdiri menyambut kedatangan Arabella, dan tak lama kemudian di susul dengan berhenti nya beberapa mobil yang sudah berada di depan butik milik Arabella...


Devian Rodrigues di temani dengan asisten nya Erik, dan juga manajer perusahaan nya, mereka mulai turun dari mobil dan berjalan beriringan menuju masuk ke dalam butik mewah tersebut...


"Selamat datang tuan Devian Rodrigues"


Sapa para anak buah Arabella, membuat Devian merasa bahagia dan bangga, dan tak lam kemudian, Devian menatap ke arah wanita yang sudah bediri menyambut kedatangan nya...

__ADS_1


Devian semangat merasa sangat bahagia, dia menjadi yakin jika Arabella benar benar telah membuka peluang untuk diri nya agar mereka bisa lebih dekat...


"Tersenyum lah Devian, dan berbahagia lah sebelum kehancuran menghampiri diri mu, di butuhkan kepercayaan penuh, agar dapat menusuk seseorang dari belakang, dan saat ini, itu lah yang sedang aku lakukan kepada mu,..ini baru permulaan, dan setelah aku mendapatkan kepercayaan mu, maka aku akan langsung merobohkan perusahaan mu dari dalam, tanpa engkau sadari, jika aku lah dalang di balik semua nya"


__ADS_2