
Degghh.....
Jantung Arabella seakan berhenti berdetak, apakah dia bermimpi..!!!
Rasa nya perkataan yang dia dengar barusan sangat membuat diri nya merasa terkejut, bukan kah awal nya kakek Martin terlihat seperti tidak menyukai diri nya,
Tapi... kenapa sekarang kenyataan nya benar benar berbeda, tanpa sadar kini Arabella telah menggenggam tangan Alnord hingga kuku nya menancap di kulit lelaki tersebut..
Membuat Alnord langsung menatap ke arah Arabella yang masih tampak terkejut...
"Sayang... apakah kau baik baik saja? "
Tanya Alnord menghadap Arabella, dia memegang wajah Arabella yang terlihat memerah dan tegang..
"Sayang.., kau kenapa? "
"Al... apa maksud perkataan kakek barusan? apakah aku telah bermimpi? "
Tanya Arabella sekali lagi..
"Tentu saja tidak sayang, kau tidak sedang bermimpi, dan ini lah kenyataan nya, kita sudah mendapatkan restu dari Kakek ku"
"Benar kah...! aku kira kakek telah marah kepada ku Al"
Ucap Arabella dengan mata berkaca kaca, dia sempat berfikir jika Kakek Martin akan memaksa nya untuk memutuskan hubungan dengan Alnord seperti cerita yang ada di dalam novel...
"Hahaha....., jadi kau mempercayai sandiwara ku ini ya? "
Tanya seorang pria tua yang sudah tertawa sambil menatap ke arah Arabella dan juga Alnord...
Arabella yang memperhatikan tawa dari pria tua itu pun mulai mengerti jika ternyata diri nya saat ini sedang di prank oleh kakek dari Kekasih nya tersebut..
"Kakek, apakah kakek sedang mengeprank ku? "
Tanya Arabella menatap heran...
__ADS_1
"Hahah...., bisa di bilang seperti itu, bagaimana sandiwara ku ini Amelia, apakah kau mempercayai nya? "
Tanya Kakek Martin kepada Arabella, dengan cepat Arabella langsung berlari memeluk tubuh pria tua renta itu,
Dia berjongkok dan memeluk perut kakek Martin sambil mengeluarkan bulir bening yang sudah mengumpul di sudut mata nya..
"Hiks... hiks... kakek kenapa sangat jahat, kakek sudah berhasil membuat ku syok dan juga panik"
"Benarkah Amel...? maaf jika kakek telah melakukan itu, tapi sungguh kakek hanya ingin membuat mu tersenyum kembali, sekali lagi maafkan kakek cucu ku"
"Tidak.., kakek tidak bersalah, aku yang harus nya meminta maaf karena aku sudah menipu kakek dengan menyamar menjadi Arabella"
Ucap Arabella tulus sambil mendongak menatap wajah pria tua itu...
"Iya, kakek mengerti dengan alasan yang kau miliki Amelia, sekarang yang terpenting adalah, kau sudah mengakui siapa diri mu sebenarnya, apakah kau tahu jika sebenarnya sudah sangat lama kakek mencari keberadaan mu Amelia? "
"Apa..! itu artinya kakek sudah mengetahui aku sejak lama begitu? "
"Iya, sejak kedua orang tua mu meninggal dunia Amel, saat itu kakek ingin menculik mu dari tangan Aaron, tapi anak buah kakek selalu gagal, hingga akhirnya kau tak tampak lagi berada di rumah Aaron Rodrigues, dan dia telah pindah ke rumah yang lebih mewah tanpa membawa mu"
"Tentu saja aku tidak ada kakek, karena aku sudah dititipkan di panti asuhan oleh bibi Agnes, setelah aku dewasa baru lah paman Aaron mengambil ku kembali untuk di jadikan menantu nya"
Ucap kakek Martin dengan tangan bergetar menahan kesal,
Tak lain hal nya dengan bibi Sonya dan juga paman Boby, sedikit banyak nya mereka menjadi iri dan tak kalah kesal karena kakek Martin sangat menyayangi wanita yang bernama Amelia tersebut...
Awal nya bibi Sonya sangat menginginkan jika Arabella menjadi menantu nya, karena dengan begitu Alnord akan gagal menikah dan juga Edward tidak akan masuk kedalam penjara,
Tapi... setelah mengetahui rahasia yang telah mereka berdua rencana kan, wanita paruh baya itu benar benar sangat membenci Amelia begitu juga dengan Alnord...
"Bangsat...., bukan nya berkurang, sekarang malah bertambah lagi orang yang akan menjadi penghalang jalan ku untuk menguasai harta keluarga Martinez, bagaimana pun cara nya aku harus menyingkirkan pasangan menjijikan itu, terutama bukti kejahatan yang Edward lakukan, aku juga harus bisa mendapatkan nya dari tangan Alnord"
Gumam Bibi Sonya dengan tatapan yang penuh amarah...
Tak lama kemudian, terdengar kembali ucapan dari kakek Martin yang membuat kedua orang tersebut langsung terbakar dan emosi ...
__ADS_1
"Amelia, ini adalah surat perusahaan milik ayah mu, yang aku beli puluhan tahun yang lalu dari tangan Aaron Rodrigues, Antonio Compeny adalah perusahaan pertambangan minyak bumi dan juga emas yang menghasilkan sangat banyak keuntungan, bahkan sebagian harta yang aku miliki sekarang adalah hasil dari keuntungan dari perusahaan ayah mu itu, entah berapa banyak sumber daya alam yang terkandung di dalam tanah nya, tapi menurut para peneliti, mereka mengatakan jika sumberdaya yang terkandung di wilayah tambang tidak akan pernah habis sampai puluhan tahun kedepan, dan aku akan memberikan nya untuk mu, anggap saja sebagai balas budi akan kebaikan ayah mu dahulu yang telah membantu putra ku dalam membangun perusahaan pertambangan juga"
Ucap Kakek Martin dengan tulus, dia memberikan langsung surat perusahaan yang sudah dia tanda tangani atas nama Amelia Fernandez...
Arabella langsung terkejut dan membulatkan mata nya, apakah ini tidak berlebihan, bukan kah perusahaan itu sudah di beli secara sah oleh kakek Martin, tapi kenapa dia malah memberikan nya kembali kepada nya secara cuma cuma...
"Kakek, tapi ini sangat lah berlebihan, apakah aku pantas mendapat kan nya kek? "
Tanya Arabella menatap wajah kakek Martin...
Bibi Sonya yang merasa sudah tidak dapat untuk menahan diri pun langsung merampas map yang di pegang oleh Arabella...
"Apa maksud mu pa, kau tidak boleh melakukan ini secara sepihak, dia itu bukan siapa siapa di keluarga kita"
Teriak bibi Sonya membuat semua orang merasa sangat terkejut dengan apa yang dia lakukan ..
"Apa yang kau lakukan Sonya, cepat kau kembalikan berkas penting itu! "
Ucap kakek Martin marah...
Dengan cepat bibi Sonya langsung berlari menjauhi mereka semua, dia menyembunyikan surat perusahaan yang sudah di berikan atas nama Amelia di belakang tubuh nya.
"Tidak....., aku tidak akan memberikan nya, kau benar benar orang tua yang tidak adil, bahkan putra kandung mu sendiri pun tidak pernah kau anggap, kau hanya membuat kami seperti menumpang di rumah mu, dan menjadikan suami serta putra ku seperti seorang karyawan kantor di perusahaan mu,kau benar benar tidak pantas di sebut orang tua papa"
Kakek Martin langsung menatap dengan tatapan tajam, dia sudah bisa menebak jika semua ini akan lah terjadi,
Karena sebanyak apa pun harta yang dia berikan untuk Sonya dan suami nya, tetap saja mereka merasa iri dan ingin menguasai semua nya..
Alnord yang melihat sikap dari bibi nya pun langsung tersenyum menyeringai, seperti nya wanita yang ada didepan nya saat ini belum mengerti juga seperti apa dia sebenarnya....
"Bibi..., jika kau ingin merobek berkas perusahaan itu, robek saja sekarang, karena itu tidak akan pernah mengubah apa pun, perusahaan Antonio company akan tetap menjadi milik Amelia Fernandez, tapi..... , aku tidak menjamin dengan harta milik paman Boby..., jangan membuat aku melakukan hal yang sama kepada kalian berdua, aku bisa saja menyuruh Kakek untuk mengambil kembali salah satu perusahaan cabang yang sudah di berikan untuk pama Boby, ya rasa nya itu adalah rencana yang sangat baik, bagaimana...? apakah kau masih berani melakukan nya bibi Sonya? "
Tanya Alnord dengan mata yang sangat tajam, bahkan mata itu seperti pisau yang bisa menghunus ke dalam jantung..
Bibi Sonya langsung diam membisu, sedangkan paman Boby mulai mengejar istri nya agar mengembalikan berkas perusahaan yang sedang dia pegang...
__ADS_1
"Dasar licik kau Alnord"
Teriak Sonya merasa kesal....